Author: Admin Merdeka News

PT Petrokimia Lakukan Vaksinasi Gotong Royong

GRESIK ( Merdeka News ) : Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memulai program Vaksin Gotong Royong (VGR) untuk karyawan dan keluarga di lingkungan Petrokimia Gresik. VGR yang direncanakan berlangsung selama 4 (empat) pekan tersebut dilaksanakan di Auditorium Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petrokimia Gresik.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa program VGR Petrokimia Gresik ini merupakan tindak lanjut arahan Pupuk Indonesia selaku holding yang selaras dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021, tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

“Melalui program ini, perusahaan ingin membantu pemerintah melakukan akselerasi cakupan vaksinasi Covid-19, sehingga terbangun herd immunity (kekebalan kelompok),” ujar Dwi Satriyo.

Dalam program VGR, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) sebagai vaksinator dengan target peserta sebanyak 3.179 karyawan dan keluarga di lingkungan Petrokimia Gresik yang belum sempat mengikuti vaksin yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.

Dwi Satriyo menegaskan bahwa jenis vaksin yang digunakan dalam program VGR ini berbeda dengan vaksin yang digunakan pemerintah untuk program vaksinasi gratis. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinopharm yang telah mendapat persetujuan berdasarkan uji klinis.

“Program Vaksinasi Gotong Royong ini tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis yang sedang dijalankan oleh pemerintah, justru akan membantu mempercepat pencapaian target pemerintah yakni 1 juta vaksin perhari,” tambah Dwi Satriyo. (Krj)

Bank BTN Raih Laba Rp 920 Miliar

JAKARTA ( Merdeka News ) : Laba Bank Tabungan Negara (BTN) selama kuartal II tahun 2021 mencapai Rp 920 miliar atau mengalami peningkatan 19,8 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 yang mencapai Rp 768 miliar.

“Perbaikan proses bisnis yang dilakukan Bank BTN juga turut menopang perolehan laba bersih perseroan. Bank BTN telah menggelar beragam strategi mulai dari efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit. Dengan berbagai langkah tersebut, laba bersih Bank BTN tercatat tumbuh di level 19,87 persen menjadi Rp 920 miliar pada kuartal II tahun 2021 dari Rp 768 miliar di periode yang sama tahun lalu,” kata Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo pada acara paparan kinerja pada kuartal II tahun 2021 secara virtual di Jakarta, Rabu (28/07/2021).

Dikatakan, Bank BTN terus melakukan transformasi dan inovasi agar bisnis tetap melaju positif meski berada di bawah tengah pandemi. Peran positif pemerintah melalui program emulihan Ekonomi Nasional, lanjut Haru, juga turut mendorong kinerja positif Bank BTN.

“Upaya peningkatan bisnis yang kami lakukan juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia yang semakin mendesak di masa pandemi ini. Kami berupaya terus mencatatkan pertumbuhan positif yang berkelanjutan sehingga Bank BTN dapat terus menyediakan rumah untuk rakyat,” ujarnya.

Dikatakan, untuk penyaluran kredit dan pembiayaan pada kuartal II tahun 2021 sebesar 5,59 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp 251,83 triliun menjadi Rp 265,9 triliun. Pertumbuhan tersebut tercatat masih berada jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional yang hanya tumbuh sebesar 0,45 persen yoy per Juni 2021.

Adapun Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi masih menjadi motor utama penggerak penyaluran kredit Bank BTN dengan kenaikan sebesar 11,17 persen menjadi Rp 126,29 triliun. KPR Non-subsidi juga tumbuh perlahan di level 0,90 persen menjadi Rp 80,59 triliun. Kredit konsumer non-perumahan juga tercatat meningkat di level 17,47 persen menjadi Rp 5,43 triliun.

Sementara Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) nett Bank BTN terus membaik sebesar 54 bps ke level 1,87 persen di kuartal II tahun 2021 dari 2,40 persen.
“Penurunan NPL tersebut juga disertai peningkatan pencadangan sebesar 1.282 bps dari 107,90 persen pada kuartal II tahun 2020 menjadi 120,72 persen di kuartal II tahun 2021,” ujarnya.

Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 31,84 persen menjadi Rp 298,38 triliun pada kuartal II tahun 2021 dari Rp 226,32 triliun di periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan DPK tersebut disumbang oleh kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70 persen, 15,06 persen dan 43,53 persen per kuartal II tahun 2021.

