Konselor SMP di Kota Malang Ikuti Pelatihan Penelitian Korelasional

Konselor SMP di Kota Malang Ikuti Pelatihan Penelitian Korelasional

MALANG ( Merdeka News ) : Selama ini para guru, termasuk guru Bimbingan Konseling (guru BK) atau konselor, tidak pernah atau jarang sekali melaksanakan penelitian. Akar permasalahannya karena tidak memahami tentang metode penelitian.


“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusinya yakni perlu adanya pelatihan tentang metode penelitian bagi para guru, termasuk guru BK atau konselor. Karena itulah Tim kami lantas memberikan Pelatihan Tentang Penelitian Korelasional, bagi para konselor SMP di Kota Malang,” tutur Dr. Indriyana Rachmawati, M.Pd, dari Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang, kemarin.

Kegiatan pelatihan bagi para konselor atau guru BK ini, dibuka oleh Dr. Henny Indreswari, M.Pd., Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Henny Indreswari memberikan ulasan tentang metode penelitian dalam bimbingan dan konseling, yang menjadi pengantar untuk menuju materi inti pelatihan yaitu riset korelasi dan menyusun artikel ilmiah.

Karena masih suasana pandemi covid-19, pelatihan dilakukan secara online atau daring (dalam jaringan). Pelatihan tentang penelitian korelasional ini diikuti 23 orang konselor SMP di Kota Malang.

Pelatihan ini dilaksanakan sebanyak 6 kali pertemuan, secara sinkron dan asinkron serta tugas terstruktur yang harus dikerjakan peserta, mencakup: (1) menyusun pendahuluan; (2) menyusun metode; (3) menyusun hasil penelitian; (4) menyusun pembahasan; (5) menyusun kesimpulan; dan (6) menyusun artikel ilmiah yang utuh sesuai dengan kaidah.

Kegiatan sinkron diberikan materi tentang (1) metode penelitian korelasional dalam bimbingan dan konseling oleh Mulawarman, Ph.D dari Universitas Negeri Semarang dan (2) penyusunan artikel ilmiah dengan menggunakan metode penelitian korelasional, oleh Eko Pramudya Laksana, S.Pd dari Penata Penerbitan Ilmiah LP2M Universitas Negeri Malang.

Dalam Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang, sebagai Ketua Pelaksana yakni Dr. Indriyana Rachmawati, M.Pd.. Dengan anggota Riskiyana Prihatiningsih, M.Pd.serta Dr. Henny Indreswari, M.Pd, ketiganya adalah dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Malang.


Menurut Dr. Indriyana Rachmawati, M.Pd, selama ini kemampuan guru dalam melaksanakan penelitian masih kurang memadai. Sebagian dari mereka hanya menguasai Penelitian Tindakani Kelas (PTK). Selain itu, penyusunan PTK hanya bertujuan untuk memenuhi tuntutan kedinasan dibandingkan refleksi pembelajaran guru.


“Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menyusun penelitian untuk artikel ilmiah hanya ditujukan untuk memenuhi tuntutan, dibandingkan memenuhi kompetensi profesionalnya sebagai guru. Bahkan ada penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa sebanyak 70% guru belum memiliki pemahaman yang benar tentang konsep penelitian, serta sebanyak 90% guru tidak pernah melaksanakan kegiatan penelitian maupun mempublikasikan penelitian,” tambah Dr. Indriyana Rachmawati, M.Pd, yang juga Dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang.


Ditegaskan Indriyana, rendahnya minat guru dalam melaksanakan penelitian disebabkan oleh ketidak pemahamannya tentang konsep penelitian. Padahal konsep penelitian menjadi langkah utama dalam memahami berbagai metode penelitian yang dapat digunakan konselor untuk menyusun penelitian.


“Pelatihan tentang penelitian korelasional ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan konselor SMP Kota Malang tentang metode penelitian. Selain itu juga meningkatkan wawasan konselor SMP Kota Malang tentang penelitian korelasi, serta mengembangkan kemampuan konselor dalam menyusun penelitian korelasi untuk artikel ilmiah,” lanjut Dr. Indriyana Rachmawati. (Zen)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*