Author: Admin Merdeka News

Zlatan Ibrahimovic Akhirnya Batal Pensiun

MILAN ( Merdeka News ) : Bintang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengungkapkan alasan mengapa dirinya akhirnya mengurungkan niat pensiun dan memperpanjang kontrak bersama Rossoneri.

Ibrahimovic kembali bergabung dengan Milan sejak Januari lalu. Kala itu, bomber asal Swedia tersebut mendapat kontrak dengan durasi hanya enam bulan.

Secara luar biasa, Ibrahimovic tampil impresif sehingga sukses membawa Milan bangkit dari keterpurukan. Il Diavolo Rosso pun memperpanjang kontrak pemain 39 tahun tersebut.

Ibrahimovic sejatinya sudah memutuskan untuk pensiun pada musim panas kemarin. Lantas, apa yang membuat Ibracadabra membatalkan rencananya gantung sepatu?

“[Pelatih Milan Stefano] Pioli bertanya kepada saya apa yang ingin saya lakukan. Saya menjawab: ‘Tidak, saya tidak akan melanjutkan. Cukup. Keluarga saya juga penting, saya di sini sendirian, ini adalah pengorbanan. Selama enam bulan ini baik-baik saja, tapi saya tidak ingin tinggal setahun lagi.’,” ujar Ibrahimovic di Sky Sport Italia.

“Pioli berkata kepada saya: ‘Oke, saya menghormati Anda, oke.’ Keesokan harinya kami berbicara lagi: ‘Tidak, saya telah memutuskan untuk pensiun. Lupakan kontrak, pada usia ini tidak penting.’,” lanjutnya.

“Kemudian sesuatu berubah. Saya tidak ingin memiliki penyesalan. Saya menelepon Milan dan memutuskan untuk lanjut. Tetapi pada awalnya saya memutuskan: ‘Tidak, saya tidak akan tinggal tahun depan.’,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ibracadabra juga mengakui bahwa ini bukanlah kali pertama dirinya memutuskan untuk pensiun dan kemudian mengurungkan niatnya.

“Saya sudah berpikir untuk berhenti di [Manchester] United. Saya berusia 35, 36 tahun,” tutur Ibrahimovic.

“Setelah cedera, saya berkata pada diri sendiri untuk melanjutkan selama saya bisa bertahan,” kata Ibrahimovic soal cedera lutut yang ia derita pada 2017 silam.

“Tanpa sepakbola siapa saya? Ketika Anda tidak melakukan apa yang telah Anda lakukan selama 25 tahun, itu tidak mudah. Apakah saya siap? Tidak, karena saya merasa terlalu bagus.” tukasnya. (Bln)

Sumber: Sky Sport Italia & bola.net

Saat Pandemi, Asuransi Adira Perkuat Digitalisasi

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Asuransi Adira Dinamika Tbk atau Adira Insurance digitalisasi merupakan salah satu andalan Adira Insurance untuk dapat terus bertahan di masa pandemi ini.

“Wabah corona mengubah nyaris semua kebiasaan masyarakat yang sebelumnya melakukan banyak hal secara fisik, kini melalui online dari rumah atau work from home (WFH). Adira melihat hal ini sebagai peluang untuk menyentuh masyarakat melalui digitalisasi. Dengan digitalisasi merupakan salah satu andalan Adira Insurance untuk dapat terus bertahan di masa pandemi ini,” kata Chief Marketing Officer Adira Insurance, Hassan Karim dalam acara ‘How To Win In The Market Through And Post COVID-19’, di Jakarta.

Menurut Hassan , ternyata Adira Insurance sudah memulai perjalanan digitalisasinya sejak 2014, saat itu diawali dengan sentralisasi pembayaran klaim. Serta perusahaan pun telah akrab dengan sistem WFH yang sekarang banyak dilakukan orang-orang sejak 2018.

“Ketika pandemi melanda dan seluruh dunia harus bekerja dari rumah, ini bukan merupakan hal baru bagi Adira Insurance. Kami telah menerapkan working from home sejak 2018, sehingga infrastuktur dan sistem IT kami siap untuk seluruh perusahaan agar tetap beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tegasnya.

