Strategi Cerdas Mengatasi Prokrastinasi

Strategi Cerdas Mengatasi Prokrastinasi

MALANG ( Merdeka News ) : Para mahasiswa seringkali dihinggapi “prokrastinasi” yang menjadi penghambat dalam belajar. Prokrastinasi merupakan perilaku menunda-nunda dengan sengaja yang dilakukan secara berulang-ulang, dalam menyesaikan tugas akademik atau dalam belajar menghädapi ujian.


Demikian dituturkan Dr. Arbin Janu Setyowati,M.Pd, Sekretaris Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Nenegri Malang (UM), ketika tampil sebagai narasumber pada Pelatihan Keterampilan Belajar Bagi Mahasiswa UM, kemarin.


Kegiatan Pelatihan Keterampilan Belajar Bagi Mahasiswa UM ini diselenggarakan oleh P2BK3A (Pusat Pengembangan Bimbingan Konseling Karier dan Kompetensi Akademik), LP3 UM. Pelatihan diikuti para mahasiswa dari 8 fakultas di UM, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Sosial, serta Fakultas Pendidikan Psikologi. Jumlah peserta pada pelatihan sekitar 200 orang mahasiswa.


Menurut Dr. Arbin Janu Setyowati, seorang prokrastinator biasanya cenderung akan melakukan aktivitas lain yang tidak diperlukan dalam pengerjaan tugas. Dia baru akan mulai mengerjakan tugas atau melakukan aktivitas belajar jika tenggat waktu semakin dekat.


“Prokrastinasi cenderung dilakukan dengan alasan untuk melengkapi tugas secara optimal, namun penundaan itu tidak membuat tugas menjadi lebih baik. Sehingga hal tersebut mengarah pada penundaan yang tidak berguna. Cenderung membuang waktu secara sia-sia dalam penyelesaian tugas yang diproritaskan, dengan melakukan aktivitas lain yang kurang penting,” tambah Arbin Janu.


Karena sering menunda mengerjakan tugas atau belajar secara optimal, maka akibatnya mahasiswa yang mengalami prokrastinasi akan merasa bersalah atau menyesal. Akan tumbuh rasa tidak puas atau kecewa terhadap tugas akademik yang dilakukan. Tugas yg diselesaikan hasilnya kurang optimal sehingga dia gagal menunjukkan performa terbaik.


Bagaimana cara cerdas untuk mengatasi problem prokrastinasi ? Menurut Dr. Arbin Janu Setyowati ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk mengatasi prokrastinasi. Di antaranya yakni dengan Strategi Manajemen Waktu.


“Strategi manajemen waktu memang bisa untuk mengatasi prokrastinasi akademik. Caranya di antaranya susun list prioritas tugas akademik, tentukan waktu pelaksanaan tugas tersebut, temukan waktu kerja yang optimal, serta prioritaskan tugas berdasarkan tingkat kepentingan,” tambah Dr. Arbin Janu Setyowati,M.Pd. (Zen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*