Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan di PON Papua

Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan di PON Papua

PAPUA ( Merdeka News ) : Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan mengutamakan aturan-aturan yang termaktub dalam kebijakan protokol kesehatan (prokes) ketat selama berlangsungnya kompetisi tersebut. Sehingga, wabah global Covid-19 tidak dapat menyebar di sana ketika ajang olahraga ini sedang digelar dalam beberapa waktu ke depan.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Nasional XX Papua Mayjen TNI (Purn) Suwarno mengatakan, setiap kontingen yang menjadi bagian dari ajang ini harus melakukan skrining atau tes Covid-19 semenjak berada di wilayah asal. Setelah dipastikan terbebas dari ancaman virus berbahaya baru dapat menuju ke tempat berlangsungnya PON.

Setibanya di lokasi penyelenggaraan PON XX Papua, kontingen olahraga melakukan skrining kembali. Sambil melakukan karantina di fasilitas yang telah disediakan oleh panitia dalam ajang kompetisi nasional tersebut. Hal itu dilakukan demi, memastikan setiap anggota kontingen olahraga itu terbebas dari virus Covid-19.

“Sebelum berangkat ke tempat kompetisi PON XX Papua, sudah dilakukan pengecekan COVID-19,” ujar Suwarno dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk “Siap Berlaga di PON XX Papua”.

Selanjutnya, ketika para kontingen olahraga dari berbagai provinsi tiba di wisma yang telah disediakan oleh panita PON XX Papua, anggota kontingen wajib melakukan isolasi. Setiap anggota kontingen tidak boleh saling berinteraksi dengan sesama kontingen yang lainnya.

“Hal tersebut harus dilakukan selama penyelenggaraan PON XX selesai diadakan.
“Masuk ke wisma mereka tidak boleh terlalu banyak kontak sesamanya maupun dengan orang di luar,” tutur Suwarno.

Guna mencegah anggota kontingen masing-masing peserta PON XX terinfeksi dari wabah global tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) terkait juga akan melakukan vaksinasi massal untuk masyarakat yang tinggal di sekitar tempat bertanding (venue) ajang olahraga di atas. Diupayakan, seluruh masyarakat yang tinggal berdekatan dengan venue dapat melakukan vaksinasi dalam waktu dekat ini.

“Targetnya, sebanyak 70% dari penduduk yang tinggal berdekatan dengan venue PON XX dapat segera dilakukan vaksinasi akhir Agustus 2021. “Sampai saat ini vaksinasi yang dilakukan sudah mencapai sekitar 40 persen,” kata Suwarno. (Kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*