Mahasiswa Harus Pandai Mencari dan Mengelola Sumber Belajar

Mahasiswa Harus Pandai Mencari dan Mengelola Sumber Belajar

MALANG ( Merdeka News ) : Agar mudah sukses dalam menempuh kuliah, maka mahasiswa harus pandai mencari serta mengelola sumber belajar. Dengan langkah tersebut maka belajar materi apapun akan lebih mudah, serta lancar dan terstruktur dengan baik.


Demikian ditegaskan oleh Dr. Hj. Muslihati,M.Pd, S.Ag, Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Nenegri Malang (UM), saat tampil sebagai narasumber pada Pelatihan Keterampilan Belajar Bagi Mahasiswa UM, kemarin.


Pelatihan Keterampilan Belajar Bagi Mahasiswa UM ini diselenggarakan oleh P2BK3A (Pusat Pengembangan Bimbingan Konseling Karier dan Kompetensi Akademik), LP3 UM. Pelatihan diikuti para mahasiswa dari 8 fakultas di UM, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Sosial, serta Fakultas Pendidikan Psikologi. Jumlah peserta pada pelatihan sekitar 200 mahasiswa.


Terkait Definisi Sumber Belajar, Dr. Hj. Muslihati mengutip pendapat Edgar Dale yang menyatakan bahwa sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar seseorang.
Menurut Dr. Hj. Muslihati ada beberapa jenis Sumber Belajar di Perguruan Tinggi. Sumber belajar dari perorangan misalnya dosen, guru, instruktur, siswa, tenaga ahli, nara sumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, serta tokoh karier. Ada juga sumber belajar cetak di antaranya buku, koran atau majalah.


“Selain itu ada sumber belajar elektronik atau online. Misalnya saja TV, radio, hp, laptop yang di dalamnya memuat file, film, slides, serta gambar yang mungkin dapat diakses melalui GD, Website atau Cloud,” tambah Dr. Hj. Muslihati.


Kajur Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang ini juga memaparkan, bagaimana strategi mencari sumber belajar secara langsung. Yakni dengan mendengar pembicara secara langsung dan berdialog atau wawancara dengan tokoh yang bersangkutan. Sedangkan strategi mencari sumber belajar tak langsung yakni dengan membaca bahan, mendengarkan rekaman video atau browsing file.


“Dari semua strategi tersebut yang sangat penting yakni strategi mengelola Sumber Belajar. Caranya gunakan aplikasi penyimpan data sumber belajar yang mudah direcall. Kemudian klasifikasi dan simpan dalam folder-folder dengan nama sesuai jenis data, lantas langkah terakhir jangan lupa siapkan backup data,” tambah Dr. Hj. Muslihati,M.Pd, S.Ag. (Zen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*