Dikatakan, , infrastruktur dan sistem IT kami siap untuk seluruh perusahaan agar tetap beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Pelanggan kami pun juga dapat membeli produk-produk perlindungan dari website, call center, hingga berbagai partners e-commerce Adira Insurance,” kata nya.

Ditegaskan, jalur digital memang merupakan penopang bisnis serta operasional bisnis yang lebih efektif dan efisien terlebih lagi saat pandemi, yang mengharuskan masyarakat lebih banyak tinggal di rumah. Kanal digital menjadi jalur yang paling diminati oleh generasi Millenial. Perusahaan asuransi pun harus pandai memanfaatkan peluang digitalisasi.

“Setelah Covid-19 ini, kami yakin Pelanggan kami akan memiliki standar yang lebih tinggi tentang produk perlindungan dan bagaimana mereka mendapatkan perlindungan. Strategi kami dalam memenangkan pasar adalah dengan berfokus kepada pelanggan untuk memberikan nilai lebih serta menggunakan data analitik untuk mendorong pertumbuhan premi,” ungkap Hasan.

Wabah corona membuat perusahaan asuransi umum secara nasional hanya mampu mengumpulkan premi Rp 37 triliun. Angka ini lebih rendah 6,1 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Akan tetapi, Hassan menyebut, Adira Insurance justru masuk dalam lima perusahaan asuransi umum teratas yang tetap tumbuh berdasarkan rekapitulasi kinerja asuransi umum berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2020. (Krj)

Panglima TNI Sematkan Bintang Dharma Kepada 10 Perwira Tinggi

JAKARTA ( Merdeka News ) : Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyematkan tanda kehormatan Bintang Dharma kepada sepuluh Perwira Tinggi TNI, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/12/2020).

Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Dharma kepada Perwira Tinggi TNI tersebut berdasarkan Keppres Nomor 67, 88, 103, 120/TK/Tahun 2020, tanggal 6 November 2020.

Tanda Kehormatan Bintang Dharma tersebut sebagai penghargaan kepada prajurit TNI atau warga negara Indonesia bukan anggota TNI yang menyumbangkan jasa bhakti dengan melebihi dan melampaui panggilan kewajiban dalam pelaksanaan tugas militer sehingga memberikan keuntungan luar biasa untuk kemajuan TNI.

10 Perwira Tinggi TNI yang mendapat penganugerahan dari Presiden Republika Indonesia Joko Widodo yaitu Pangkogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiono, M.A., Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M., Danpusterad Letjen TNI R. Wisnoe Prasetya Boedi, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han), Rektor Unhan Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., Kasum TNI Letjen M. Herindra, M.A., M.Sc. serta pejabat teras Mabes TNI. (Nnm)

Polda Jabar Bentuk Tim Khusus Terkait Video Azan Jihad

BANDUNG ( Merdeka News ) : Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat membentuk tim guna mengusut persoalan video azan jihad yang viral di media sosial. Kasus ini diselidiki lantaran dianggap meresahkan.

Aksi sejumlah pria mengganti lafaz azan ‘hayya ala sholah’ menjadi ‘hayya ala jihad’ atau marilah kita jihad itu diduga direkam di daerah Majalengka, Jawa Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago mengatakan proses penyelidikan itu melibatkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar serta Polres Majalengka.

“Masalah kasus azan dari ‘hayya ala sholah’ ke ‘hayya alal jihad’ yang di Majalengka sekarang sudah dilakukan penyelidikan, laporannya juga sudah ada. Tim dibentuk untuk menyelidiki kasus tersebut karena (kasus) ini sangat meresahkan,” kata Erdi.

Dalam penyelidikan ini, Erdi menyatakan polisi tengah memburu penyuruh sekelompok orang mengganti kalimat azan menjadi ajakan jihad.

“Jadi sekali lagi penyidik dari Polda Jabar dan penyidik dari Polres Majalengka akan menyelidiki siapa yang memviralkan dan siapa yang menyuruh,” ucapnya.

