Author: Admin Merdeka News

Enam Strategi Kunci Pertumbuhan BRI Tahun 2022

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau (BRI) menerapkan 6 strategi agar dapat terus konsisten dan berkelanjutan mempertahankan kinerja tetap kinclong ke depan. Pencapaian tersebut diraih seiring dengan torehan kinerja keuangan dan bisnis BRI yang solid sepanjang semester I tahun 2022, kendati ekonomi dibayangi ketidakpastian akibat pandemi dan krisis global.

Pada akhir Juli lalu BRI merilis laporan keuangan paruh pertama 2022. BRI secara konsolidasian (BRI Group) berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp24,88 triliun atau tumbuh 98,38% secara year on year (yoy) dengan total aset meningkat 6,37% yoy menjadi Rp1.652,84 triliun. Pencapaian laba BRI tersebut menjadi yang terbesar sekaligus menjadi pertumbuhan yang tertinggi di tanah air.

Terkait kinerja perseroan, Direktur Utama BRI Sunarso menggarisbawahi bahwa situasi dan kondisi ekonomi Indonesia secara domestik sesungguhnya sangat solid. Berbagai kebijakan yang diberikan oleh pemerintah maupun regulator di sektor keuangan menurutnya menghasilkan kekuatan ekonomi yang cukup tangguh dalam menghadapi krisis.

“Bisnis UMKM terutama di mikro itu jauh dari episentrum gejolak global, tapi kita memang harus tetap hati-hati. Untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, BRI punya 6 strategi yang dirancang sekaligus untuk mengantisipasi tantangan tadi,” ujarnya menegaskan.

Strategi pertama adalah fokus pada funding stability dan funding sustainability. Artinya, BRI fokus kepada dana murah atau CASA. Untuk kinerja semester I/2022, dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI mencatat tumbuh 3,70% menjadi Rp1.136,98 triliun.

Strategi yang kedua, BRI fokus pada kualitas aset. Yakni melalui restrukturisasi terutama kredit UMKM menggunakan kelonggaran relaksasi yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk kinerja bank only persentase kredit yang direstrukturisasi pada paruh pertama tahun ini di level 12,18%, turun dari periode yang sama tahun lalu di 18,80%.

Adapun Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah BRI secara konsolidasi terkendali di level 3,26% atau sangat manageable. Sementara rasio NPL coverage BRI mencapai 266,26% atau disediakan 2,7 kali cadangan terhadap nilai NPL. Angka tersebut meningkat dibandingkan NPL coverage kuartal II tahun lalu sekitar 2,53 kali.

Strategi ketiga adalah selective growth, di mana portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 9,81%, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp837,82 triliun menjadi Rp920 triliun. Hal ini menjadikan porsi kredit UMKM mencapai 83,27% terhadap total portofolio. Bahkan pada 2024-2025 nanti porsi kredit UMKM ditargetkan dapat meningkat menjadi 85%.

Strategi keempat adalah optimizing new sources of growth. BRI mengoptimalkan sinergi di segmen ultra mikro sebagai sumber pertumbuhan baru. Pada September 2021, BRI membentuk Holding Ultra Mikro (UMi) bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani atau PNM.

“Pegadaian memberikan kontribusi 4,1% terhadap aset BRI, dan kemudian 7,1% terhadap total laba BRI. Sedangkan PNM berkontribusi 2,8% terhadap aset, dan kemudian berkontribusi 1,8% terhadap total laba BRI. Dari sisi kredit, Pegadaian berkontribusi sebesar 5% dan PNM berkontribusi 3,5%,” tegasnya.

Strategi kelima adalah penguatan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), lanjut Sunarso, BRI telah membentuk Divisi yang khusus menangani ESG. Dalam kinerja keuangan penerapan ESG terukur melalui kredit berkelanjutan BRI hingga akhir kuartal II/2022 mencapai Rp657,1 triliun atau setara dengan 65,5% dari total portofolio. Dari jumlah tersebut, Rp74,7 triliun disalurkan kepada pembiayaan hijau.

