Saat Puasa Ramadan, Vaksinasi Dapat Dilakukan Malam Hari

Saat Puasa Ramadan, Vaksinasi Dapat Dilakukan Malam Hari

JAKARTA ( Merdeka News ) : Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Ari Fahrial Syam mengatakan, vaksinasi pada saat berpuasa tidak membuat tubuh rentan terkena kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Vaksinasi ini juga bisa dilakukan pada malam hari atau pada pagi hari.

Selain itu ia juga menganjurkan agar vaksinator ditempatkan di tempat-tempat ibadah dimana warga masyarakat mendatangi masjid untuk berbuka puasa dan menjalani ibadah sholat Tarawih. “Hal ini seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia untuk mendapatkan darah dari si pedonor,” jelas Ari di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Ia menjelaskan demikian karena bulan puasa akan jatuh pada Selasa (13/4/2021) dan semua orang yang beragama Islam yang sehat dan mampu diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan dari Imsyak hingga Magrib.

Ketika saat puasa ada pendapat bahwa salah satu yang membatalkan puasa adalah keluarnya darah dari dalam tubuh. Lagi pula puasa membuat stamina tubuh lemah dan rentan kena infeksi. Ini yang membuat sebagian dari mereka enggan berpuasa.

Berkaitan dengan soal membatalkan, Ari mengatakan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa yang menegaskan bahwa vaksinasi di siang hari tidak membatalkan puasa. MUI mengeluarkan fatwa Nomor 21 Tahun 2021 yang menjelaskan vaksinasi injeksi tidak membatalkan puasa. “Ini merupakan upaya mewujudkan herd immunity melalui vaksinasi COVID-19,” tambahnya. (Kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*