Author: Admin Merdeka News

Motivator Dr. Aqua Dwipayana Ajak 30 Anak Yatim Liburan ke Yogya

JEMBER  ( Merdeka News ) :  Ternyata hati Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana gampang tersentuh. Jumat pagi, 24 September 2021 lalu di aula Kodim 0824/Jember, Jawa Timur begitu melihat sepuluh anak yatim yang sebagian masih sekolah di Sekolah Dasar, bapak dua anak itu langsung berusaha menghibur mereka.

Sepuluh anak yatim Keluarga Besar Tentara (KBT) Kodim 0824/Jember itu sengaja dihadirkan Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin untuk mendapatkan santunan berbagai barang dan sejumlah uang.

Sebelumnya saat ramah-tamah di ruangannya, La Ode menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakannya selama lebih dari 2 tahun menjabat Dandim 0824/Jember. Salah satunya rutin memberikan santunan kepada anak-anak yatim yang bapaknya pernah bertugas di Kodim 0824/Jember baik sebagai prajurit maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kasihan anak-anak itu. Setelah bapaknya meninggal, tidak ada yang memperhatikan mereka. Selagi tugas di Jember, saya ingin membahagiakan mereka. Membantu meringankan hidup mereka,” jelas La Ode.

Selain itu, lanjut pria yang berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara tersebut, agar anak-anak itu tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0824/Jember. Meski bapaknya sudah meninggal.

Mereka menurut La Ode sengaja secara rutin diundang ke Kodim 0824/Jember. Selain diberi santunan dan beasiswa, juga agar mengenang bapaknya pernah bekerja di kantor tersebut.

Ketika memasuki aula tempat acara Sharing Komunikasi Motivasi, begitu melihat para anak yatim itu berdiri rapi di depan, Dr Aqua sempat kaget. Sama sekali tidak menyangka La Ode memberi tambahan acara kejutan yang mengharukan dirinya.

Kemudian La Ode meminta Dr Aqua menyerahkan barang-barang yang ada di dalam tas kepada masing-masing anak. Sedangkan dirinya memberikan amplop putih berisi sejumlah uang ke anak-anak yang sama.

Sambil menyerahkan bingkisan, Dr Aqua melakukan dialog dengan anak-anak itu. Beberapa kali pria yang rendah hati tersebut membungkukkan badannya agar bisa sejajar dengan beberapa anak yang diberikan bingkisan.

Dr Aqua menanyakan namanya, kelas berapa, dan cita-citanya apa? Kemudian memberi mereka motivasi. “Meski bapaknya telah meninggal, harus rajin belajar. Semangat terus untuk mewujudkan cita-citanya.”

Dr Aqua Beri 2 Kejutan

Di awal menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua yang bertajuk “Optimalisasi Kepemimpinan Dansat dalam Pembinaan dan Kepedulian Kepada Anggota, Keluarga, dan Satuan Kodim 0824/Jember dalam Masa Pandemi Covid-19”, Dr Aqua dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada La Ode karena telah memberi pelajaran sangat berharga yaitu menyantuni anak-anak yatim. Aktivitas ini sangat mulia dan merupakan perintah agama.

“Selama ini saya telah mendatangi ribuan kantor Kodim mulai dari Aceh sampai Papua. Namun baru kali ini saya melihat secara langsung acara menyantuni anak yatim yang merupakan KBT. Saya akan sarankan kepada para Dandim lainnya agar rutin melaksanakan hal serupa. Kegiatan ini bagus sekali dan sangat mulia sehingga berbagai pihak perlu mencontohnya” ucap Dr Aqua.

Setelah itu tanpa diduga-duga, Dr Aqua memberikan dua kejutan sekaligus. Hal itu membuat La Ode dan seluruh yang hadir kaget. Mereka sama sekali tidak menyangka pria yang memiliki jiwa sosial yang tinggi tersebut berbagi sejumlah rezeki.

Kedua kejutan itu dilakukannya mengawali Sharing Komunikasi dan Motivasinya. Kejutan pertama, setelah menyampaikan kalimat pembuka, Dr aqua spontan mendatangi sepuluh anak yatim yang masing-masing duduk di sebelah ibunya.