Strategi keenam untuk mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan adalah excellence enablers. “Strategi ini terus terang kami harus tetap fokus kepada people first dan kemudian kita melakukan transformasi, baik transformasi di digital maupun yang sangat penting lagi adalah yang sangat fundamental melakukan transformasi secara kultural. Enam strategi kami siapkan untuk menjaga sustainability dari kinerja yang sangat baik ini,” pungkasnya. (Nng)

Ganjar Pranowo Terima Penghargaan Green Leadership

SEMARANG ( Merdeka News ) : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong di Gedung Manggala Wanabakti di Jakarta, Rabu.

Jawa Tengah berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori pemerintah provinsi, diikuti Jawa Barat dan Jawa Timur pada peringkat kedua dan ketiga.

“Penghargaan ini untuk mereka pelaku atau aktivis yang bergerak menyelamatkan lingkungan terus kemudian ia menginisiasi sampai pada kemudian pembuatan kebijakan. Saya mewakili mereka untuk menerima saja, terima kasih untuk masyarakat, OPD, dan DPRD yang membantu,” kata Ganjar usai acara.

Menurut dia, ada tanggung jawab moral sebagai penerima penghargaan terbaik, yaitu lebih banyak bisa menggerakkan sebab berbicara lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dan semua instansi.

“Pesan moral yang paling penting sebagai penerima penghargaan terbaik ini menurut saya bukan berarti bangga atau senang, bukan berarti berhenti. Justru ini punya pesan moral di mana harus terus melakukan peningkatan kualitas dalam rangka merawat lingkungan,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Ganjar, membangun jejaring yang banyak menjadi penting dengan pesan pentingnya menggerakkan jejaring itu untuk berbuat sesuatu atau contoh baik.

“Menggerakkan adalah sesuatu yang paling penting, artinya partisipasi bisa muncul, lingkungan bisa sustainable (berkelanjutan)( terpelihara dengan baik dan para pelaku makin banyak,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian LHK Bambang Supriyanto menambahkan penghargaan Nirwasita Tantra diberikan kepada pemerintah tingkat kabupaten, kota, dan provinsi, termasuk legislatif, dan dari semua itu kemudian muncul pemeringkatan.

“Leadership (kepemimpinan) itu menjadi kunci untuk penyelamatan LHK. 90 persen ditentukan oleh ketokohan, dari sisi kebijakan dan juga untuk kebijakan implementasinya. Kalau di daerah indikatornya itu indeks kualitas lingkungan hidup, ada empat instrumen yang diukur, instrumen kebijakan dan implementasi kebijakan,” ujarnya.

Pemerintah daerah yang mendapatkan penghargaan Nirwasita Tantra 2021, antara lain Kabupaten Sukoharjo untuk kategori kabupaten sedang, Kabupatèn Banyumas untuk kategori kabupaten besar, serta Kota Magelang untuk kategori kota kecil.

Selain itu, DPRD Jawa Tengah menyabet peringkat pertama untuk kategori DPRD Provinsi.

Kementerian LHK juga memberikan penghargaan Kalpataru 2022 kepada 10 pahlawan lingkungan di seluruh Indonesia yang terbagi dalam kategori perintis, pengabdi, penyelamat, dan pembina.

“Sebenarnya hari ini kalau kegiatannya disatukan antara eksekutif, legislatif, dan penggiat lingkungan, itu ada sebuah gerakan bukan kerumunan, tapi barisan yang terintegrasi sehingga tujuan dari menjadikan indeks kualitas lingkungan hidup menjadi lebih baik, tutupan lahannya lebih baik, iklim menjadi baik itu akan terjadi. Ini leadership kota dan kabupaten nanti disinergikan akan menjadi sumber koherensi secara nasional,” kata Bambang. (Ant)

Gugatan Lombok Nuansa Televisi Dikabulkan Mahkamah Agung

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pemerintah diminta untuk mematuhi keputusan Mahahkamah Agung yang telah membatalkan Pasal 81 ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 46 tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran.

Hal itu disampaikan Kuasa hukum PT Lombok Nuansa Televisi, Gede Aditya Pratama dari kantor hukum Gede Aditya & Patner di Jakarta.

“Kami berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika mematuhui putusan Mahkamah Agung dan tidak membuat hal hal yang bersifat inkonstitutional seperti menerbitkan PP baru yang materi muatannya sama,” tegas dia.