Kendati DPK tumbuh signifikan, Bank BTN berhasil mencatatkan penurunan beban bunga dengan menekan biaya dana (cost of fund/CoF) hingga 171 basis poin (bps). Peningkatan DPK juga menyebabkan Loan to Deposit Ratio (LDR) menurun sebesar 2.216 bps hingga ke level 89,12 persen di kuartal II tahun 2021.

Ditambahkan, pendapatan bunga Bank BTN per kuartal II tahun 2021, BBTN sebesar 1,39 persen. Beban bunga juga berhasil ditekan turun sebesar 13,63 persen sehingga pendapatan bunga bersih Bank BTN melonjak di level 28,18 persen.

Sementara aset Bank BTN senilai Rp 380,51 triliun atau melonjak sebesar 20,95 persen dari Rp 314,60 triliun di periode yang sama tahun lalu. “Bagi kami, tumbuh positif dan berkelanjutan merupakan prioritas kami terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang,” tutur Haru. (Kr)

Menko Airlangga Minta Koperasi Tetap Produktif

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pemerintah meluncurkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ditujukan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional pada masa pandemi termasuk bagi UMKM agar dapat terus melanjutkan usahanya dan juga sebagai upaya untuk menekan potensi pengurangan tenaga kerja.

Dalam program tersebut, Pemerintah telah memberikan stimulus kepada Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada tahun 2020 periode pertama sebesar 1 triliun rupiah untuk 63 koperasi dan periode kedua sebesar 292 milyar rupiah untuk 37 koperasi.

“Pemerintah juga telah menyusun konsep digitalisasi Koperasi untuk mendorong kemudahan peningkatan kualitas Koperasi. Di masa pandemi saat ini, Koperasi harus tetap bergerak secara produktif dan kreatif,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar Spesial HUT Koperasi ke 74, Selasa (27/07/2021).

Saat ini, Pemerintah fokus dalam modernisasi Koperasi dengan tata kelola yang baik atau Good Cooperative Governance (GCG) dalam upaya meningkatkan daya saing Koperasi agar adaptif terhadap perubahan. Menko Airlangga menambahkan, modernisasi Koperasi ini akan difokuskan pada pengembangan Koperasi multi pihak, fokus pada sektor riil, kemudahan kemitraan, kemudahan pembiayaan dan juga terdigitalisasi.

Dalam RPJMN tahun 2020-2024 ditargetkan penumbuhan Koperasi modern sebanyak 500 unit koperasi. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM per Desember 2020, jumlah Koperasi aktif di Indonesia sebanyak 127.124 unit dengan volume usaha sebesar 174 triliun rupiah dan jumlah anggota sekitar 25 juta orang. Hal ini mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2019.

Berkaitan dengan regulasi, Pemerintah juga telah mengeluarkan Undang-Undang Cipta Kerja pada tahun 2020 untuk memberi kemudahan dalam berkembang dan berdaya saing. Undang-undang tersebut juga telah mengatur tentang penyederhanaan anggota pendiri koperasi.

Dalam PP No 7 Tahun 2021 sebagai peraturan pelaksanaan Undang-Undang Cipta Kerja, telah diatur secara rinci mengenai kemudahan, pelindungan dan pemberdayaan bagi Koperasi khususnya dalam hal penetapan kebijakan pada aspek kelembagaan, pemasaran, produksi, keuangan, inovasi dan teknologi serta kebijakan pengembangan koperasi di sektor tertentu melalui pemberdayaan bagi koperasi di sektor kelautan dan perikanan, angkutan perairan pelabuhan, kehutanan, perdagangan, dan pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga mengatakan bahwa ada beberapa Koperasi di Indonesia yang telah mampu berdaya saing dengan Koperasi luar negeri, contohnya Kisel, Koperasi Warga Semen Gresik, dan Kospin Jasa. Dengan demikian, perlu ada pemikiran bahwa Koperasi tidak hanya berskala kecil namun juga bisa berskala menengah atau besar.

