Saat Menulis Skripsi, Mahasiswa Harus Pandai Kelola Stres

Saat Menulis Skripsi, Mahasiswa Harus Pandai Kelola Stres

MALANG ( Merdeka News ) : Sebagian mahasiswa Universitas Negeri Malang mengalami masalah dalam studi, salah satunya karena ada hambatan dalam menulis skripsi. Saat ini masih ada sekitar 5.000 orang mahasiswa yang berada di semester ke 13, kendalanya yakni dalam menyelesaikan skripsinya.

Demikian ditegaskan oleh Drs. I Wayan Dasna, M.Si.,M.Ed.,Ph.D, Ketua LP3 (Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran) Universitas Negeri Malang (UM), saat membuka Seminar dalam jaringan (Sedaring) sukses menulis skripsi, Jumat 12 Nopember 2021.

Menurut Ketua LP3 UM I Wayan Dasna, Ph.D, selama ini hambatan dalam menyelesaikan skripsi tidak hanya faktor akademik, namun banyak juga faktor non akademik yang menjadi penyebab lambatnya dalam menulis skripsi. Seperti interaksi antara mahasiswa dengan dosen pembimbing, hubungan sosial dengan lingkungan, prokrastinasi atau sikap suka menunda-nunda.

“Biasanya semakin terlambat dalam menyelesaikan skripsi, semakin rentan dengan munculnya stress akademik, bahkan berkembang menjadi anxiety. Jika dalam kondisi yang demikian, maka semakin merasa tidak mampu dalam menulis. Karena itulah seminar sukses menulis skripsi ini sangat penting diikuti oleh para mahasiswa,” tegas I Wayan Dasna, Ph.D.

Dijelaskan I Wayan Dasna, Ph.D, mahasiswa yang sedang menulis skripsi, harus mempunyai kemampuan dalam mengelola stres. Sebab kadang respon dari dosen pembimbing memang bisa menimbulkan emosi stres pada mahasiswa saat melayani konsultasi. Namun respon yang diberikan dosen tentu disampaikan dalam rangka merspon kinerja mahasiswa. Sehingga jika mahasiswa tidak pandai-pandai dalam mengelola stress bisa jadi tidak segera bangkit Kembali untuk menulis skripsi.

“Pola interaksi dan komunikasi mahasiswa dengan dosen pembimbing juga harus diperhatikan. Contoh yang tidak tepat seperti menghubungi via WA untuk janjian konsultasi pada malam hari saat istirahat. Minta layanan konsultasi tanpa janjian terlebih dahulu. Terlambat datang konsultasi dari waktu yang telah disepakati. Kondisi demikian ini tentu akan berpengaruh dalam interaksi yang harmonis antara mahasiswa dan dosen pembimbing,” lanjut Drs. I Wayan Dasna, M.Si.,M.Ed.,Ph.D, Ketua LP3 UM.

Kegiatan sedaring sukses menulis skripsi merupakan salah satu program Pusat Pengembangan Bimbingan Konseling Karier dan Kompetensi Akademik (P2BK3A), LP3, UM. Diikuti oleh sekitar 200 orang mahasiswa dari 8 fakultas di Universitas Negeri Malang, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Sosial, serta Fakultas Pendidikan Psikologi.

Menurut Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, Kepala P2BK3A, LP3 UM, topik sukses menulis skripsi ini dipandang penting sebab fakta menunjukkan masih banyak mahasiswa yang belum menyelesaikan skripsi secara tepat waktu. Dengan mengikuti sedaring tersebut, mahasiswa yang sedang menulis skripsi dan menemui masalah, diharapkan bisa segera keluar dari masalahnya dan skripsinya segera selesai.

Sedaring menghadirkan Ani Wilujeng Suryani, S.E, M.ActgFin, Ph. D Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, dengan topik Kiat sukses menyusun skripsi. Dalam paparannya narasumber mengungkap sejumlah hal menarik di antaranya kajian problematika mahasiswa dalam menyusun skripsi, kiat-kiat untuk sukses menyusun skripsi, serta motivasi sukses menyusun skripsi.

Sedaring dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Peserta dikelompokkan sesuai dengan fakultas masing-masing. Dengan didampingi para fasilitator Dosen Konselor P2BK3A, mahasiswa diajak mendiskusikan lebih lanjut permasalahan yang mereka alami dalam menulis skripsi. Selanjutnya didiskusikan untuk menemukan solusinya. Mahasiswa dapat menindaklanjuti diskusi penyelesaian permasalahan dalam menyelesaikan skripsi melalui layanan konseling di P2BK3A LP3 UM. ( Zen )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*