Ada 12 Modus Pencurian Ikan di Indonesia

Ada 12 Modus Pencurian Ikan di Indonesia

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, telah melalukan identifikasi mengenai modus pelaku illegal fishing atau pencurian ikan di Indonesia. Sejauh ini, 12 modus operandi teridentifikasi.

Modus operandi tersebut termasuk tidak mendaratkan ikan di pulau pangkalan, pemalsuan dokumen kapal, registrasi kapal ganda, transhipment, mematikan VMS dan AIS, pelanggaran jalur penangkapan, mark down ukuran kapal, hingga penggunaan alat tangkap ikan terlarang.

Untuk memerangi praktik illegal fishing, KKP telah mengeluarkan berbagai kebijakan sejak beberapa tahun terakhir. Mulai dari memperkuat patroli oleh tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), bersinergi dengan penegak hukum, hingga tidak memberikan izin penangkapan ikan pada kapal asing.

Trenggono pun mengajak para pemangku kepentingan di bidang maritim untuk bersinergi dalam menjaga sumber daya laut dari praktik illegal fishing yang masih saja terjadi hingga sekarang.

“Di tengah berbagai upaya visi Indonesia sebagai poros maritim dunia, kita masih melihat beberapa kegiatan pencurian terkait laut Indonesia yang masih terjadi melalui praktik-praktik Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing,” kata Trenggono seperti dikutip dari keterangan tertulis pada Sabtu (23/1/2021).

KKP, kata Trenggono, saat ini telah memastikan tidak ada izin penangkapan ikan untuk kapal asing yang diterbitkan. Sebanyak 5.534 unit kapal perikanan yang telah memiliki izin pusat lebih dari 30 GT merupakan kapal perikanan buatan Indonesia. (Tnm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*