“Pemikiran ini penting untuk menumbuhkan semangat dan antusiasme pengusaha Koperasi kita, terutama bagi para pemuda-pemuda Indonesia yang saat ini sedang dan akan merintis usaha Koperasi. Diharapkan Koperasi mampu berperan penting bagi perekonomian nasional,” pungkas Airlangga. (Nng)

Kerajinan Indonesia Dipamerkan di Paris

PARIS ( Merdeka News ) : Produk-produk kerajinan Indonesia dipamerkan di sebuah toko bernama Merci Beyond Bali, yang dibuat dengan tujuan untuk menghadirkan suasana Indonesia di Paris, di tengah pandemi COVID-19.

Mengutip kemlu.go.id, Senin (26/7/2021), produk Indonesia akan dipamerkan selama satu bulan penuh, sejak dibuka pada 21 Juli dan diresmikan pada Jumat 23 Juli.

“Merci Beyond Bali hadir mengobati rindu masyarakat Prancis yang tidak dapat berlibur menikmati keindahan budaya Indonesia dan hijaunya pemandangan di zamrud khatulistiwa akibat pandemi Covid-19,” sebut Duta Besar RI Paris, Arrmanatha Nasir pada acara pembukaan Merci Beyond Bali.

Promosi Merci Beyond Bali yang rencana awal dilakukan tahun 2020, tahun ini diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76.

Lobi utama toko Merci ditranformasi secara istimewa dalam dekor saung-saung di tengah pepohonan hijau dan sawah yang berundak-undak seperti di Bali.

Masing-masing saung menampilkan berbagai kekayaan kreativitas Indonesia yang disuguhkan oleh sekitar 28 merk dari Indonesia. Mulai dari produk fashion, busana, aksesoris dan pernak pernik, tas dan dompet, sampai dengan perabotan dan peralatan makan, semua bertuliskan “Made in Indonesia”.

Produk-produk yang dipamerkan merupakan hasil kurasi toko Merci sendiri, didatangkan dan dibeli Merci langsung dari Indonesia. Sejumlah barang pun sudah laku terjual di hari pertama promosi.

“CEO Merci menyampaikan kepada saya bahwa Merci akan melakukan repeat order untuk beberapa produk karena sudah sold out,” tutur Dubes RI.

Acara pembukaan Merci Beyond Bali yang dihadiri mitra KBRI Paris dari kalangan pengusaha, desainer, budayawan, media Prancis dan Indonesia serta kalangan Pemerintah dan Parlemen Prancis.

Acara dimeriahkan dengan penampilan Tari Puspanjali dari Bali dan Tari Burung Enggang dari Kalimantan Timur, serta dilengkapi sajian kuliner khas Indonesia, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sebelum memasuki toko, para tamu harus menunjukkan bukti vaksinasi lengkap (Health Pass) sesuai dengan kebijakan Pemerintah Prancis. (Krj)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilatih Tracer Digital

JAKARTA ( Merdeka News ) : Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerangkan sebanyak 83 ribu prajurit yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dibantu bidan desa telah diterjunkan untuk membantu pelacakan (tracer) guna menanggulangi merebaknya kasus positif COVID-19 di tanah air. Bahkan, saat ini mengikuti pelatihan tracer digital guna memperkuat 7 ribu personel (tracer digital) yang diterjunkan oleh BNPB di sejumlah daerah.

“Mereka akan melacak masyarakat yang melakukan kontak erat dengan seseorang yang terpapar Covid-19. Mereka juga yang akan menentuka. kapan melakukan wawancara, penyuluhan sampai melakukan karantina apabila ikut terpapar,” ungkap Panglima TNI saat pertemuan virtual bersama Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito, Senin (26/7).

Panglima TNI mengakui rasio tracer di Indonesia masih terbilang rendah yaitu 1:1, dimana satu orang tracer hanya menangani satu orang kontak erat dengan penderita Covid-19 akibat berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Padahal sesuai standar WHO minimal 1:30. Karena itu, Kemenkes berinisiatif melakukan pelatihan tracer digital kepada prakurit TNI, Polri, bidan desa guna memperluas pelacakan.

“Pelatihan tracer digital ini guna mengetahui cara kerja aplikasi Si Lacak yang akan diperdalam oleh anggota Babinsa atau Bhabinkamtibmas di lapangan sehingga bisa diterapkan secara optimal. Mereka akan merespons notifikasi yang dikirimkan oleh Kemenkes lalu melakukan wawancara melalui ponsel atau WhatsApp dan melaporkan hasilnya. Bila mengalami kendala, prajurit akan melakukan wawancara secara manual,” ungkap Panglima TNI.

