Pembelajaran Tatap Muka Perlu Dikaji Ulang

Pembelajaran Tatap Muka Perlu Dikaji Ulang

JAKARTA ( Merdeka News ) : Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda di Jakarta meminta pemerintah mengkaji ulang rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Januari 2021. Sebab, kasus harian positif covid-19 kian masif dalam sepekan terakhir, dan mencemaskan banyak kalangan.

“Dalam beberapa hari terakhir ini, kami menerima banyak sekali masukan dari orang tua murid yang khawatir jika sekolah jadi dibuka kembali bulan depan. Mereka khawatir dengan penyebaran covid-19 yang kian tak terkendali,” ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda .

Dia mengatakan, pembukaan sekolah memang solusi terbaik untuk mengatasi ancaman penurunan kemampuan belajar (learning loss) bagi siswa selama masa pandemi covid-19. Namun, kian meningkatnya jumlah kasus harian positif covid-19 dan penuhnya tingkat hunian rumah sakit, maka rencana pembukaan sekolah dinilai lebih baik ditunda.

Huda mengungkapkan, kasus covid-19 di kalangan anak di Indonesia relatif tinggi dibandingkan dengan rata-rata kasus dunia. Ia menyebut rata-rata kasus covid-19 anak-anak dunia mencapai 8 persen, sedangkan di Indonesia mencapai hingga 11 persen.

Dijelaskannya, jumlah kasus covid-19 pada anak usia 0-18 tahun mencapai 74.249 kasus, dan anak usia 5-18 tahun jumlahnya yakni 56.817 kasus. (Krj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*