Dari saku bajunya Dr Aqua mengeluarkan sejumlah uang berwarna merah yang nominalnya Rp 100 ribu. Kemudian membagikan masing-masing satu lembar kepada setiap anak.

Sebagian anak yang menerima kaget campur senang. Mereka tidak menyangka mendapatkan rezeki yang mendadak tersebut.

Kejutan kedua, selesai membagikan sejumlah uang itu, Dr Aqua menyampaikan undangan mengajak semua anak yatim KBT Kodim 0824/Jember tersebut yang jumlah totalnya 30 orang liburan ke Yogyakarta. Mereka akan didampingi ibunya.

Tentu saja yang gembira tidak hanya para anak yatimnya. Semua ibu yang mendampingi anaknya senang. Mereka terlihat saling pandang-pandangan sambil menunjukkan ekspresi senang dan gembira. Saat melihat para anak yatim dan ibu-ibu senang dan gembira, Dr Aqua merasa sangat bahagia. Bisa berbagi rezeki pada mereka. (Zen)

Airlangga Siap Membangun Silaturahim Politik Yang Positif

JAKARTA ( Merdeka News ) : Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Dr. Firman Noor, MA menanggapi manuver Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Peneliti yang juga profesor termuda di LIPI ini menilai Airlangga Hartarto memiliki energi yang luar biasa melakukan silaturahmi konstruktif dengan berbagai tokoh dan elemen bangsa.

Pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar biasa disapa Cak Imin membuktikan kesiapannya menjalin dan membangun komunikasi politik yang baik. “Setelah kemarin perang baliho sekarang sudah perang di darat. Tetapi itu bagus,” ungkap Firman Noor kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/09/2021).

Firman mengakui merupakan hal wajar pertemuan Airlangga dan Ganjar di Klaten Jumat, lalu Airlangga bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin berolahraga jalan kaki Sabtu pagi, keduanya sama-sama menepis anggapan bahwa pertemuan tersebut membahas politik menuju Pilpres 2024.

Terkait pertemuan Airlangga dengan Ganjar, Firman Noor menyatakan, memang tak bisa dihindari karena keduanya tengah berada di tengah pusaran politik nasional. “Ganjar terus menjadi sorotan karena kinerjanya yang baik di Jawa Tengah, sehingga sudah disebut-sebut sebagai salah satu tokoh potensial ke depannya. Bahkan sudah ada yang mendeklarasikannya sebagai capres 2024,” kata Firman Noor.

Jika Ganjar Pranowo sudah semakin “cuek” dengan Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP. “Sulit menghindari kesan itu,” tegas Firman Noor.

Mengenai pertemuan Airlangga Hartarto dengan Muhaimin Iskandar, menurut Firman, memang sudah diperkirakan akan terjadi. “Hanya tidak secepat ini. Energi Pak Airlangga berlimpah, seakan tak kenal lelah,” puji Firman Noor.

“Apa saja yang dibicarakan saya kira berhubungan dengan bagaimana membangun komunikasi politik yang baik. Airlangga sekarang semakin dekat dengan kalangan ulama, Cak Imin dari dulu melekat dengan NU. Jadi ini sangat menarik,” katanya.

Firman meyakini, dari berbagai langkah dan komunikasi politik yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto, hal itu akan memengaruhi opini atau pendapat publik, dan meningkatkan elektabilitasnya. Dia menyatakan, momentum kini berada di tangan Airlangga Hartarto.

“Saya yakin Pak Airlangga Hartarto terus memikirkan bagaimana cara membangun komunikasi yang baik dan konstruktif dengan semua tokoh, khususnya pimpinan partai. Juga mengupayakan bagaimana mendapatkan momentum yang baik untuk meningkatkan performa Golkar ke depannya. Dalam hal ini bagaimana Golkar menjadi pilihan pertama, bukan kedua,” paparnya. (Nnm)

Pertemuan Airlangga Dengan Ganjar dan Cak Imin Dinilai Positif

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pertemuan ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai pertanda positif usaha Airlangga untuk menjalin komunikasi politik yang lebih intens.