Panglima menjelaskan tracer digital ini akan memudahkan pelaporan kasus terpapar yang terjadi di daerah. Setiap kasus yang terjadi akan dilaporkan ke Puskesmas, selanjutnya diterima Dinkes Kabupaten/Kota sampai Propinsi dan Kemenkes sebagai data resmi terbaru. Selain itu, bisa menentukan apabila dinyatakan positif bisa langsung dilakukan isolasi mandiri diposko sampai isolasi terpusat di shelter. Namun, Panglima TNI tetap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol seperti selalu mengenakan masker.

“Bagi masyarakat yang sudah divaksin pertama atau kedua senantiasa mengenakan masker karena masker 95 persen melindungi dari paparan Covid-19. Dengan mengenakan masker melindungi diri sendiri dan orang disekitar kita,” tegas Marsekal Hadi Tjahtanto.

Sementara itu, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Satgas Pennganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menyiapkan shelter isolasi terpusat (Isoter) di daerah, terutama Jogjakarta dan Solo akibat tingginya kasus penyebaran virus Corona akhir akhir ini.

Ganip Warsito juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan shelter isoter yang dilengkapi tenaga kesehatan dan obat-obatan itu guna memutus penyebaran kasus Covid-19.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan isoter ini. Masyarakat yang terpapar bisa melakukan isolasi di shelter yang dibangun di tingkat desa/kelurahan sampai propinsi hanya dengan menunjukkan hasil rapid test antigen. Di shelter ini masyarakat biaa memulihkan kondisi sampai benar-benar dinyatakan negatif, ” ungkap Letjen Ganip Warsito dalam pertemuan virtual yang berlangsung Senin (26/7).

Ganip menjelaskan shelter isoter juga dipersiapkan di Jogjakarta dan Solo akibat masih tingginya kasus covid di dua daerah tersebut. Di Jogjakarta shelter isoter dibangun di RSA UGM, UNY dan asrama milik Kementerian PUPR. Di Solo shelter isoman berkapasitas 1700 tempat tidur dan saat ini baru terpakai sekitar 400 saja. Sedangkan di DKI Jakarta, isoter ada di RS Kemayoran, Rusun Nagrak dan Rusun Pasar rumput yang masih kosong dan belum digunakan.(Nng)

Orang Tua Perlu Temani Anak Saat Ke Tempat Vaksinasi

JAKARTA ( Merdeka News ) : Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Perubahan Perilaku dr Reisa Broto Asmoro mengatakan penting bagi orang tua untuk mengomunikasikan kegiatan vaksinasi COVID-19 pada anak.

“Saran saya juga komunikasikan vaksinasi ini yang baik kepada anak. Jadi dijelaskan bahwa vaksin ini bisa menambah perlindungan bagi anak, kemudian juga temani anak saat dia ke tempat vaksinasi,” kata Reisa dalam bincang-bincang bersama Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) secara daring di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Reisa mengatakan, orang tua harus memberikan alasan pentingnya melakukan vaksinasi sebagai bentuk perlindungan diri dari bahaya COVID-19.

Dia juga mengatakan, orang tua juga perlu mengomunikasikan kepada anak, terkait pandemi COVID-19 yang sedang terjadi saat ini.

“Jadi jelaskan kenapa anak sebaiknya di rumah saja dulu, bisa memberitahu mereka dengan bahasa sederhana yang sudah dimengerti oleh mereka. Tentunya disesuaikan dengan usia anak masing-masing,” ujarnya.

Terkait vaksin aman atau tidak, Reisa menegaskan bahwa pemberian vaksin pada anak usia 12 hingga 17 tahun terbukti aman, karena telah mendapat persetujuan dari para ahli dan pihak yang berwenang. (Krj)

Menko Airlangga : Penyaluran KUR Rp 21,84 Triliun Perbulan

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2021 telah mendekati pola normal sebelum pandemi COVID-19 dengan rata-rata penyaluran sebesar Rp21,84 triliun per bulan.

