Day: July 19, 2021

Polda Jateng Larang Takbir Keliling Jelang Idul Adha

DEMAK ( Merdeka News ) : Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menegaskan kepada masyarakat untuk merayakan Idul Adha 2021 di rumah. Hal ini demi kepentingan dan kesehatan bersama, serta sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Takbir keliling tidak ada, dari MUI dan Kementerian Agama sudah ada aturan tentang takbir keliling,” kata Luthfi saat menyalurkan Bansos kepada warga yang terdampak PPKM Darurat di Kabupaten Demak, Senin (19/7/2021).

Ia menambahkan masyarakat diminta menaati apa yang sudah ada saat ini. Semua melaksanakan kegiatan di rumah masing-masing dan beribadah di rumah masing-masing dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Harus tetap menjaga protokol kesehatan, utamanya menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Oleh karena itu, seluruh kegiatan dilakukan di rumah masing-masing,” katanya.

Terkait pemotongan hewan kurban, lanjutnya, harus dilakukan dengan protokol kesehatan. Pembagian daging kurban juga akan dilakukan secara take away.

“Daging kurban juga sudah ada protokolnya, dari cara pemotongan dan pembagiannya. Sudah ada SOP nya, jadi Menteri Agama Sudah membuat peraturan, saya yakin di daerah sudah disosialisasikan,” katanya.(Nng)

Kliring Berjangka Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 43,9 Miliar

JAKARTA ( Merdeka News ) : Ekonomi Indonesia belum sepenuhnya pulih dari tekanan pandemi covid-19. Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun telah menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I 2021 berada di level 3,1 – 3,3 %.


Senada dengen Menteri Keuangan, Bank Indonesia juga melakukan revisi atas pertumbuhan ekomomi Indonesia semester I 2021, dari proyeksi awal pada rentang 4,1 & sampai dengan 5,1% dengan titik tengah di kisaran 4,6 %, direvisi menjadi 3,8 %.


Di tengah tekanan pandemi yang cukup berat ini, masih ada korporasi yang tetap bertahan bahkan tumbuh. Salah satunya adalah PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas, serta sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang ini tetap mencatatkan kinerja positif selama semester I tahun 2021.


Sepanjang semester I tahun 2021, KBI berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar Rp 77,4 Miliar atau naik 6,27% dibandingkan di periode yang sama di tahun 2020 yaitu Rp 72,8 Miliar. Sedangkan dari sisi Laba, sampai dengan semester I tahun 2021 KBI telah membukukan laba Rp 43,9 Miliar, naik 40,6 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar Rp 31,2 Miliar.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan, “Tekanan pandemi yang telah berjalan sejak tahun lalu, mau tidak mau harus disikapi dengan baik. Pertumbuhan yang dibukukan di semester I ini merupakan hasil dari berbagai langkah strategis, baik dalam menjaga kinerja usaha seperti transformasi serta digitalisasi bisnis. Selain itu, tekanan pendemi ini juga kami sikapi dengan berbagai langkah efisiensi”


“Terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat) yang saat ini tengah diberlakukan, KBI juga menjalankan dengan melakukan WFH 100% bagi karyawan. Namun dengan otomasi yang telah dilakukan, kegiatan operasional KBI tetap bisa berjalan untuk para pemangku kepentingan. Kegiatan kliring tetap berjalan seperti biasa, termasuk dalam proses registrasi resi gudang.”, ungkap Fajar Wibhiyadi.


Fajar Wibhiyadi menambahkan, “Kami optimis trend positif di semester I 2021 ini akan berlanjut di semester II 2021. Kami mentargetkan laba tahun 2021 ini tumbuh 20%, dari laba tahun 2020 sebesar Rp. 66,4 Miliar menjadi 79,7 Miliar. Berbagai inisiasi bisnis tengah kami jalankan, salah satunya adalah peran KBI sebagai Lembaga Kliring Perdagangan Timah Dalam Negeri, yang sudah mulai berjalan beberapa waktu yang lalu.