“Saya kira ini bagian dari silaturahmi politik plus-plus dari Airlangga Hartarto,” kata Adi Prayitno, dosen UIN Syarief Hidayatullah di Jakarta.

Adi melihat, Airlangga sudah makin mengintensifkan komunikasi politik dengan berbagai elemen. Hal itu juga terkait dengan tanggung jawab Airlangga dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Aktivitas ini wajib dilakukan oleh Airlangga sebagai bentuk tanggung jawab politik sebagai Menko, maka ia harus menjalankan komunikasi dengan berbagai kepala daerah,” ungkap Adi.

Adi melihat hal itu penting untuk menegaskan bahwa selama ini Airlangga kerjanya sudah mulai terlihat. Akan tetapi publik juga tidak bisa menutup mata bahwa apa yang dia lakukan selama ini punya efek dan insentif yang kemudian dibaca sebagai upaya untuk jalan panjang menuju Pilpres 2024.

Jadi tokoh-tokoh yang ditemui oleh Airlangga baik Ganjar, Cak Imin, Habib Luthfi atau ulama-ulama di Jateng itu secara simbolisasi menunjukkan jika Airlangga sudah melakukan penetrasi ke berbagai aktor dan tokoh-tokoh penting.

Biar bagaimana pun berbicara agenda 2024, Airlangga menurut Adi termasuk tokoh yang cukup realitis untuk maju dalam Pilpres 2024, karena posisinya sebagai ketua umum partai Golkar. Apalagi Airlangga ini sudah diwajibkan oleh kadernya untuk maju di pilpres 2024.

“Nah dua hal itu yang paling mungkin dilakukan oleh Airlangga dan ini sangat bagus, artinya sambil menyelam minum susu (air),” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu.

Agenda pertemuan Airlangga dengan Cak Imin dan Ganjar serta tokoh-tokoh pesantren di berbagai daerah, yang kini mulai digarap, menurut Adi adalah sebagai bagian dari kerja politik itu terutama pertemuan di basis-basis pemilihnya besar seperti di Jateng dan Jatim serta basis NU.

Adi juga melihat kemesraan dengan Muhaimin Iskandar Ketua Umum PKB dan NU ini tentu menjadi bahasa politik bahwa Airlangga itu tidak punya jarak dan bahkan dekat dengan kelompok Nahdliyin yang basisnya sangat besar.

“Sekali lagi secara politik ini tidak perlu dikritik karena Airlangga sendiri sangat layak untuk jadi capres di 2024. Dia yang paling realitis kok,” tutur Adi.

Melihat bobot pertemuan Airlangga dengan Ganjar dan Muhaimin, menurut Adi, sejauh ini masih proses-proses politik dalam rangka komunikasi dan penjajakan. Pertemuan ini tidak kemudian mengunci mereka untuk harus berpasangan dengan siapa di Pilpres nanti.

Menurut Adi, baik Ganjar dan Cak Imin ada plus minusnya masing-masing. Ganjar sekali pun mempunyai elektabilitas yang bagus, namun pada saat bersamaan ia belum mendapatkan restu dari PDIP. Sejauh ini PDIP kelihatannya lebih memilih ke Puan Maharani.

Sementara Muhaimin dengan PKB-nya yang juga mewakili basis Nahdliyin memiliki nilai plus. Namun elektabilitasnya belum terlihat dalam berbagai survey.

“Nah di tengah-tengah kerumitan dan plus minus ini, serta tokoh-tokoh yang disambangi oleh Airlangga tentu pada akhirnya mengkalkulasi secara realistis tentang bagaimana desain dan komposisi pencapresan di 2024 nanti,” tutur Adi.

Apapun yang dilakukan Airlangga dalam aktivitas politik tentu sangat bagus. “Saya kira aktivitas Airlangga ini bagus,” ucap Adi.

Ia juga melihat selama ini Airlangga terlalu sibuk urusan membatu presiden sehingga kerja-kerja politik dan aktivitas politiknya sebagai Ketum Golkar kurang atau tidak pernah terlihat oleh publik. Sementara di pihak lain sudah mulai melakukan itu semua.