“Peningkatan KUR tersebut karena perekonomian mulai pulih dan tingkat suku bunga yang rendah ataupun 3 persen, di mana pemerintah memberikan tambahan subsidi (bunga KUR) sebesar 3 persen,” ujar Airlangga dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Pinjaman KUR Pertanian yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melalui konferensi video, Senin (26/07/2021).

Realisasi KUR dari bulan Januari hingga 25 Juli tahun ini secara keseluruhan meningkat menjadi sebesar Rp143,14 triliun atau 56,58 persen dari target tahun 2021 yaitu sebesar Rp253 triliun. KUR ini disalurkan kepada 3,87 juta debitur. Total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp283 triliun dan Non Performing Loan (NPL) sangat rendah yaitu 0,88 persen.

Penyaluran KUR pada sektor pertanian juga meningkat pesat di tahun 2021 ini, dengan total penyaluran mencapai Rp42,7 triliun. “Dari Rp70 triliun target tahun 2021, penyalurannya sudah Rp42,7 triliun. KUR pertanian dari tahun ke tahun meningkat dan tahun 2020 ke 2021 meningkat 29,8 persen,” imbuhnya.

Secara lebih rinci, Airlangga memaparkan, KUR di sektor pertanian pada tahun 2021 antara lain disalurkan kepada subsektor perkebunan kelapa sawit sebesar Rp9,5 triliun, pertanian padi Rp7,8 triliun, perkebunan tanaman lainnya dan kehutanan Rp5,5 triliun, pertanian hortikultura dan lainnya Rp5,2 triliun, pembibitan dan budidaya sapi Rp3,9 triliun, pembibitan dan budidaya domba dan kambing Rp3,5 triliun, pertanian palawija Rp2,7 triliun, mix farming Rp2,6 triliun, serta pembibitan, pembenihan, budidaya, dan jasa lainnya Rp1,1 triliun.

“Jadi secara klaster, itu KUR pangannya Rp26,8 triliun, KUR hortikulturanya Rp7,84 triliun, perkebunannya Rp20,3 triliun, dan peternakan Rp15,1 triliun dari segi target, tadi realisasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut Airlangga memaparkan, selain memberikan tambahan subsidi bunga sebesar tiga persen, pemerintah juga telah meningkatkan plafon KUR tanpa agunan dari yang sebelumnya Rp50 juta menjadi Rp100 juta. Pemerintah juga memberikan fasilitas KUR khusus untuk berkelompok atau klaster komoditas pertanian dan komoditas produktif lainnya. Selain itu juga dilakukan relaksasi terhadap sejumlah ketentuan KUR, seperti penundaan pembayaran pokok dan perpanjangan jangka waktu.

“Kebijakan KUR yang dikeluarkan, ini terkait dengan tanpa agunan, pemerintah sudah menaikkan [plafon] dari Rp50 menjadi Rp100 juta, dan KUR klaster ini menjadi hal yang akan terus didorong,” pungkasnya. (Tnp)

Airlangga: Surplus Neraca Perdagangan Kabar Baik Untuk Pemulihan Ekonomi

JAKARTA ( Merdeka News ) : Ekspor dan impor Indonesia mengalami surplus selama 14 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, termasuk pada Juni 2021 yang surplus 1,32 miliar dolar AS. Tren ini menunjukkan aktivitas ekonomi di Indonesia terus berlanjut pulih. Meski di tengah pandemi Covid-19, performa Neraca Perdagangan Indonesia masih cukup impresif.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers, di Jakarta.

“Performa neraca perdagangan yang cukup resilient di tengah pandemi tersebut perlu diapresiasi. Namun, untuk menjaga keberlanjutan surplus perdagangan ke depan, perlu terus dicermati beberapa faktor kunci,” ucap Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan, beberapa faktor kunci yang perlu diperhatikan, di antaranya stabilitas pertumbuhan permintaan global, khususnya pada pasar utama, peran dan fungsi perwakilan perdagangan dalam mendorong peningkatan ekspor, dinamika perkembangan harga dan volume ekspor komoditas utama dan potensial.

“Serta strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan impor khususnya pada komponen impor konsumsi,” katanya. (Nng)

Rektor UI Mundur dari Wakomut, Begini Respons Pimpinan BRI

JAKARTA ( Merdeka News ) : Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Sunarso buka suara soal pengunduran diri Ari Kuncoro dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) dan Komisaris Independen BRI.