Dia juga meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika menghentikan proses analog switch off di seluruh Indonesia terhadap lembaga penyiaran yang telah memiliki Ijin Penyelenggaraan Penyiaran berdasarkan UU 32 tahun 2002 tentang penyiaran jo UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, sampai dengan diterbitkannya peraturan yang baru terkait multipleksing ini dalam bentuk UU.

“ Kami berharap pengaturan penyelenggaraan multipleksing jika diatura dalam UU dapat memperhatikan dan tidak diskriminatif terhadap penyelenggara penyiaran televisi lokal.” pungkas dia.

Sementara itu, Yogi Hadi Ismanto sebagai Direktur Lombok TV mengatakan, sebagai televisi lokal, pihaknya sudah memiliki infrastruktur pertelevisian lengkap.

“Izin IPP dan alat-alat dibeli dengan harga mahal. Untuk biaya pemancar saja mencapai Rp500 juta. Setelah lima tahun mendapat izin, kami belum balik modal. Eh tiba-tiba harus numpang ke orang,” timpalnya.

Untuk menyewa slot multipleksing di Lombok, pihaknya harus merogoh kocek Rp15 juta per bulan.

“Tiba-tiba slot ini sudah penuh dan tidak ada jaminan harganya stabil di harga tersebut. Tahun depan, bisa saja harganya naik jadi Rp100 juta per bulan,” ungkap Yogi.

Dia menambahkan Lombok TV sejauh ini sudah memiliki baik siaran analog maupun digital. Hanya saja, dengan proses ASO, untuk siaran digital harus melepas izin televisi analog yang sudah mendapat izin untuk 10 tahun.

Dia menegaskan, proses migrasi ke TV Digital ini yang salah satu infrastruktur pentingnya adalah perangkat multipleksing (MUX) tidak memiliki cantolan baik dalam UU Penyiaran maupun UU Cipta Kerja. Karena itu, permohonan uji materiil telah dikabulkan oleh MA.

“Kami berharap, ke depannya penyelenggaraan multipleksing dan tv digital apabila sudah diatur melalui Undang-undang dapat memperhatikan dan tidak diskriminatif terhadap penyelenggara penyiaran televisi lokal,” pungkas Yogi. (Tnp)

Jabatan Fungsional PNS Akan Dievaluasi

JAKARTA ( Merdeka News ) : Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan mengevaluasi jabatan fungsional aparatur sipil negara (ASN) atau PNS. Hal itu dilakukan, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi. Di mana, akan ada tiga jabatan PNS yang bakal hilang.

Tiga jabatan PNS yang bakal hilang di masa depan antara lain Tenaga Administrasi, Pranata Komputer dan Macam-Macam Jabatan Fungsional PNS.

Sebagai informasi, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia terbilang banyak. Namun, jika dilihat dari sisi kompetensinya terbilang belum cukup.

Survei Google dari 100% ASN yang bekerja WFH, 30% mengatakan bahwa mereka bekerja lebih berat dan 40% mengatakan memiliki beban pekerjaan yang sama. Sementara, 30% sisanya tidak menjawab, mungkin lebih ringan atau tidak bekerja.

“Dari data itu saja sebetulnya kita tahu 30% ASN gak ngapa-ngapain. Itu pun perlu dipres lagi yang 40% ini kalau mereka dipaksa untuk bekerja lebih berat bisa juga gitu. Mungkin separuhnya tidak melakukan apa-apa. Jadi PNS kita too many, but not enough dari sisi kompetensinya,” katanya. (Nnm)

KIB Bakal Daftar KPU Secara Bersama

JAKARTA ( Merdeka News ) : Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto membenarkan partai anggota Koalisi ndonesia Bersatu (KIB) akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama pada Rabu (10/08/2022). Airlangga mengaku, proses pendaftaran partai KIB ini menjadi chapter baru dari kerja sama antara Golkar, PAN, dan PPP.

“Pendaftaran ini chapter baru bagi kerja sama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Kami membuktikan tetap solid dan akan terus bersatu hingga Pemilu 2024 mendatang,” tutur Airlangga dalam keterangan, Jumat (05/08/2022).

