Saham Bank BCA Optimis Terbeli Para Investor Ritel

Saham Bank BCA Optimis Terbeli Para Investor Ritel

JAKARTA ( Merdeka News ) : Usai memperoleh persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) segera akan diperdagangkan dengan harga baru sesuai dengan rencana aksi korporasi pemecahan saham yang beredar (stock split).

“Pihak kami sudah melakukan koordinasi dan mendapat persetujuan dari regulator untuk segera mewujudkan rencana stock split yang menawarkan saham BBCA sesuai harga baru dengan rasio 1:5. Dengan harga baru nantinya, kami berharap saham BBCA dapat diserap oleh para investor, terutama investor ritel yang sudah menantikan kesempatan ini,” kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, di Jakarta, Jumat (08/10/2021).

Ditegaskan Jahja Setiaatmadja, pihaknya menyadari perkembangan pasar modal Indonesia dan meningkatnya investor yang bergabung di Bursa Efek Indonesia. Aksi korporasi stock split saham BBCA tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar modal Indonesia sebagaimana komitmen perseroan sejak awal melantai di Bursa Efek Indonesia.

Dalam kaitan ini jadwal perdagangan saham BBCA dengan harga baru, sebagai berikut pengumuman Jadwal Pelaksanaan Stock Split di Bursa Efek Indonesia dan situs web BCA pada tanggal 7 Oktober 2021. Adapun akhir Perdagangan Saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada tanggal 12 Oktober 2031.

Sedangkan awal perdagangan aham dengan nilai nominal baru di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi mulai 13 Oktober 2021. Untuk tanggal Penentuan Pemegang Saham yang berhak atas hasil Stock Split (Recording Date) tanggal 14 Oktober 2021

Besaran Saham dengan nilai nominal baru hasil Stock Split didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada Pemegang Saham tanggal 15 Oktober 2021. Sedangkan awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Tunai, mulai pekan depan. (Kr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*