Day: January 13, 2022

Menkominfo: Penanganan Stunting Dimulai dengan Sosialisasi Skala Nasional

JAKARTA ( Merdeka News ) : Presiden Joko Widodo menaruh perhatian serius terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, Kementerian Kominfo memberikan dukungan upaya itu melalui program-program strategis komunikasi publik, penyediaan pusat data dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk akses internet.

Menteri Johnny menyatakan penanganan stunting perlu dimulai dengan melakukan sosialisasi dengan skala nasional. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo telah menyiapkan dukungan komunikasi publik.

“Pak Usman (Dirjen IKP Kominfo) sudah menyiapkan program sosialisasi penurunan stunting, bahkan saya minta mulai di TV agar langsung dilaporkan kepada masyarakat. Program talkshow sudah jalan semuanya,” ujarnya dalam pertemuan dengan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Kamis (13/01/2022).

Menurut Menkominfo, komunikasi publik dilaksanakan sebagai bentuk kampanye pemerintah dengan berbagai macam strategi. Sedangkan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional juga perlu mengampanyekan secara efektif dengan menyasar masyarakat luas. “Ada macam-macam strategi komunikasinya. Kita sudah siapkan bahan komunikasi publik,” jelasnya.

Menteri Johnny menegaskan berdasarkan dokumen dari BKKBN berkaitan dengan percepatan penuruan stunting di Indonesia masih terdapat beberapa provinsi dengan angka stunting rata-rata di atas 30%. Padahal, Pemerintah menetapkan target setiap tahunnya harus mencapai 10%. Oleh karena itu, Menkominfo mendorong upaya komunikasi juga dilakukan serius seiring dengan penanganan stunting.

“Mau menangani penurunan stunting ini dalam dua tahun juga bisa turun jadi 10% kalau serius. Jangankan minta 14%, jauh dibawahnya bisa. Ini program sektor yang perlu dikomunikasikan. Saya mau korelasinya searah antara yang kita komunikasikan dengan program yang kita lakukan,” tandasnya.

Infrastruktur TIK

Menkominfo menyatakan pihaknya juga akan membantu menyediakan aplikasi dan pusat data melalui Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik. Namun, Menteri Johnny menekankan agar kebutuhan kapasitas data sudah harus siap.

“Terkait dengan aplikasi dari Kominfo sederhana saja, saya sudah cek kita bisa bantu untuk pemerintahan berbasis elektronik. Kalau perlu pusat data pun saya siapkan. Dan saya harus pastikan dan tahu dulu berapa kapasitas prosesor berapa kapasitas memorinya, berapa kapasitas virtual CPU. Jadi saya harus tahu klafikasinya, selebihnya nanti kita bantu,” ujarnya.

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo siap berkolaborasi dengan BKKBN dengan memperhatikan korelasi program pemerintah pusat yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di Indonesia.

“Saya dukung (penyediaan aplikasi dan pusat data). Tadi saya sudah sampaikan kepada Pak Semmy (Dirjen Aptika Kominfo) untuk disiapkan, silahkan Pak Hasto (Kepala BKKBN) presentasikan,” jelasnya.

Menkominfo juga menekankan aspek ketahanan dan kedaulatan bangsa dalam pengelolaan data. Oleh karena itu, data pribadi yang berkaitan dengan stunting perlu dilindungi dengan baik.

“Pusat datanya harus bagus. Jangan sampai menaruh di tempat yang tidak dikawal enkripsinya dengan baik. Jadi, jangan sampai teknologi pusat datanya lemah,” tandasnya.

Selain itu, Kementerian Kominfo menyiapkan dukungan infrastruktur TIK di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terpencil) maupun di wilayah non-3T. Menurut Menteri Johnny, guna mendukung pelaksanaan program stunting di tingkat kecamatan oleh BKKBN, pihaknya akan memastikan ketersediaan jaringan internet.

“Kalau di tingkat kecamatan, seharusnya sudah tidak ada yang blankspot. Kalau di wilayah 3T, saya akan lihat apakah desa terkait sudah ada dalam program Kominfo. Sedangkan kalau yang akses internet, saya akan langsung hubungkan ke satelit,” jelasnya.

