Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bebani Masyarakat

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bebani Masyarakat

JAKARTA ( Merdeka News ) : Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dinilai tidak tepat dilakukan. Hal ini akan membebani masyarakat miskin.

Sebagai informasi BPJS Kesehatan berencana akan menerapkan tarif baru pada hari ini. Salah satu kebijakan harga yang diubah, yaitu untuk peserta yang terdaftar sebagai BPJS Kesehatan kelas 3.

“Kenaikan ini memang dibutuhkan untuk menutup defisit yg dialami BPJS kesehatan. Tapi saat ini tidak tepat karena ditengah pandemi yg berdampak sangat significant terhadap income Masyarakat khususnya Masyarakat kelompok bawah,” kata Ekonom Core Piter Abdullah, Jumat (1/1/2021)

Menurutnya, seharusnya defisit yg dialami BPJS kesehatan bisa ditutup oleh pemerintah dan upaya lainnya, seperti peningkatan kedisiplinan Masyarakat membayar iuran. Ini bisa melakuka perbaikan efisiensi pelayanan kesehatan oleh rumah sakit.

Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai, seharusnya pemerintah tidak menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan Kelas III di tengah pelemahan daya beli masyarakat.

Padahal masalahnya terletak pada tata kelola dana yang dihimpun asuransi kesehatan plat merah tersebut. (Mnp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*