11 Persen Warga Ingin Tetap Mudik Lebaran

11 Persen Warga Ingin Tetap Mudik Lebaran

JAKARTA ( Merdeka News ) : Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, sebagian masyarakat Indonesia masih akan menjalankan aktivitas mudik pada Lebaran 2021 meski telah ada larangan dari pemerintah. Namun jumlah mereka yang mudik tidak akan sebesar jika tak ada larangan.

Doni menguraikan, berdasarkan data Kemenhub bahwa menjelang Idul Fitri jika tidak ada larangan mudik maka ada sebanyak 33 persen masyarakat yang akan mudik. Namun bila ada larangan mudik jumlah pemudik berkisar di angka 11 persen.

“Nah tugas kita untuk mengingatkan yang 11 persen tersebut untuk mengikuti anjuran pemerintah,” sebutnya dikutip dari Antara, Kamis (1/4/2021).

Ia menyebut, terhadap 11 persen masyarakat itu, harus terus diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan cegah COVID-19 secara ketat. “Saat ini vaksin terbaik adalah protokol kesehatan, yakni dengan menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker,” ujarnya.

Untuk dikeahui, Kemenhub tengah menyusun aturan pengendalian transportasi sebagai tindak lanjut kebijakan pelarangan mudik lebaran 2021. Dalam melakukan penyusunan aturan terkait larangan mudik Lebaran 2021 tersebut, Kemenhub juga merujuk pada hasil survei persepsi masyarakat terhadap pergerakan perjalanan pada masa Idul Fitri yang dilaksanakan pada Maret 2021 secara daring.

Survei tersebut digelar oleh Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lembaga media.

Survei ini diikuti oleh 61.998 responden, dengan berprofesi sebagai karyawan swasta sebanyak 25,9 persen kemudian sisanya adalah PNS, mahasiswa, pegawai BUMN, wiraswasta, ibu rumah tangga, dan lainnya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, jika mudik dilarang, 89 persen masyarakat tidak akan mudik dan hanya 11 persen yang akan tetap melakukan mudik Lebaran 2021 atau liburan.

Adapun estimasi potensi jumlah pemudik saat ada larangan mudik secara nasional sebesar 27,6 juta orang. Dengan tujuan daerah mudik paling banyak ialah Jawa Tengah 37 persen, Jawa Barat 23 persen, dan Jawa Timur 14 persen.(Ssc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*