Dalam pertemuan dengan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba; Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong; Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan; dan Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi. (Nnm*)

“BRICafe” Layanan Perbankan Dengan Pendekatan Cafe

YOGYAKARTA ( Merdeka News ) : Kabar bagus, Bank BRI bereksplorasi secara kreatif dalam menghadirkan berbagai format kantor baru, salah satunya adalah format community branch banking dalam bentuk BRICafe. Dalam konsep ini, BRI berkolaborasi dengan coffee shop lokal asal Yogya yakni Couvee dan Rumah BUMN Yogyakarta.

Dalam kaitan ini Distribution Network Division Head BRI, Aris Hartanto menjelaskan, BRI ingin terus meningkatkan customer experience. Salah satunya melalui new banking experience dengan mendirikan format branch banking baru yaitu Community Branch BRICafe yang menyatukan konsep perbankan dengan coffee shop.

“Pada dasarnya BRICafe ini merupakan konsep perbankan modern. Selain menikmati suasana kafe, pengunjung juga dapat mengakses layanan perbankan seperti tarik tunai, menabung dan buka rekening,” jelas Aris Hartanto saat peluncuran BRICafe Rumah BUMN Yogyakarta, kemarin.

Ditegaskannya, BRICafe ini sebagai wujud konsistensi BRI mengembangkan UMKM yakni dengan berkolaborasi coffee shop lokal asal Yogya yakni Couvee. Harapanya dapat meningkatkan ‘awareness’ dan minat masyarakat khususnya kaum millennial terhadap produk-produk UMKM dan kegiatan pemberdayaan UMKM setempat.

“Semua paya ini sebagai bentuk kami mendukung produk lokal untuk terus berkembang lebih besar. Kolaborasi ini juga bagian untuk mengenalkan produk lokal ke masyarakat lebih besar,” tambahnya dengan nada semangat.

Dijelaskannya, BRICafe Yogyakarta ini merupakan community branch banking cafe yang ketiga setelah BRICafe Labuan Bajo dan BRICafe Smescoffee. Masing-masing tempat memiliki tema design yang berbeda menyesuaikan nuansa dan karakter lokasi.

Aris Hartanto menegaskan, BRI ingin terus meningkatkan customer experience. Salah satunya melalui new banking experience dengan mendirikan format branch banking baru yaitu Community Branch BRICafe yang menyatukan konsep perbankan dengan coffee shop. (Kr)

Berdampak Positif, Kartu Prakerja Akan Dilanjutkan

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pemerintah kembali melanjutkan Program Kartu Prakerja untuk tahun 2022, mengingat antusiasme dan dampak positif yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat masih cukup tinggi. Kelanjutan program ini juga didasarkan atas keberhasilan pelaksanaannya sepanjang tahun 2021.

Untuk mengetahui perkembangan dari program tersebut di awal tahun 2022 ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan untuk bertemu dan berdialog langsung dengan para Alumni Program Kartu Prakerja, saat mengawali rangkaian kunjungan kerja di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis (13/01/2022). Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota Surabaya yang telah turut aktif memanfaatkan Program kartu Prakerja.

Provinsi Jawa Timur tercatat memiliki lebih dari satu juta penerima Kartu Prakerja sehingga menjadikan provinsi tersebut merupakan provinsi dengan dengan jumlah penerima Program Kartu Prakerja terbanyak ke-2 di Indonesia. Sementara itu, Kota Surabaya adalah kota dengan jumlah penerima tertinggi di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penerima sebanyak 388.707 orang. Para penerima Program Kartu Prakerja sebesar 63% memiliki latar belakang pendidikan lulusan SMA/SMK dan sisanya lulusan SD, SMP, Diploma, dan Sarjana.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menanyakan tentang jenis pelatihan yang dipilih oleh para penerima Program Kartu Prakerja dan bagaimana penggunaan insentifnya. Menjawab pertanyaan tersebut, masing-masing alumni memiliki cerita yang beragam mulai dari memilih pelatihan public speaking hingga animasi. Selanjutnya, sebagian dari para alumni Kartu Prakerja Kota Surabaya yang hadir dalam kesempatan tersebut juga bercerita tentang perjuangan beberapa kali mendaftar program tersebut sampai akhirnya dapat lolos diterima sebagai penerima Program Kartu Prakerja.