Sebelumnya posisi Ari yang rangkap jabatan sebagai Rektor Universitas Indonesia (UI) dan Komisaris BRI memang menjadi polemik sejumlah kalangan termasuk akademisi dan netizen.


“Yang jelas pengundurannya kami terima dari Kementerian BUMN hari ini,” kata Sunarso, dalam keterangan pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).


RUPSLB tersebut hanya membahas satu agenda yakni persetujuan atas rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Rights issue ini dalam rangka bagian dari pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro bersama dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.


Sunarso mengatakan surat pengunduran diri Ari Kuncoro ditujukan kepada Menteri BUMN Erick Thohir “Jadi surat pengunduran dirinya ditujukan Menteri BUMN. Dari Menteri BUMN menyurati kepada BRI untuk melakukan tindak lanjut secara administratif sesuai ketentuan,” jelasnya.


“Karena sesuai ketentuan, sesuai prosedur tidak memungkinkan mengubah agenda RUPS dalam hitungan hari, paling tidak dibutuhkan 45 hari. Maka dalam agenda rapat ini hanya tunggal satu menyetujui rencana penerbitan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu,” kata Sunarso.


Dalam keterbukaan informasi di BEI, manajemen BRI pada Kamis pagi sudah menyampaikan bahwa Kementerian BUMN telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro dari BRI dan menginformasikannya secara resmi kepada Bank BRI. Proses berikutnya, BRI akan menindaklanjuti sesuai ketentuan dan prosedur.


Manajemen BRI menegaskan, perseroan berkomitmen untuk terus menerapkan praktik tata Kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dari seluruh lapisan, baik top level management dalam hal ini dewan komisaris dan direksi, hingga jajaran pekerja di seluruh unit kerja perseroan.


Komitmen tersebut dijalankan pada setiap kegiatan usaha perseroan, yang merupakan perwujudan dari visi dan misi perseroan, corporate values dan strategi kebijakan dalam keberlanjutan perseroan.


Sebelum pengunduran diri ini, ramai dibicarakan perihal rangkap jabatan Ari sebagai Rektor UI dan komisaris BUMN. Oleh sebagian kalangan, termasuk netizen, Ari dinilai menyalahi aturan karena pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Statuta UI pada pasal 35, melarang rektor dan wakil rektor merangkap jabatan.


Namun di tengah polemik ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian melakukan penandatangan PP 75/2021 yang menjadi perubahan atas PP 68/2013, dan telah diundangkan Kemenkumham.


Statuta UI versi baru itu menghilangkan larangan bahwa rektor tidak boleh merangkap menjadi pejabat di BUMN/BUMD/swasta. Istilah ‘pejabat’ berarti meliputi komisaris juga, jabatan yang juga diemban Rektor UI. Kini statuta versi baru hanya melarang rektor merangkap jabatan sebagai direktur di BUMN/BUMD/swasta.


Sebelum menjabat Wakomut di BBRI sejak 2020, Ari sempat menjabat Komisaris Utama/Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) periode 2017-2020.


CNBC Indonesia sudah menghubungi Ari Kuncoro sejak polemik ini mengemuka tetapi hingga kini belum ada respons. Adapun Komisaris Utama Bank BRI saat ini dijabat Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN dan eks Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). (Nng)

Pendaftar CPNS 2021 Sentuh 3,69 Juta Orang

JAKARTA ( Merdeka News ) : Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaporkan, jumlah pendaftar CPNS 2021 hingga Rabu (21/7/2021) pukul 15.55 WIB mencapai 3.694.044 orang.

Dari jumlah tersebut, yang sudah menyelesaikan (submit) proses pendaftaran sebanyak 2.687.874 orang.

Kementerian Hukum dan HAM sejauh ini masih jadi instansi terfavorit CPNS 2021 dengan lebih dari 500 ribu pendaftar.

Sejumlah instansi pusat seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Agama pun masih ramai diincar pelamar.

Dalam unggahan di akun Twitternya, BKN juga mengimbau para pelamar untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran. Sebab saat ini telah memasuki H-4 penutupan pendaftaran seleksi CPNS 2021.

“Saran Mimin, segera submit. Jangan sampe nanti mengeluh tidak bisa akses portal (CPNS 2021) di hari-hari akhir masa pendaftaran,” tulis BKN, Kamis (22/7/2021).(Tnp)