“Jadi publik harus tahu bahwa ketua umum partai itu harus maju dan harus terlihat . Apalagi Airlangga ini sangat realitis untuk maju di pilpres nanti karena dia ketum umum partai besar,” tutur Adi.

Dalam sejarahnya Golkar itu selalu punya jagoan di pilpres. Baru pada tahun 2019 saja Golkar tidak punya. Maka untuk 2024, Adi menilai sudah saatnya Golkar memiliki jagoannya sendiri. (Tnp)

BRI Dorong Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster

BANDUNG ( Merdeka News ) : Berbagai pihak terus mengambil peran dalam mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pemulihan UMKM selama masa pandemi baik di wilayah perkotaan hingga ke pelosok-pelosok daerah. Salah satunya adalah upaya BRI melalui pemberdayaan pelaku UMKM pada ekosistem bisnis klaster.

Pemberdayaan Klaster Usaha sendiri merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha, dalam satu wilayah sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.

Secara khusus, Direktur Utama BRI Sunarso mengunjungi Ekosistem Bisnis Klaster Ikan Jatihurup di Tasikmalaya dan Ekosistem Bisnis Klaster Teh Kewer di Garut, Jawa Barat pada Jumat (24/09/21). Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan bagi penguatan ekonomi dan usaha pelaku UMKM di Jawa Barat.

Klaster Ikan Jatihurup merupakan sentra budidaya ikan nila, patin dan lele. Tercatat, sebanyak 25 warga di desa Jatihurip memiliki mata pencaharian sebagai pembudidaya ikan, baik dengan metode aliran deras maupun bioflok. Selain produksi ikan, Klaster Ikan Jatihurip juga dikenal sebagai desa wisata pasar ikan rakyat. Produksi ikan yang dihasilkan terbagi menjadi 2 yaitu produksi ikan untuk konsumsi masyarakat (Ikan Nila dan Ikan Mas) dan produksi bibit (Lele dan Patin). Hasil produksi ikan dikirim ke saung-saung atau rumah makan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya (offtaker).

“Klaster Ikan Jatihurup merupakan sebuah contoh klaster ikan yang memiliki daya tahan di tengah situasi pandemi ini. Mereka masih terus berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Ini yang terus kita dukung”, ungkap Sunarso.

Lebih lanjut, Sunarso mengungkapkan berbagai program pemberdayaan yang telah BRI berikan. Selain berbagai pelatihan kepada pelaku usaha, seperti pelatihan pembuatan pakan ikan untuk meningkatkan produktivitas Klaster, BRI juga telah memberikan bantuan sarana produksi berupa kolam bioflok, mesin pelet apung, food processor, dan mesin tepung dismill. BRI juga membangun gapura wisata Kampung Ikan Jatihurup, agar dapat memudahkan publik menuju lokasi dan lebih menarik minat pengunjung.

Selain Klaster Ikan Jatihurup, BRI juga melakukan pemberdayaan pelaku UMKM di Klaster Teh Kewer, Desa Suka Laksana, Samarang, Garut. Klaster Teh Kewer merupakan produk khas dari Desa Wisata Suka Laksana. Untuk para tamu yang berkunjung ke Saung Ciburial Desa Sukalaksana, Teh Kewer sudah tidak asing menjadi minuman khas dari desa ini.

Produksi Teh Kewer masih diproduksi dalam skala rumah tangga. Saat ini sekitar 15 orang pengrajin mengolah tanaman Kewer menjadi minuman teh siap saji. Bagi para tamu yang berkunjung ke Saung Ciburial Desa Sukalaksana, Teh Kewer sudah tidak asing menjadi minuman khas dari desa ini.

Pada lokasi Klaster Teh Kewer, BRI mempunyai program pemberdayaan berupa pemberian bantuan sarana produksi seperti mesin penepung, mesin pengering biji-bijian dan teko pemanas air. Selain itu, BRI juga memberikan pelatihan packaging dan uji nutrisi yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi dan penjualan teh bagi kelompok usaha ini.

Sunarso menegaskan, berbagai kunjungan ini dilakukan untuk menyerap aspirasi pelaku UMKM dan memberikan dukungan kepada pelaku usaha sehingga mereka mampu bertahan dan bangkit di tengah pandemi. BRI sebagai bank yang berfokus di segmen UMKM terus melakukan pemberdayaan klaster usaha agar para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksinya sehingga dapat naik kelas.

