Mahasiswa Harus Profesional di Bidang Yang Sedang Dipelajari

Mahasiswa Harus Profesional di Bidang Yang Sedang Dipelajari

MALANG ( Merdeka News ) : Belajar di perguruan tinggi berbeda dengan belajar saat di sekolah menengah. Belajar di perguruan  tinggi, merupakan belajar sebagai orang dewasa. Setidaknya ada dua macam orientasi. Pertama kelompok orang-orang yang belajarnya berorientasi pada penampilan dan kedua kelompok yang berorientasi pada belajar.

Demikian ditegaskan oleh Drs. I Wayan Dasna, M.Si.,M.Ed.,Ph.D, Ketua LP3 (Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran) Universitas Negeri Malang (UM), saat membuka Pelatihan Keterampilan Belajar Bagi Mahasiswa UM, Senin (5 April 20210).

Dijelaskan  I Wayan Dasna  Ph.D , mahasiswa yang berorientasi pada penampilan,  mempunyai pandangan  bahwa belajar yang penting mendapat nilai, dan akhirnya lulus. Kuliah agar orang lain memandang bahwa ia menyandang status sebagai mahasiswa.  Kelompok mahasiswa yang demikian ini, maka mereka hanya akan mendapat nilai, mendapat status, tetapi tidak menguasai konten perkuliahan.

“Pada kelompok kedua, mahasiswa  dalam belajar benar-benar berorientasi penguasaan keilmuan yang sedang dipelajari. Mereka belajar untuk memenuhi rasa ingin tahu. Dengan demikian mereka aktif mempertanyakan untuk memenuhi dorongan keingintahuannya. Mereka juga aktif mencari sumber belajar, materi kuliah dibaca dan dipelajari sehingga terpuaskan rasa ingin tahunya, dan materi yang dipelajari benar-benar diingat dan dikuasai,” tutur  I Wayan Dasna Ph.D.

I Wayan Dasna  mengingatkan, belajar harus ada niat dari dalam diri sendiri, tidak hanya karena takut. Misalnya takut pada dosen jika tidak bisa menjawab, takut tidak lulus atau takut pada orang tua. Semakin dikuasai rasa takut, biasanya justru tidak tenang dalam belajar dan justru gagal dalam menguasai materi yang dipelajari.

Sesuai  Pedoman Akademik Universitas Negeri Malang pada pasal 2 ayat 4  dijabarkan bahwa profil lulusan UM adalah lulusan yang bertaqwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, memiliki komitmen kebangsaan, dan mampu berkembang secara profesional. Di samping itu juga lulusan  yang inovatif dan adaptif yang kapabel mendayagunakan teknologi dalam bidang keilmuannya.

Maka mahasiswa UM, sedang menuju pada kondisi seperti yang diprofilkan tersebut. Menjadi diri yang profesional di bidang yang sedang dipelajari dengan karakter yang bertaqwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri berkomitmen kebangsaan. Lebih dari itu juga menjadi sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas di bidang keilmuannya, yang ditunjukkan dengan kinerja yang kreatif, inovatif dan adapdif. 

“Sebagai mahasiswa yang mempunyai kemampuan dalam berinovasi, harus menguasai konten atau materi yang dipelajari. Di sinilah keterampilan dalam belajar harus dikuasai mahasiswa. Di antaranya bagaimana mencari dan mengelola sumber belajar, keterampilan dalam membaca, menulis, mengelola diri dalam aktivitas belajar, termasuk keterampilan dalam mengatasi prokrastinasi dalam belajar,” tambah Drs. I Wayan Dasna, M.Si.,M.Ed.,Ph.D.

Pelatihan Keterampilan Belajar Bagi Mahasiswa UM  ini diselenggarakan oleh P2BK3A (Pusat Pengembangan Bimbingan Konseling Karier dan Kompetensi Akademik), LP3 UM.  Pelatihan diikuti para mahasiswa dari 8 fakultas di UM, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Sosial, serta Fakultas Pendidikan Psikologi. Jumlah peserta pada pelatihan sekitar 200 mahasiswa.

Menurut Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, Kepala P2BK3A, LP3 UM, setelah mengikuti pelatihan para peserta diharapkan  mampu mencari sumber belajar secara efektif dan efisien, serta mampu melaksanakan analisis dan sintesis terhadap sumber bacaan yang ditemukan. Selain itu para mahasiswa peserta pelatihan diharapkan mampu menerapkan konsentrasi belajar yang baik dan mampu melaksanakan self regulated learning.

Dalam pelatihan ini melatihkan Sebagian kecil dari keterampilan yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Pelatihan disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidanagnya. Masing masing yakni Dr. Muslihati,M.Pd S.Ag menyampaikan matari Mencari dan Mengelola Sumber Belajar, Dr. Arbin Janu Setyowati,M.Pd dengan materi Mangatasi Prokrastinasi Akademik, dan Aji Bagus Priambodo,M.Psi melatih dalam mengelola diri dengan strategi Self Regulated Learning.

Pelatihan dilaksanakan secara daring asinkronus melalui SIPEJAR mulai tanggal 26 Maret 2021. Peserta secara mandiri mempelajari materi yang telah disiapkan di SIPEJAR, serta mengerjakan Latihan-latihan untuk melatih keterampilan. Selanjutnya pada tanggal 5 April 2021, pelatihan diteruskan dengan sesi sinkronus melalui zoom meeting, mendiskusikan hasil belajar secara mandiri untuk pendalaman materi pelatihan. (MZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*