Selanjutnya, di tahun 2021 ini, berbagai inisiasi bisnis baru juga tengah dalam persiapan, seperti peran KBI sebagai Lembaga Kliring Pasar Fisik Emas Digital serta Lembaga Kliring Berjangka di Perdagangan Aset Kripto. (Nnm)

Model Konseling Naratif Dikenalkan ke Guru BK SMA di Ponorogo

MALANG ( Merdeka News ) : Layanan konseling  seringkali dikatakan sebagai jantungnya bimbingan dan konseling di sekolah. Melalui layanan konseling diharapkan Guru Bimbingan dan Konseling (Guru BK) atau Konselor dapat membantu para siswa dalam mengatasi masalah yang sedang dialami. Baik terkait dengan masalah belajar, karir, pribadi ataupun masalah sosial.

“Saat ini ilmu tentang konseling telah mengalami kemajuan demikian pesat.  Di antaranya hadir pendekatan konseling post modern yaitu model konseling naratif. Model konseling naratif yakni layanan konseling meminta konseli atau siswa untuk menceritakan kehidupan yang diharapkan secara positif dan konstruktif. Dengan demikian siswa  diharapkan bisa  fokus terhadap apa yang ingin dicapai di waktu yang akan datang,” tutur Widya Multisari, S.Pd, M.Pd, dari Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang, Senin  (19 Juli 2021).

Menurut Widya Multisari, S.Pd, M.Pd, berdasarkan kajian penelitian terdahulu konseling naratif terbukti dapat membantu siswa  dalam pembentukan konsep diri. Selain itu juga bisa mereduksi kecemasan komunikasi, serta menurunkan gejala depresi. Model konseling naratif ini juga bisa mengurangi tingkat glossophobia atau gangguan kecemasan berbicara di depan umum.

Namun sebagian besar konselor SMA di Ponorogo masih memberikan layanan konseling dengan pendekatan tradisional atau modern. Belum menerapkan layanan konseling  postmodern, dengan pendekatan model konseling naratif.

Karena itulah Tim Pengabdian Masyarakat dari FIP Universitas Negeri Malang lantas memberi pelatihan kepada para guru BK SMA di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Tema pelatihan yakni Peningkatan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Naratif bagi Guru BK SMA Kabupaten Ponorogo.Pelatihan diikuti oleh  30 orang guru BK SMA di Ponorogo. Diharapkan para Guru BK SMA di Ponorogo  menularkan hasil pelatihan tersebut  ke guru BK lainnya melalui forum MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) SMA Kabupaten Ponorogo.

Dalam Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang, sebagai Ketua Pelaksana yakni Widya Multisari, S.Pd, M.Pd. Dengan anggota yakni Dr.Indriyana Rachmawati, M.Pd, Dr. Diniy Hidayaturrahman, M.Pd dan Dra. Ella Faridati Zen, keempatnya adalah dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Malang.

Tujuan pelatihan yakni meningkatkan kompetensi  guru BK SMA di Ponorogo melalui pelatihan konseling naratif.  Peserta pelatihan diharapkan mampu menelaah konsep dasar konseling naratif, serta  menelaah teknik dan tahapan konseling naratif. Selain itu peserta pelatihan mampu mengimplementasikan penyusunan skenario dan verbatim konseling naratif.

Pelatihan dilaksanakan selama 2 minggu. Karena masa pandemi maka dilaksanakan secara daring (dalam jaringan), dengan pola sinkron dan asinkron.

Pelatihan menghadirkan narasumber  Muhammad Muhajirin,M.Pd, Dosen Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Menurut Muhammad Muhajirin, konseling naratif  merupakan teknik konseling yang didasarkan pada pemikiran bahwa pengalaman hidup konseli atau siswa secara internal, dapat diatur dalam cerita atau narasi.

Dalam paradigma baru,  konseling tidak lagi dipandang sebagai upaya memecahkan masalah. Sedangkan model konseling naratif termasuk dalam paradigma baru ini.

 “Konseling lebih memberdayakan keberagaman individu,  keluarga dan kelompok, dalam mencapai  kesehatan mental atau kesejahteraan, pendidikan dan karier, sehingga mencakup seluruh aspek kehidupan” tambah Muhammad Muhajirin M.Pd. 

Sementara Ismadi, MPd,  Ketua MGBK SMA Kabupaten Ponorogo,  dalam sambutannya mengharapkan para peserta hendaknya serius dalam mengikuti pelatihan, sehingga bisa menguasai dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya dalam setahun ke depan diharapkan konseling naratif ini diimplementasikan dalam melayani para siswa.