“BRI akan terus berupaya mengambil bagian dalam mengembangkan usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya dan naik kelas. BRI memberikan pembinaan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana, hingga financial advisory melalui para mantri”, pungkasnya. (Tnp)

Pemerintah Indonesia Minta Saudi Cabut Penangguhan Penerbangan Umrah

JAKARTA ( Merdeka News ) : Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Khoirizi berharap agar otoritas Arab Saudi segera mencabut penangguhan penerbangan umrah bagi calon jemaah asal Indonesia. Hal itu ia sampaikan ketika menemui Duta Besar Arab Saudi, Esham Altsaqafi.

“Kami berharap pemerintah Arab Saudi segera mencabut suspen dan memberi kesempatan kepada jemaah umrah Indonesia untuk bisa berangkat ke Tanah Suci,” kata Khoirizi dalam keterangannya.

Khoirizi berharap kepada otoritas Saudi agar jemaah umrah Indonesia bisa segera mendapat kesempatan untuk diberangkatkan. Terlebih lagi, penanganan Covid-19 di Indonesia terus membaik.

Ia menilai para jemaah umrah Indonesia juga siap untuk mengikuti pelbagai protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. “Kami berharap jemaah umrah Indonesia diprioritaskan untuk bisa segera diberangkatkan,” kata dia. (Tnp)

Pariwisata Bali Mulai Dibuka Oktober

DENPASAR ( Merdeka News ) : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berencana akan membuka pariwisata Bali pada Oktober. Pembukaan sektor pariwisata Bali diharapkan dapat membuka kembali peluang usaha dan lapangan kerja yang sempat terdampak pandemi selama hampir dua tahun belakangan.

“Tadi dari masukan yang disampaikan oleh Pak wagub dan seluruh pemangku kepentingan dapat Kami laporkan bahwa kondisi di Bali sudah menunjukkan situasi yang kondusif,” jelas Sandiaga Uno dalam Rapat Koordinasi Pembukaan Bali di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali.

Hal selanjutnya adalah kesiapan dari segi protokol kesehatan akan terus ditingkatkan. Sehingga situasi covid-19 menjadi lebih terkendali lewat integrasi aplikasi Peduli Lindungi.

Terakhir adalah penyiapan paket-paket wisata adaptasi, karena kita akan memulai uji coba pembukaan pariwisata Bali. Sehingga paket wisata adaptasi, seperti paket wisata vaksin booster, paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan Green Zone, yakni Sanur, Nusa Dua dan Ubud.

Keputusan tersebut disambut baik Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Merujuk hal tersebut, dirinya mengaku akan mengajak masyarakat, termasuk para pelaku parekraf Bali untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. (Nnm)

Bangun Hubungan Sehat, Airlangga Jalan Bersama Cak Imin

JAKARTA ( Merdeka News ) : Airlangga Hartarto kembali menjadi magnet politik. Kali ini Ketua Umum Partai Golkar itu bertemu dengan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang biasa disapa Cak Imin. Pertemuan dilakukan dalam suasana informal saat kedua pemimpin parpol besar itu berolahraga jalan pagi bersama di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu pagi (25/09/2021).

Pertemuan ini langsung mengundang perhatian beberapa awak media yang kebetulan hadir dalam acara jalan kaki pagi yang dilakukan Airlangga beserta beberapa pengurus Partai Golkar. Sehari sebelumnnya Airlangga bertemu dengan Ganjar Pranowo Gubernur Jateng di Jatinom Klaten Jumat kemarin. Pertemuan tersebut menimbulkan beragam spekulasi ditengah masyarakat dimaknai sebagai komunikasi politik agenda 2024 mendatang.

Sementara pertemuan dengan Cak Imin, beredar diartikan kemungkinan sebagai langkah membangun koalisi mengingat keduanya adalah pimpinan partai pendukung pemerintah. “Kami pertama (kali) untuk jalan kaki (bersama). Kalau untuk saling berkunjung kan sudah sering. Tapi kan jangan berkunjung terus, resmi-resmian. Ini ‘kan antar pribadi,” kata Airlangga usai jalan pagi.