Airlangga mengatakan, setelah pendaftaran ke KPU, KIB akan memasuki chapter lain dari kerja sama yang diinisiasi tiga parpol.

Airlangga menegaskan, KIB yang saat ini berisi Golkar, PAN, dan PPP tetap menjadi koalisi inklusif. KIB masih membuka diri kepada seluruh partai politik, baik yang sudah duduk di parlemen Senayan, maupun belum, untuk bergabung, berjuang bersama KIB.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, visi dan misi KIB sudah sangat jelas. Yakni, menyukseskan pemerintahan Presiden Joko Widodo hingga Pemilu 2024 dan meneruskan program-program yang baik untuk rakyat, serta program yang belum tuntas pada periode pemerintahan saat ini.

“Kami di KIB terbuka, silakan partai mana saja ikut bergabung dan berjuang bersama kami meneruskan kesuksesan pemerintahan Presiden Jokowi, serta menyempurnakannya di periode kedepan,” ujar Menko Airlangga.

Ketum Golkar menegaskan, partainya siap menyambut Pemilu 2024. Partai berlambang pohon beringin optimistis mampu mencapai target kemenangan yang sudah ditetapkan untuk Pemilu serentak pertama di Indonesia ini.

Saat ini, kata Airlangga, seluruh pengurus dan kader tengah memantapkan koordinasi dan soliditas internal untuk meraih kemenangan di pemilu mendatang.

“Seluruh kader Golkar solid dalam tekad untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai sejarah bagi kemenangan partai beringin,” tegas Airlangga. (Tnp)

Ekonomi Indonesia Q2 Tahun 2022 Tumbuh Impresif

JAKARTA ( Merdeka News ) : Perekonomian Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,44% (YoY) pada Triwulan 2 tahun 2022 dan secara triwulanan, ekonomi nasional tumbuh 3,73% (QoQ). Bahkan PDB harga konstan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi yakni sebesar Rp2.924 triliun. Capaian ini menandakan tren pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut dan semakin menguat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers tentang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia kuartal II tahun 2022, Jumat (05/08/2022), mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif lebih baik dibanding negara lain. Dua engine pertumbuhan ekonomi dunia yaitu China dan Amerika Serikat sedang dalam situasi stasioner dan Pemerintah berharap hal tersebut dalam jangka panjang tidak berdampak pada ekonomi di ASEAN.

Pengeluaran konsumsi dan ekspor menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi pada triwulan ini. Kebijakan Pemerintah yang mengijinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik pada Hari Raya Idulfitri di bulan Mei lalu telah mendorong konsumsi masyarakat dengan sangat kuat dan menghasilkan perputaran ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Sumbangan pertumbuhan yang siginifikan juga berasal dari kinerja impresif ekspor Indonesia. Selain karena faktor peningkatan harga komoditas, menguatnya kapasitas output di berbagai sektor juga turut mendorong peningkatan ekspor Indonesia.

“Konsumsi Rumah Tangga pertumbuhannya 5,51% artinya engine pertumbuhan dari segi Rumah Tangga yang selama Covid-19 berdampak, ini sudah kembali pada kondisi asal,” ujar Menko Airlangga.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah masih tumbuh positif. Ketimpangan ekonomi antar wilayah juga semakin berkurang. Ekonomi luar Jawa, terutama Maluku dan Papua tumbuh tinggi 13,01%. Bahkan Bali Nusra mulai tumbuh dan mencapai 3,94%.

“Ekonomi di Jawa pulih dan yang menarik tentu Bali Nusra yang biasanya pertumbuhannya rendah, ini sudah naik di 3,4%. Jadi pembukaan di sektor pariwisata, kebijakan dari penanganan Covid-19 yang sudah membuka terhadap turis ini sangat membantu di Bali dan Nusa Tenggara,” jelas Menko Airlangga.

Pertumbuhan ekonomi dari sisi demand tercermin juga dari pertumbuhan dari sisi sektoral. Industri Pengolahan sebagai driver terbesar pertumbuhan masih tumbuh positif sebesar 4,01% (yoy). Selain itu, sektor Transportasi dan Pergudangan serta Akomodasi & Makan Minum tumbuh tinggi masing-masing 21,27% dan 9,76% didorong oleh pelonggaran syarat perjalanan dan momen hari raya Idulfitri. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah masih tumbuh positif dan ketimpangan ekonomi antar wilayah semakin berkurang.

