Super Indo Luncurkan Minyak Goreng Sawit Ramah Lingkungan

Super Indo Luncurkan Minyak Goreng Sawit Ramah Lingkungan

JAKARTA ( Merdeka News ) : Super Indo baru saja meluncurkan Minyak Goreng Sawit 365 Ekolabel yang diklaim ramah lingkungan dan sosial. Perusahaan ritel itu mengaku memerlukan riset selama tiga tahun sebelum menghadirkannya.

“Kami perlu waktu panjang untuk bisa men-develop produk ini dan kemudian meluncurkannya. Kami butuh waktu tiga tahun untuk mempersiapkan produk ini yang didukung dengan studi dan riset. Jadi, saat diluncurkan marketnya sudah siap,” kata General Manager of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, Yuvlinda Susanta, dalam peluncuran minyak goreng tersebut secara daring.

Yuvlinda menyebutkan, peluncuran minyak goreng berbasis sawit tersebut bertujuan untuk memberikan pilihan yang lebih baik kepada kepada konsumen ataupun pelanggan.

“Jadi, Super Indo tidak hanya memberikan minyak goreng yang reguler, tapi juga yang sudah berekolabel. Mengenai harga diupayakan lebih ekonomis. Itu karena DNA sebenarnya dari private label, yakni harga lebih ekonomis dan kualitas lebih baik,” lanjut Yuvlinda.

Sebelumnya, mereka sempat meluncurkan minyak goreng sejenis. Tapi, penjualan saat itu tidak berjalan mulus. Ada tiga alasan mengapa produk semacam ini tidak jalan di pasar.

“Pertama, soal sensivitas harga. Kedua, tidak dilakukan upaya promosi sehingga tidak diketahui adanya pilihan baru. Ketiga, durability, bahwa upaya ini tidak hanya butuh waktu enam bulan atau satu tahun, tapi perlu waktu yang panjang,” ujar Director of Assurance & Acting Head of Indonesia Operation RSPO, Tiur Rumondang.

Sementara itu, President Director Super Indo, Johan Boeijenga mengatakan bahwa produk minyak goreng itu telah mengantongi dua sertifikasi keberlanjutan, yaitu dari ISPO dan RSPO. Keduanya memiliki level berbeda, yakni nasional dan global.

ISPO adalah sistem usaha di bidang perkebunan kelapa sawit yang layak ekonomi, layak sosial, dan ramah lingkungan didasarkan pada peraturan hukum di Indonesia. Sementara, RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) adalah asosiasi yang terdiri dari berbagai organisasi dari berbagai sektor industri kelapa sawit yang bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan standar global untuk produksi minyak sawit berkelanjutan.

“Sertifikasi ini merupakan wujud komitmen kami untuk berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan dan kepatuhan terhadap persyaratan hukum. Ini adalah pilihan yang lebih hijau, baik untuk lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial,” ungkap Johan dalam acara peluncuran Minyak Goreng Sawit 365 secara daring.

Kehadiran minyak goreng itu disambut baik Kementerian Perdagangan RI. Kehadiran minyak goreng tersebut dapat memberikan pilihan bijak kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan terhadap minyak goreng yang ramah lingkungan dan sosial.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membantu pemahaman akan produk sawit bekelanjutan serta mengedukasi dan mengajak masyarakat menggunakan produk-produk keberlanjutan sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan,” kata Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian Perdagangan Rr. Dyah Palupi. (Nnm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*