Selain Cak Imin, dalam pertemuan itu ada pula Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang menemani Airlangga jalan kaki bersama pukul 08.30 WIB. Seperti biasa, Airlangga tak mau pertemuan ini dikaitkan dengan agenda politik kedua partai, Golkar dan PKB. Sebaliknya,

Airlangga menyebut jika pertemuan ini lebih bertukar pikiran dan membahas pandemi Covid-19 di Indonesia. Ini yang menjadi fokus utama bagi Airlangga selama ini.

“Kan sama di pemerintah. Mendukung Pak Jokowi. Sudah dikumpulkan oleh Pak Presiden. Tentu prioritas kami sekarang penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, pengurangan kemiskinan,” kata Airlangga.

Sementara Cak Imin mengutarakan pertemuan ini tidak hanya dikaitkan dengan perkembangan politik dan isu terbaru seputar DPR RI. Ia juga menyebut bahwa keduanya hanya membahas dan mengevaluasi berbagai hal terkait ekonomi, dan terutama pandemi Covid-19.

“Ini semakin intens, semakin bagus supaya kita bisa juga update buat DPR buat masyarakat juga,” kata Cak Imin.

Keduanya tampak berbincang santai sembari beristirahat selama sejam lebih, setelah melakukan olahraga jalan bersama. Kemesraan memang tampak dari kedua pemimpin partai besar ini. Apalagi kedua tokoh ini juga memiliki kedekatan dengan organisasi Islam di Indonesia, Nahdlatul Ulama.

Airlangga seperti biasanya selalu muncul dengan joke segar saat awak media mendesak apakah pertemuan ini terkait rencana koalisi Golkar dan PKB untuk 2024. media. “Lari pagi itu enggak ada politiknya, yang ada keringatnya. Yang sehat-sehat harus dibangun,” jawab Airlangga.

Seperti sudah kompakan, Muhaimin pun menjawab pertanyaan media dengan santai. “Senang sekali pagi ini, barengan Pak Menko, Pak Ketua Umum Golkar, ikut jalan-jalan sehat ini. Keringat keluar, insya Allah sehat semua,” ucap Cak Imin yang merupakan kawan lama Airlangga. (Tnp)

Rights Issue BRI Jadi Salah Satu Yang Terbesar di Dunia

JAKARTA ( Merdeka News ) : Antusiasme investor atas Rights Issue yang sedang dilakukan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sangat tinggi, dimana berdasarkan hitungan data Biro Administrasi Efek Datindo Entrycom, jumlah HMETD yang telah di-exercise hingga Rabu (22/09) telah mencapai 27,48 miliar lembar saham, yang jika dinominalkan mencapai Rp.93,4 triliun atau mencapai 97,4 persen dari total right issue.

Meskipun data proceed pencapaian tersebut belum merupakan data final, namun pencapaian ini telah membuat BRI menorehkan sejarah sebagai Rights Issue terbesar di kawasan Asia Tenggara, menduduki peringkat 3 Rights Issue di Asia dan nomor 7 di seluruh dunia.


Atas hal tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa perseroan bangga atas keberhasilan aksi korporasi tersebut, utamanya di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi COVID-19. “Keberhasilan (Rights Issue) ini merupakan cermin bahwa dunia luar masih percaya akan prospek ekonomi Indonesia saat ini dan di masa mendatang,” imbuhnya.

Dana dari hasil Rights Issue tersebut nantinya akan digunakan perseroan mengembangkan ekosistem ultra mikro untuk mengakselerasi ekonomi kerakyatan.


Dalam right issue ini BRI menawarkan sebanyak-banyaknya 28,21 miliar lembar saham baru Seri B atas nama dengan nilai nominal Rp 50 per saham atau sebanyak-banyaknya 18,62% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD I.


Dana segar yang diraup dari publik melalui right issue ini diperkirakan dapat mencapai Rp 41,15 triliun. Nominal ini akan didapat apabila semua pemegang saham publik mengeksekusi haknya sesuai porsi masing-masing. Jika diakumulasi dengan dana inbreng dari pemerintah, maka optimalisasi right issue BRI bisa bernilai Rp 96 triliun.


