Bank BCA Dorong Penguatan Usaha UMKM

Bank BCA Dorong Penguatan Usaha UMKM

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berupaya mendorong penguatan peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui beragam program dan kolaborasi. Kali ini BCA turut mendukung program Pemerintah dalam memberikan akses pembiayaan inklusif bagi pelaku UMKM melalui perjanjian kerjasama dengan PT Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat).

“Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk upaya BCA untuk memperluas jaringan bisnis dan jangkauan pembiayaan ke debitur UMKM dengan berkolaborasi dengan perusahaan fintech,” kata Senior Vice President Commercial & SME Business BCA Elvriawati Tumewah, dalam siaran persnya yang diterima KR, Rabu (10/11/2021).

Dikatakan, sejalan dengan komitmen Pemerintah dimana inklusi keuangan adalah prioritas Indonesia, maka BCA sebagai institusi keuangan juga berkomitmen mendukungnya. BCA juga mencermati bahwa perkembangan bisnis di era digital saat ini semakin pesat sehingga muncul beragam fintech untuk memenuhi beragam kebutuhan masyarakat.

“BCA melihat hadirnya fintech ini berhasil membuka pintu baru bagi perkembangan bisnis perbankan di Tanah Air,” urai Elvriawati.

Dikatakan, Modal Rakyat akan menjadi jembatan antara BCA dengan UMKM yang membutuhkan permodalan bisnis. Melalui kerjasama ini, BCA mengalokasikan limit kerjasama senilai Rp 20 miliar yang akan didistribusikan kepada UMKM yang sedang mengembangkan bisnis. Adapun, kerjasama ini akan dilakukan melalui fasilitas channeling pembiayaan dengan plafon per debitur sebesar maksimal Rp 2 miliar dengan tenor pembiayaan selama maksimal 3 bulan.

Elvriawati menambahkan sampai dengan Oktober 2021, BCA telah membukukan total Disbursement of Digital Partnership mencapai Rp 145,76 Milyar melalui berbagai skema pembiayaan. Sejumlah program yang mendukung digital partnership ini diantaranya Business Personal Loan Direct, Business Personal Loan E-commerce dan Channeling Fintech. (Krj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*