Menko Airlangga: Inflasi Inti Naik Pertanda Perbaikan Permintaan

Menko Airlangga: Inflasi Inti Naik Pertanda Perbaikan Permintaan

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, memasuki kuartal II-2021, sinyal pemulihan ekonomi semakin menguat. Ini terindikasi dari meningkatnya angka inflasi dan Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia.

Airlangga menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang kemarin telah diumumkan, Inflasi meningkat dari 0,13 persen secara bulanan pada April 2021 menjadi 0,32 persen pada Mei 2021. Utamanya disumbang oleh komponen inti sebesar 0,16 persen.

“Peningkatan signifikan dari inflasi inti menjadi indikasi kuat bahwa perbaikan permintaan terus berlanjut, sejalan dengan momentum pola musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri,” tuturnya dikutip dari keterangannya.

Dengan membaiknya permintaan masyarakat tersebut, Airlangga melanjutkan, sektor industri memberikan respons positif dengan meningkatkan aktivitas produksinya, tercermin dari terus meningkat PMI Manufaktur Indonesia ke level 55,3 di Mei 2021 dari posisi 54,6 pada April 2021.

“Direspons positif oleh industri dengan meningkatkan aktivitas produksinya, tercermin dari PMI Manufaktur yang terus meningkat ke level 55,3 di Mei 2021, naik dari posisi 54,6 pada April 2021. Dan mencatat rekor survei tertinggi baru selama tiga bulan berturut-turut,” tegas dia.

Dia juga mengatakan, data bulanan PMI dari IHS Markit menunjukkan bahwa PMI Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain yang diukur oleh IHS Markit, yakni berada di atas 50,0 atau di level ekspansi. Katanya, ini menunjukkan perbaikan yang berkelanjutan.

Data PMI Manufaktur Indonesia yang mencapai angka tertinggi tersebut yaitu 55,3, dijelaskan Airlangga, mampu mengungguli angka Korea Selatan 53,7, Vietnam 53,1, Jepang 53,0, dan Tiongkok 52,0. Sedangkan, Filipina ada di angka 49,9 dan Thailand 47,8.(Tnp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*