“Di masa pandemi seperti ini mendapatkan kepercayaan dari market dalam dan luar negeri merupakan sebuah pencapaian besar. Ini benar-benar fresh money masuk ke pasar modal dan tentu bagus untuk Indonesia. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan dana tersebut memberdayakan UMKM. Seperti yang sudah pernah saya sampaikan, 60%-70% dananya akan digunakan untuk mengembangkan ekosistem ultra mikro dan sisanya untuk memperkuat bisnis kecil dan mikro BRI,” ujarnya.


Perseroan pun optimis mampu meningkatkan penyaluran kredit ultra mikro sebesar 14 persen per tahun dengan kesuksesan Rights Issue ini. “BRI memerlukan sumber pertumbuhan baru ke depan yaitu segmen ultra mikro, sehingga perseroan dapat tumbuh berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya, tak terkecuali pelaku usaha ultra mikro dan UMKM,” pungkas Sunarso. (Nnm)

Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kodim Jember

JEMBER ( Merdeka News ) : Dunia itu hanya mengenal 3 hari, yaitu hari kemarin yang tidak akan terulang, hari ini waktu kita untuk jadi lebih baik, serta hari besuk yang masih menjadi misteri. Karena itu marilah kita mengisi hari ini dengan aktifitas sebaik mungkin dan hasilnya optimal.

Demikian ditegaskan motivator nasional Dr. Aqua Dwipayana saat melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Jember Jawa Timur. Dr Aqua Sharing Komunikasi dan Motivasi di Aula Kodim 0824/Jember, Jumat (24 September 2021).

Sharing komunikasi dan motivasi diikuti seluruh Danramil serta staf, ASN Kodim Jember, dan Keluarga Besar Tentara (KBT) Kodim 0824 Jember. Saat memberikan motivasi, Dr. Aqua Dwipayana didampingi Dandim 0824/Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin.

Ketika Sharing komunikasi dan motivasi di Kodim 0824/Jember, Dr. Aqua Dwipayana memaparkan sejumlah kiat agar para prajurit lebih berkarakter positif dan sukses. Selain itu para prajurit juga perlu menerapkan pola hidup bahagia.

“Ada lima cara yang bisa dilakukan agar kita bisa hidup lebih bahagia. Pertama yakni cintai diri sendiri, kemudian lakukan hal-hal yang baik, selalu memaafkan kepada siapapun, jangan pernah menyakiti orang lain, dan yang terakhir yakni selalu berpikir positif,” tegas Dr Aqua Dwipayana di hadapan para prajurit.

Dalam kesempatan tersebut, Motivator nasional ini juga berpesan kepada segenap yang hadir agar bekerja secara maksimal tetapi dilandasi rasa keikhlasan. Bekerjalah dengan ikhlas bagai gula di dalam segelas kopi. Tidak perlu minta dipuji, yang penting terus berusaha bekerja memberikan yang terbaik dengan sepenuh hati.

Dr Aqua Dwipayana mengajak segenap prajurit di jajaran Kodim Jember, belajar menjadi orang yang komunikatif. Yakni mengenali dengan siapa berbicara, selalu berusaha memperbanyak wawasan, mengasah kemampuan berbicara yang jelas, ramah, murah senyum serta bijaksana.

 “Mari belajar menjadi seseorang yang komunikatif dengan memperbanyak wawasan dan banyak membaca,” tambah Motivator nasional Dr Aqua Dwipayana.

Sementara itu Dandim 0824/Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dalam kesempatan tersebut menegaskan, di masa pandemi covid-19 yang hampir dua tahun berlangsung dapat menurunkan semangat bekerja.

Karena itu segenap anggota Kodim 0824 Jember dan jajarannya perlu motivasi untuk mengembalikan semangat. Segenap prajurit harus memiliki semangat dan harus bisa menjadi penyemangat, maka perlu mendapatkan motivasi yang bagus.