Pertumbuhan diperkirakan masih akan berlanjut tercermin dari kinerja positif berbagai leading indicator ekonomi. Indeks kepercayaan konsumen di angka baik yaitu 128,2 dan penjualan ritel terus tumbuh yaitu 15,42. Sementara itu, prospek permintaan yang terus meningkat menjadi insentif bagi industri untuk meningkatkan produksi, tercermin dari Purchasing Manager Index (PMI) yang terus tercatat mengalami ekspansi di level yang semakin kuat.

Di tengah ketidakpastian global, indikator sektor eksternal Indonesia relatif baik dan terkendali, tercermin dari transaksi berjalan yang masih surplus, neraca perdagangan yang surplus selama 26 bulan berturut-turut, cadangan devisa tetap tinggi per Juli 2022 untuk membiayai 6,2 bulan impor, dan rasio utang masih berada pada level yang aman.

“Ekspor yang selalu menjadi andalan kita pada masa pandemi Covid-19. Ekspor ini terus tumbuh,” kata Menko Airlangga.

Pemulihan dunia usaha juga semakin terlihat dengan pertumbuhan kredit yang terus meningkat mencapai 10,7% (YoY) per Juni 2022 dengan tingkat NPL terjaga dibawah 3%. Kredit Modal Kerja meningkat seiring peningkatan utilitas, serta kredit investasi mulai terakselerasi. Sejalan dengan pertumbuhan kredit, realisasi KUR per Juli mencapai sebesar Rp209,05 triliun (56,02% dari target tahun 2022 sebesar Rp373,17 triliun) dan diberikan kepada 4,40 juta debitur. Sedangkan total outstanding per 31 Juli 2022 Rp530 triliun. Dari segi kesejahteraan, tingkat kemiskinan dan pengangguran juga menurun.

Memperhatikan perkembangan ekonomi sampai dengan Triwulan II tahun 2022 dan prospek ke depan yang masih kuat, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah optimis target ekonomi Indonesia secara keseluruhan sebesar 5,2% dapat tercapai. Agar pencapaian target pertumbuhan ekonomi dapat terwujud, Pemerintah konsisten menjalankan berbagai strategi dan kebijakan utama untuk mendorong akselerasi pemulihan dan meningkatkan resiliensi ekonomi.

Strategi dan kebijakan utama tersebut antara lain pelonggaran mobilitas masyarakat dan mempersiapkan strategi transisi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dari era pandemi menuju era new-normal, mendorong daya beli masyarakat untuk kelompok 40% terbawah diantaranya melalui program PEN pada klaster perlindungan sosial yang dianggarkan sebesar Rp63,7 triliun untuk bantuan PKH, BLT Minyak goreng, BLT Desa, BTPKLWN, dan Kartu Prakerja.

Selain itu Pemerintah juga menyusun langkah-langkah responsif untuk menahan kenaikan harga pangan dan energi dengan penambahan subsidi, Program Kartu Prakerja juga terus didorong meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja. Pemerintah juga mendorong pengembangan UMKM, diantaranya melalui peningkatan plafon KUR sebesar Rp373,17 triliun pada tahun 2022 dan mensukseskan program Bangga Buatan Indonesia (BBI), serta melanjutkan Program Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan efek pengganda besar. Berbagai langkah kebijakan dan reformasi struktural tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas.

“Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan sebesar 5,2% pada tahun 2022 dapat tercapai,” pungkas Menko Airlangga. (Nng)

Kredit Berkelanjutan BRI Tembus Rp 657,1 Triliun

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin kuat menerapkan prinsip ESG atau Environmental (lingkungan), Social (sosial) dan Governance (tata kelola yang baik), khususnya dalam menjaga kinerja fundamental. Hal itu tercermin dari konsistensi pertumbuhan kredit berkelanjutan dan pembiayaan hijau yang dibukukan perseroan.