“Selamat kepada para penerima Kartu Prakerja. Semoga program Kartu Prakerja ini dapat memberi manfaat hingga ke depannya,” ujar Menko Airlangga saat mengapresiasi kegigihan penerima Kartu Prakerja.

Para alumni Program Kartu Prakeja yang berkesempatan hadir dalam dialog tersebut juga bercerita bahwa mereka memanfaatkan skill yang didapat dari Program Kartu Prakerja untuk menunjang karirnya sebagai karyawan dan juga berwirausaha dengan sektor yang beragam.

Dialog yang penuh inspirasi tersebut ditutup dengan pemberian Kredit Usaha Rakyat dari Bank BNI kepada para alumni Kartu Prakerja yang terpilih dan juga bantuan berupa alat-alat untuk pendukung usaha para alumni Kartu Prakerja.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus, Dito Ganinduto Ketua Komisi XI DPR RI, Adies Kadir Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mohammad Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, dan Direktur Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto. (Tnp)

Gubernur Jatim Hadir di Konsolidasi Golkar

SURABAYA ( Merdeka News ) : Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim di Kantor Graha Beringin Golkar provinsi Jawa Timur. Airlangga berharap, kehadirannya langsung di Surabaya menjadi pelecut semangat seluruh kader untuk memenangkan agenda politik Partai Golkar di 2024.

“Saya kesini, ke Golkar Jatim untuk konsolidasi partai. Yang kedua, dalam rangka kerja, kami akan monitor harga sembako, karena pemerintah memutuskan harga minyak goreng dijaga, mengecek kartu Prakerja yang ada di Jatim. Kemudian Jatim menjadi salah satu host meeting Presidensi G20,” tutur Airlangga dalam pidato sambutannya, kemarin.

Menko Perekonomian ini mengaku konsolidasi di Jatim istimewa karena dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengenakan pakaian serba kuning, khas warga Golkar. Airlangga menilai provinsi Jawa Timur menjadi salah satu basis untuk konsolidasi partainya. Terlebih, hubungan baik Golkar dengan Khofifah sudah berlangsung sejak lama.

Ketua KPCPEN ini menegaskan, Khofifah sangat dekat dengan Golkar. Pada Pilgub Jatim 2018 lalu, Golkar berhasil mengantar Khofifah bersama Emil Dardak menjadi pemenang.

“Saya mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh DPD Golkar Jatim di bawah kepemimpinan Pak Sarmuji dengan Ibu Gubernur (Khofifah). Karena Golkar Jatim ini salah satu paling progresif, sehingga bisa direplikasi DPD lain,” ujarnya.

Sementara dalam pidato Ketua DPD Golkar Jatim M. Sarmuji menegaskan, perhatian Airlangga kepada Jawa Timur sangat besar.

Anggota Komisi XI DPR ini mengaku, apa yang diperlihatkan Airlangga melalui kinerjanya di pemerintahan dan sebagai Ketua Umum Golkar, membawa semangat baru pada seluruh kader di Jatim.

Bahkan Sarmuji menyebut semangat kerja keras Airlangga mirip dengan Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

“Kita butuh sosok pemimpin dengan jiwa teknokrat, pekerja keras. Pak Airlangga mirip Bapak Habibie,” ujar Sarmuji.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengakui apa yang diperlihatkan Airlangga menunjukkan sosoknya yang mampu membawa Indonesia pada kemajuan. Menurut Khofifah, di bawah kepemimpinan Airlangga, perekonomian nasional terbukti andal dari ancaman krisis pandemi Covid-19.

“Pak Airlangga telah berhasil mengemban amanah dari Presiden Jokowi sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN),” tutur Khofifah.

Selain Gubernur Jatim Khofifah, konsolidasi Golkar Jatim juga dihadiri pengurus DPP Partai Golkar. Antara lain, Sekjen DPP Golkar Lodewijk F Paulus, Bendahara Umum Dito Ganinduto, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung, Wakil Ketua Umum Agus Gumiwang Kartasasmita, Adies Kadir dan jajaran Fraksi DPR RI dari Jawa Timur. (Nnm)