“Semoga kehadiran Motivator Nasional Dr. Aqua Dwipayana bisa memberikan manfaat yang maksimal. Saya yakin betul karena Dr Aqua sudah memiliki pengalaman banyak sekali menjadi motivator di berbagai kesatuan TNI dan Polri,” tambah Dandim 0824/Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin. (Zen)

Peningkatan Ketahanan Pangan Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

KLATEN ( Merdeka News ) : Permasalahan pada sektor pangan selalu menjadi perhatian di setiap negara. Pemerintah selalu berupaya memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan menjaga ketahanan pangan diantaranya melalui pemberdayaan petani, mendorong petani milenial, peningkatan produktivitas dan penggunaan teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berkesempatan meninjau lokasi pertanian yang dikembangkan oleh petani milenial dengan konsep smart farming melalui penggunaan teknologi, dalam agenda kunjungan kerja di Klaten, Jawa Tengah (24/09/2021).

Program Millenial Smartfarming merupakan ekosistem pemberdayaan milenial melalui pembinaan dan pengembangan ekosistem pertanian digital (IoT) dari hulu ke hilir serta meningkatkan Inklusi Keuangan Desa.

Program ini bertujuan mengimplementasikan pertanian cerdas dengan penerapan digitalisasi pertanian dengan Internet of Things (IoT), membentuk ekosistem pertanian dengan pembukaan akses pasar kepada petani, sehingga penghasilan petani terjamin serta mengoptimalkan inklusi keuangan perbankan di desa, dan memperkuat kelembagaan petani milenial yang dilakukan oleh berbagai stakeholder.

“Program Millennial Smartfarming diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak adanya pandemi Covid-19,” ungkap Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan salah satu petani milenial bernama Hartoyo. Hartoyo sendiri sebelumnya bekerja kantoran di Jakarta, namun saat ini ia sangat menekuni pertanian karena diakuinya penghasilan yang didapatkannya dari sini lebih besar.

Hartoyo menjelaskan kepada Menko Airlangga mengenai mekanisasi pertanian otomatis menggunakan aplikasi yang diinstal di gawai tablet dan tenaga surya yang sudah digunakannya selama tiga bulan.

Aplikasi dan alat sensor cuaca dibuat oleh sebuah perusahaan rintisan anak bangsa. Sebelum sistem pertanian digital itu digunakan secara luas oleh petani milenial, perusahaan rintisan tersebut mencetuskan konsep Smart Farming 4.0 yang menjadi pemenang pertama Hermes Award kategori Startup pada gelaran Hannover Messe 2020.

Konsep Smart Farming 4.0 memberi jalan keluar bagi petani dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Caranya adalah dengan menggunakan alat sensor dan aplikasi, yang memberikan informasi yang dapat membantu petani untuk meningkatkan produksi pertanian, termasuk mengurangi pemakaian pupuk dan air.

Konsep tersebut menjadi dasar menciptakan aplikasi mobile yang berbasis teknologi pertanian untuk membantu pencatatan sistem bertani, memilih pedoman budidaya, serta penanganan dan pengolahan pertanian yang baik. Meningkatkan efisiensi pertanian dengan lebih mudah dan hemat namun dapat menghasilkan panen secara maksimal, disamping itu petani juga dapat dengan mudah mendapatkan akses mitra dan pasar yang tepat.

Selanjutnya Menko Airlangga bersama dengan Wakil Bupati Klaten dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI mencoba menanam padi menggunakan Treventer, sebuah mesin menanam otomatis. Menko Airlangga juga berbincang dengan ibu-ibu petani yang sedang menanam pada secara tradisional. Pada kali itu, Menko Airlangga menanyakan perkembangan pertanian dan juga menjelaskan bantuan pemerintah khususnya KUR yang bisa diambil para petani untuk semakin mengembangkan pertaniannya.

“Hasilnya dengan sistem ini bisa antara 6-7 ton per hektare, dalam dua tahun bisa dua kali panen. Harga gabah basar saat ini mendekati Rp5 ribu, karena Srinau (modifikasi beras Rojo Lele yang asli Klaten). Kalau semuanya menggunakan teknologi diharapkan produktivitas akan lebih tinggi lagi, apalagi sudah menggunakan alsintan otomatis untuk penanaman,” tutup Menko Airlangga. (Nng)