Erdi mengatakan penyidik fokus menyelidiki indikasi suruhan kepada sekelompok orang di Majelengka tersebut untuk mengkumandangkan azan ajakan Jihad. (Nn)

Amerika Serikat Cegah China Masuk Pasifik

AMERIKAn ( Merdeka News ) : Jenderal tertinggi Pentagon mengatakan Amerika Serikat harus memanfaatkan teknologi robotik dan kecerdasan buatan jika ingin tetap unggul dari China.

Ketua Staf Gabungan Jenderal Mark Milley mengatakan Pentagon perlu menempatkan pasukan yang lebih kecil dan mampu dipersenjatai dengan rudal jarak jauh di seluruh Asia.

Menurut dia AS harus meminimalkan jejak militernya di luar negeri. Sebab penempatan pangkalan permanen di tempat-tempat seperti Korea Selatan dan Bahrain membuat pasukan AS beserta keluarga dan staf mereka menjadi rentan.

“Saya bukan penggemar pangkalan militer permanen besar AS di luar negeri, di negara orang lain. Pasukan yang lebih kecil, tersebar luas, yang sangat sulit dideteksi akan menjadi kunci bagi militer masa depan,” kata Milley

Untuk mencegah China menguasasi Pasifik barat, AS harus memiliki unit berbasis darat di Filipina, Vietnam, dan Australia yang mengoperasikan baterai rudal presisi jarak jauh yang dapat menghancurkan kapal angkatan laut Tiongkok.

Untuk mendukung hal itu, Pentagon perlu merencanakan membangun armada angkatan lautnya menjadi lebih dari 500 kapal pada 2045, termasuk kapal tak berawak, kapal robotik, dan hingga 90 kapal selam. Saat ini, AS baru memiliki sekitar 300 kapal. (Nm)

Diogo Jota, Rekrutan Terbaik Premier League Musim 2020-21

LONDON ( Merdeka News ) : Eks striker Manchester United Michael Owen melabeli Diogo Jota sebagai rekrutan terbaik di musim 2020-21 ini di Premier League. Jota musim lalu masih bermain di Wolverhampton. Musim panas 2020 kemarin, ia resmi pindah ke Liverpool.


Transfernya pun cukup mahal. Liverpool harus menuliskan cek senilai 45 juta pounds. Nominal tersebut tak sia-sia dikeluarkan oleh Liverpool. Sebab Jota mampu beradaptasi dengan cepat dan mencetak gol demi gol bagi The Reds.

Diogo Jota sejauh ini telah mengemas sembilan gol dari 15 pertandingan di semua ajang kompetisi bagi Liverpool. Lima di antaranya di pentas Premier League.

Performa Jota ini membuat Michael Owen terkejut. Ia pun tak ragu untuk melabelinya sebagai rekrutan terbaik di Liga Inggris musim 2020-21 ini.

“Tidak ada yang bisa meramalkan bahwa ia akan akan langsung bisa beradaptasi dengan cepat. Anda harus mengatakan ia adalah rekrutan terbaik musim ini sejauh ini di Premier League,” cetusnya pada BT Sport.

Michael Owen juga mengaku sangat tidak menduga Diogo Jota memiliki kecepatan lari yang luar biasa. Ia lantas merujuk pada duel Liverpool lawan Atalanta di Bergamo di Liga Champions.

Saat itu Jota berhasil mengemas hattrick. Liverpool pun dibawanya menang telak 5-0.

“Ia mengejutkan saya dengan kecepatannya, saya harus akui itu. Saya pikir ia jauh lebih cepat daripada yang saya kira. Melawan Atalanta ia sangat gesit. Ia menunjukkan ketenangan, banyak orang panik, mereka langsung menembak begitu mereka mendapatkan ruang apa pun,” tuturnya.

“Saya berpikir ia mencetak gol sundulan, kaki kanan, kaki kiri, ia mencetak segalanya sejauh ini dan ia terlihat sangat nyata dalam hal menghubungkan permainan,” ujarnya.

