MUI Ingatkan Menteri Agama Terkait Ahmadiyah

MUI Ingatkan Menteri Agama Terkait Ahmadiyah

JAKARTA ( Merdeka News ) : Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan agar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyadari posisinya saat ini yang bukan hanya pemimpin dari kelompok GP Anshor tetapi memiliki tanggung jawab juga sebagai menteri. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yang meminta agar Yaqut berperilaku seperti menteri terkait ucapannya soal melindungi Ahmadiyah dan Syiah.

“Saya mengimbau menag sekarang ini kan masih Ketum GP Ansor tapi sekarang sudah jadi menteri, ya perilakunya juga harus seperti menteri. Beliau juga anak muda, ya kalau bisa sering-sering minta pendapat dulu ke orang tua,” ujar Anwar.

“Pernyataan menag pasti akan mengundang kontroversi. Itu diungkit lagi, diangkat lagi, umat Islam akan tersedot lagi pada perdebatan. Hingga akhirnya negeri ini enggak pernah aman,” kata Anwar.

Di sisi lain, kelompok Ahmadiyah dan Syiah pun menyambut baik pernyataan Yaqut soal mengkaji ulang SKB tiga menteri berkaitan dengan larangan ajaran Ahmadiyah dan Syiah di Indonesia itu.

Ketua Umum Ahlulbait Indonesia (ABI) Zahir Yahya misalnya mengatakan pihaknya menyambut baik rencana tersebut, apalagi hal ini sesuai dengan amanat UUD 1945. “Tentu komunitas Syiah di Indonesia menyambut baik statement Bapak Menag tersebut,” kata Zahir dalam keterangan resmi.

Hal serupa juga diungkap oleh Ahmadiyah melalui Juru Bicara Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Yendra Budiana misalnya. Namun pihaknya tetap menunggu aksi nyata dari Yaqut terkait pernyataannya untuk melindungi hak beragama warga Ahmadiyah.

“Kami itu lebih bagaimana Kemenag mengimplementasikan hak-hak beragama dari warga negara. Tentu kami menyambut baik,” ujar Yendra. (Tnp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*