RAT Guna Lestari Jaya Berlangsung Sukses

RAT Guna Lestari Jaya Berlangsung Sukses

JEPARA  ( Merdeka News ) : Para anggota Koperasi KSPPS Guna Lestari Jaya Jepara Jawa Tengah, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Tahun Buku 2020, kemarin.  Ini merupakan RAT cukup istimewa, karena berlangsung di tengah Pandemi Covid 19. Meski demikian RAT berjalan lancar dan sukses.

Rapat ini merupakan tahapan yang kedua, karena sebelumnya sudah dilaksanakan Rapat Anggota terkait Perencanaan Program kerja Tahun 2021, yang dihadiri Dewan Syariah, pengawas, pengelola  serta  perwakilan anggota.

Dalam rapat tersebut diputuskan  RAT akan dilaksanakan tertulis, sesuai dengan surat edaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Propinsi Jawa Tengah Nomor 518/9498/2020 tanggal 29 Desember 2020, tentang petunjuk pelaksana RAT (Rapat Anggota Tahunan ) koperasi Tutup Tahun Buku 2020. Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa RAT dapat dilaksanakan dengan 3 cara, yakni Rapat Anggota Secara langsung, atau Rapat Anggota Tertulis atau Rapat Anggota Melalui Elektronik.

Saat memberikan  sambutan Ketua Pengurus KSPPS Guna Lestari Jaya, KH.Darul Mahmud, SPi mengatakan bahwa yang menjadi fokus utama rapat kali ini yakni membahas lembaran tanggapan dan persetujuan anggota.

Sejumlah anggota memberikan tanggapan terkait modal sendiri ( koperasi ) yang belum mencapai 10 persen dari asset sekitar  Rp 14,5 Milyar, serta memberikan kesempatan anggota untuk membuka simpanan penyertaan kredit.

Menanggapi usulan ini KH.Darul Mahmud menegaskan, pengurus akan memaksimalkan simpanan penyertaan anggota yang sudah disepakati dulu yaitu masing-masing 20 lembar  saham @ Rp 500.000.

“Namun karena mengingat sebagian besar anggota koperasi warga NU maka  perlu pendekatan secara persuasif, tidak dapat dipaksa. Inilah  uniknya  kultur warga NU,” tambah KH Darul Mahmud yang juga salah satu tokoh NU di Jepara.

Ikut hadir dalam rapat tersebut  KH. Moh Rusydi  Dewan Syariah   KSPPS Guna Lestari Jaya.  KH. Moh Rusydi  mengusulkan untuk meningkatkan pendapat koperasi maka , pengelola harus membuat terobosan baru, selain memaksimalkan usaha yang sudah ada. Terobosan baru itu misalnya membuka program pembiayaan berakad ARROHN  atau gadai. (Rosidi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*