Guru BK SMP di Kabupaten Malang Ikuti Pelatihan “Mind Skill Counseling”

Guru BK SMP di Kabupaten Malang Ikuti Pelatihan “Mind Skill Counseling”

MALANG ( Merdeka News ) : Dalam menjalankan tugas para guru bimbingan dan konseling (guru BK) diharapkan dapat memberikan layanan konseling yang efektif. Namun dalam praktiknya guru BK kurang memberdayakan keterampilan berfikir sehingga sering kali terjebak dengan pemberian nasihat dan tak jarang terkesan obrolan biasa, sehingga tujuan konseling yang diharapkan tidak tercapai.


“Dari hasil wawancara dengan guru bimbingan dan konseling, diketahui bahwa para guru BK masih banyak yang belum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik, terkait keterampilan mind skill counseling. Para guru bimbingan dan konseling hanya mengetahui keterampilan dasar komunikasi dalam konseling, itupun hanya beberapa jenis keterampilan. Karena itu Tim Kami lantas memberikan pelatihan mind skill counseling bagi para Guru BK SMP di Kabupaten Malang,” tutur Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd dari Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang, kemarin.


Dalam Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Malang, sebagai Ketua Pelaksana yakni Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd. Dengan anggota Dr. Carolina Radjah, M.Kes serta Nugraheni Warih Utami, M.Pd, ketiganya adalah dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Malang. Dibantu pula dari Tim Pelaksana Mahasiswa BK FIP Universitas Negeri Malang yakni Suci Nora Julina.

Karena masih suasana pandemi covid-19, pelatihan dilakukan secara online atau daring (dalam jaringan). Pelatihan tentang “mind skill counseling” bagi para Guru BK ini diikuti oleh para guru BK SMP yang ada di Kabupaten Malang. Namun karena sifatnya online maka banyak pula guru BK dari Kota Malang, Blitar, Pasuruan, Jember serta Bintan yang ikut bergabung. Dengan demikian guru BK yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah sekitar 100 orang.

Kegiatan pelatihan ini difasilitatori oleh Tim Dosen yang dikordinir oleh Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd. Ada sejumlah materi menarik dalam pelatihan tersebut. Materi pelatihan tersebut di antaranya yakni Konsep Dasar Mind Skill Counseling oleh Dr. Carolina Radjah, M.Kes, Konsep Self Talk (Wicara diri) Yang Membantu & Pengharapan Yang Membantu oleh Nugraheni Warih Utami, M.Pd., serta Konsep Penjelasan Yang Membantu & Citra Visual dibawakan oleh Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd.

Dijelaskan Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd. pelaksanaan pelatihan dilakukan selama 2 hari yaitu hari Sabtu dan Minggu, tanggal 28-29 Agustus 2021 pukul 08.00-13.00. Hari pertama pelatihan kegiatan berupa pemahaman materi dan konsep Mind Skill Counseling, sedangkan pada hari kedua kegiatan pelatihan berupa latihan Mind Skill Counseling dalam bentuk aktiitas penugasan.

Tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman secara teoritis dan praktis kepada guru bimbingan dan konseling tentang keterampilan berfikir dalam konseling (mind skill counseling). Pelatihan dilakukan dengan metode ekspositori, diskusi, tanya jawab, penugasan, simulasi dan sharing experience.

Menurut Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd, ada sejumlah target yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini. Di antaranya yakni meningkatnya pemahaman dan keterampilan berfikir dalam konseling, para guru bimbingan dan konseling SMP di Kabupaten Malang . Selain itu diharapkan para guru BK dapat menerapkan keterampilan berfikir dalam konseling, serta meningkatnya kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam layanan konseling di sekolah.

Dijelaskan Dr. Fitri Wahyuni ada beberapa manfaat aktifitas pelatihan ini. Di antaranya yakni terjalinnya kemitraan dengan pengurus serta anggota MGBK SMP Kabupaten Malang, dengan Perguruan tinggi sebagai pendamping dalam pengembangan kompetensi para guru BK. Selain itu para guru bimbingan dan konseling mampu mengaplikasikan keterampilan mind skill counseling. Meningkatnya kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam layanan konseling, serta tercapainya layanan konseling yang prima dan memartabatkan.

“Pelatihan mind skill konseling sangat perlu dilakukan bagi guru bimbingan dan konseling untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan konseling. Mind skills dapat membantu guru bimbingan dan konseling dalam menentukan segala keputusan yang membantu dalam proses konseling. Dengan langkah ini diharapkan bisa tercapai tujuan konseling yang efektif,” tegas Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd. yang juga dosen di Program S 2 dan S3 Bimbingan Konseling, FIP, Universitas Negeri Malang. (Zen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*