Ismadi juga berharap pelatihan ini bisa dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan yang lain, misalnya pelatihan pengembangan media. Saat ini para konselor membutuhkan pelatihan dalam pengembangan media, terlebih di masa pandemik  di mana aktivitas pembelajaran dilaksanakan secara online. Diharap Tim Abdimas dari UM berkenan memberikan pelatihan pengembangan Media bagi para konselor di kabupaten Ponorogo.

Pelatihan konseling Naratif disamping diikuti oleh para Konselor SMA Kabupaten Ponorogo, juga diikuti oleh sejumlah Konselor Pusat Pengembangan Konseling Karier dan Kompetensi Akademik (P2BK3A), LP3, Universitas Negeri Malang (UM). Sebab Ketua Pelaksana yakni Widya Multisari, S.Pd, M.Pd. selain dosen di Jurusan Bimbingan dan Konseling UM, juga dosen konselor di P2BK3A), LP3, UM. (Zen)    

Muhammadiyah: Salat Idul Adha di Rumah Saja

JAKARTA ( Merdeka News ) : Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyatakan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan fatwa tentang pelaksanaan Salat Idul Adha dan Kurban pada tahun 1442 H/2021.

“Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah memandang perlu untuk menetapkan fatwa ini, sebagai upaya bersama berusaha mengatasi Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, kecuali untuk kepentingan yang sangat urgen dan jika ditinggalkan akan menimbulkan masalah/kemudaratan seperti kepentingan pekerjaan bagi yang sangat membutuhkan, pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan mempertimbangkan keselamatan jiwa,” kata Abdul Mu’ti dalam keterangan pers diterima, Senin (19/7/2021).

Abdul Mu’ti mengatakan, isi dari fatwa adalah sebagai langkah pencegahan sebagai bagian dari kehati-kehatian mencegah kemudharatan yang lebih besar akibat tingginya kasus positif Covid-19.

PP Muhammadiyah tidak menyarankan takbir keliling dan sebaiknya dilakukan di rumah saja. Termasuk Salat Idul Adha di lapangan, masjid, dan tempat fasilitas umum sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan.

“Salat Idul Adha bagi yang menghendaki dapat dilakukan di rumah masing masing bersama anggota keluarga dengan cara yang sama seperti salat Id di lapangan,” jelas dia.

Mengenai berkurban, Abdul Mu’ti menyarankan, nilai hewan dapat dikonversi berupa dana dan disalurkan melalui Lazismu untuk didistribusikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar atau diolah menjadi kornet (kemasan kaleng).

“Jika ada penyembelihan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) agar lebih sesuai syariat dan higienis,” tandas dia.

Penetapan fatwa merujuk kepada Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tanggal 26 Rajab 1441 H/21 Maret 2020 M yang menjadi Lampiran Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 02/Edr/I.0/E/2020 Tentang Tuntunan Ibadah Dalam Kondisi Darurat Covid-19, dan Fatwa tanggal 03 Zulkaidah 1441 H/24 Juni 2020 M yang menjadi Lampiran Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 06/EDR/I.0/E/2020 Tanggal 03 Zulkaidah 1441 H/24 Juni 2020 M.(Nng)

Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Diperpanjang

JAKARTA ( Merdeka News ) : Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin para pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) seperti Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa pendafratan CPNS 2021 dan PPPK dari sebelumnya berakhir pada 21 Juli 2021 menjadi 26 Juli 2021.

“Pendaftaran melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ yang awalnya akan ditutup pada tanggal 21 Juli 2021, diperpanjang sampai dengan 26 Juli 2021,” kutip dari keteranga resmi BKN, Senin (19/7/2021).

BKN menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK ini dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti seleksi CASN tahun 2021,

“Dilakukan perpanjangan masa pendaftaran dan penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi CASN tahun 2021,” kata BKN.

BKN pun mengajak calon pelamar CPNS 2021 dan PPPK untuk menggunakan waktu perpanjangan ini dengan sebaik-baiknya.

“Cermati kembali alur dan syarat pendaftaran (CPNS 2021), siapkan data yang diperlukan, kemudian segera mendaftar,” tutup BKN.(Tnp)