“Tidak ada yang bisa membayangkan kualitas yang ia tunjukkan sejauh ini,” seru Owen.

Fans Liverpool sendiri langsung jatuh cinta pada Diogo Jota. Banyak yang akhirnya menyerukan pada Jurgen Klopp untuk menjadikannya starter secara reguler ketimbang Roberto Firmino. (Bln)

(BT Sport & bola.net)

Negara Papua Barat Yang Dideklarasikan Benny Wenda Itu Negara Ilusi

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menyatakan, negara Papua Barat yang dideklarasikan Benny Wenda pada 1 Desember lalu merupakan negara ilusi.

“Menurut kami, Benny Wenda ini membuat negara ilusi. Negara yang tidak ada dalam faktanya. Negara Papua Barat itu apa?” kata Mahfud di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Menurut Mahfud, suatu negara dapat berdiri memiliki tiga syarat, seperti wilayah, rakyat, serta pemerintahan dan pengakuan dari negara lain.

Sementara negara yang dideklarasikan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) itu tak memiliki wilayah. Benny Wenda tak memiliki tanah yang dikuasai di Papua sejengkal pun.

“Negara itu syaratnya ada tiga, syarat itu ada rakyat yang dia kuasai, ada wilayah dia kuasai, kemudian ada pemerintah. Dia tidak ada. Rakyatnya siapa dia memberontak. Wilayahnya kita menguasai,” kata Mahfud.

“Pemerintah siapa yang mengakui dia pemerintah, orang Papua sendiri tidak juga mengakui. Kemudian syarat lain adanya pengakuan dari negara lain,” sambungnya.

Selain itu, negara juga mesti masuk dalam organisasi internasional. Soal dukungan, kata Mahfud Benny Wenda hanya didukung oleh negara kecil di Pasifik.

“Dia tidak ada yg mengakui. Memang didukung satu negara kecil di Pasifik, namanya Vanuatu. Tapi kecil itu dari pada ratusan negara besar, Vanuatu kan kecil dan tidak masuk juga ke organisasi internasional hanya disuarakan secara politik,” sebut Mahfud Md.(Nnm)

Pengembangan Vaksin Merah Putih Didanai Rp 600 Miliar

JAKARTA ( Merdeka News ) : Tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah Putih diresmikan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) untuk mendukung kemandirian vaksin dalam negeri untuk mencegah pandemi Covid-19

“Dengan populasi sebesar 270 jiwa, Indonesia memiliki kebutuhan vaksin yang besar. Apalagi nanti akan ada revaksinasi atau booster vaksin. Oleh karena itu, selain adanya vaksin kerja sama dengan luar negeri, pengembangan vaksin dalam negeri untuk mendukung kemandirian vaksin sangat diperlukan,” kata Menristek /Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro dalam konferensi pers virtual, saat melakukan kunjungan kerja ke Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dalam rangka penyerahan Surat Keputusan (SK) terkait Tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah Putih sekaligus meninjau Gedung Pusat Pengembangan Inovasi dan IPTEK (PPII).Kamis (3/12 2020)

Menristek menyerahkan SK Menristek/BRIN tentang Pelaksana Harian Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin CoronaVirus Disease 2019 (COVID-19) kepada tim peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan tim peneliti Universitas Indonesia (UI) yang terlibat dalam pengembangan vaksin Merah Putih.

Dengan demikian, kata Bambang PS Brodjonegoro, LIPI dan UI telah secara resmi bergabung dalam Tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah Putih. Vaksin Merah Putih adalah vaksin COVID-19 dalam negeri yang pengembangannya menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan pengembangan vaksin membutuhkan waktu yang cukup lama karena ada pengembangan dari bibitnya. “Tahapan awalnya, dilakukan uji pra klinis bibit vaksin dan diujicobakan ke hewan. Ada beberapa fase yang harus dilewati fase I, fase II, fase III, untuk mengetahui khasiat dan keamanannya,” katanya.

Handoko menjelaskan bahkan setelah lolos uji klinis fase III dan digunakan di masyarakat, vaksin itu juga masih harus dipantau 5-10 tahun lagi, karena efek sampingnya tidak langsung muncul. Hal itu dilakukan demi menjaga kualitas dan keamanan vaksin tersebut.

Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kemristek Ali Ghufron mengatakan selain membantu penanganan COVID-19, pengembangan vaksin Merah Putih juga menunjukkan Indonesia mampu untuk mandiri dalam memproduksi vaksin. (Kr)

Kemendikbud Dapat Penghargaan Inovasi Program Pembelajaran Daring

JAKARTA ( Merdeka News ) : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meraih penghargaan di Masa Pandemi pada program Gatra Award ke-26, Selasa (01/12). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, penghargaan ini adalah sebuah kehormatan untuk tim Kemendikbud yang telah bekerja keras di masa penuh tantangan ini.

“Penghargaan ini merupakan pengingat bagi kami untuk senantiasa melayani masyarakat melalui berbagai macam terobosan dan inovasi,” ujar Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, di Jakarta.

Tidak hanya itu, lanjut Mendikbud, penghargaan ini juga dimaknai sebagai rekognisi media Gatra terhadap seluruh elemen masyarakat yang telah menginspirasi dan bergotong-royong bersama Kemendikbud untuk menghadapi pandemi dan mentransformasi dunia pendidikan Indonesia.

“Saya sangat percaya bahwa yang kita butuhkan sebagai bangsa adalah kolaborasi yang tulus dan bermakna. Kolaborasi yang mengedepankan tujuan bersama, yaitu pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Mendikbud.

Penghargaan ini merupakan raihan yang keenam kalinya bagi Kemendikbud di masa kepemimpinan Mendikbud Nadiem. Sebelumnya, penghargaan pertama Kemendikbud diraih pada Public Relation (PR) Indonesia Awards 2020 untuk kategori terpopuler di media subkategori Kementerian/Lembaga. Penghargaan kedua, Kemendikbud meraih penghargaan anugerah Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2020 dengan kategori “Menuju Informatif” dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

Penghargaan ketiga, Kemendikbud juga berhasil menjadi juara dalam ajang Indonesia Content Marketing Awards (ICMA) 2020 kategori Kementerian/Lembaga/Pemerintah dan BUMN untuk produk Rumah Belajar. Penghargaan keempat, melalui Pusat Data dan Teknologi (Pusdatin), Kemendikbud mendapat penghargaan dalam acara METAEDU atas “Outstanding performance for promoting the development of the smart education industry and the cooperation of the international education”. (Krj)

UBSI Jadi Perguruan Tinggi Dengan Pengabdian Masyarakat Terproduktif

JAKARTA ( Merdeka News ) : Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) mendapatkan penghargaan sebagai Perguruan Tinggi (PT) dengan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PM) Terproduktif Tahun 2020. Penghargaan tersebut untuk tingkat Universitas di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta.

Pemberian penghargaan ini bersamaan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) di lingkungan LLDIKTI Wilayah III Jakarta yang bertempat di Ruang Birawa, Hotel Bidakara Jakarta, Jl Gatot Subroto Kav 71-73, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

Dr Mochammad Wahyudi, Rektor UBSI mengatakan penghargaan ini sebagai perwujudan bentuk Tridharma Perguruan Tinggi dari dosen-dosen UBSI yang sangat luar biasa.

“Karena walaupun di tengah Pandemi Covid-19, dosen-dosen UBSI tetap bisa menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi dalam bentuk Pengabdian pada Masyarakat (PM),” kata Wahyudi dalam keterangan pers-nya.

Ia menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh civitas akademik terutama dosen-dosen yang telah memberikan didikasinya berupa ilmu pengetahuan baik berupa pelatihan, workshop, penyuluhan ataupun sosialisasi-sosialisasi pada lingkungan masyarakat.

“Semoga hal ini dapat memotivasi seluruh civitas agar terus meningkatkan kualitas Tridharma-nya agar mampu mendatangkan kebermanfaatan pada masyarakat secara umum,” tutup Wahyudi. (Nn)