Pada acara Diskusi Taman BRI yang diselenggarakan oleh BRI Research Institute dan mengambil tema “Green Financing dan Komitmen Pengurangan Emisi”, SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi menjelaskan bahwa kredit berkelanjutan BRI hingga akhir Kuartal II-2022 telah mencapai Rp.657,1 triliun atau setara dengan 65,5% dari total portofolio. Adapun dari jumlah tersebut, Rp.74,7 triliun diantaranya disalurkan kepada pembiayaan hijau. “Nilai tersebut meningkat dibandingkan dengan akhir kuartal I-2022,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada kuartal I-2022 kredit berkelanjutan BRI tercatat mencapai sebesar Rp639,9 triliun atau setara dengan 65,5% dari total portofolio, dengan pembiayaan hijau sebesar Rp71,5 triliun. Sementara pada akhir 2021, kredit berkelanjutan yang dibukukan BRI mencapai Rp617,8 triliun sekitar 65,5% dari total portofolio, dengan pembiayaan hijau mencapai Rp66 triliun.

Royadi melanjutkan, pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator implementasi prinsip ESG dalam kinerja BRI. Perseroan pun senantiasa aktif mengikuti rating MSCI, SUSTAINALYTICS, Dow Jones, S&P Global sebagai bagian dari continuous improvement penerapan ESG dan sustainability. Hal ini juga sesuai dengan POJK Nomor 51/POJK.03.2017.

Dari sisi wholesale funding yang diterbitkan oleh treasury BRI juga mengalami peningkatan. Komposisi wholesale funding yang berbasis ESG sebesar 9% pada 2021, tumbuh pesat mencapai 49,7% hingga akhir semester I-2022. Wholesale funding merupakan nondana pihak ketiga (DPK) sebagai alternatif pemulihan likuiditas dan potensi diversifikasi funding berbasis ESG. BRI pun optimistis mampu mencapai target wholesale funding hingga lebih dari 50% pada 2024.

Penguatan penerapan prinsip ESG oleh BRI tersebut memiliki alasan kuat. Hal ini berkaitan dengan tren investasi global yang lebih peduli terhadap peningkatan kualitas sosial melalui tata kelola perusahaan yang baik. Dengan demikian, BRI sebagai BUMN dengan reputasi global akan terus berkomitmen menganut principle of responsible investment untuk keberlanjutan bisnis yang lebih baik.

Disamping itu, juga diketahui pada bulan Juni 2022 lalu, BRI telah menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan berkelanjutan I Bank BRI yang menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp15 triliun, dengan jumlah emisi tahap I di tahun 2022 sebanyak-banyaknya Rp 5 triliun. Penerbitan yang dilakukan BRI tersebut berhasil diserap seluruhnya oleh pasar, bahkan oversubscribed 4,4 kali.

Hasil penghimpunan dana tersebut akan dialokasikan paling sedikit 70 persen untuk kegiatan usaha atau kegiatan lain yang termasuk dalam kriteria kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) yang baru, sedang berjalan, atau telah selesai sesuai dengan kerangka kerja obligasi. (Nnm)

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 masih akan berada sedikit di atas 5 persen berkat peningkatan konsumsi masyarakat dan membaiknya kinerja industri manufaktur. Angka tersebut masih berada di atas angka inflasi tahunan per Juli 2022 yang berada pada level 4,94 persen (year on year).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, selepas mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Kita masih menjaga inflasi kita saat sekarang masih di sekitar kemarin diumumkan 4,9 (persen). Namun, kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih sedikit di atas 5 persen. Besok BPS akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di Q2, tapi pemerintah dengan Indeks Keyakinan Konsumen juga baik dan PMI (purchasing manager index) di 51,3, kami optimistis angkanya (pertumbuhan ekonomi) di atas 5 persen,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, kenaikan inflasi dipicu oleh kenaikan beberapa komoditas pangan dan energi. Namun, ia menuturkan bahwa hingga saat ini pemerintah terus mempertahankan daya beli masyarakat untuk kedua komoditas tersebut melalui sejumlah subsidi sebagai jaring pengaman sosial.

“Indonesia tidak melakukan pass through harga, berbeda dengan negara lain. Tentu jumlah subsidi yang diberikan di tahun ini kan sudah disetujui oleh DPR sehingga tentu itu menjadi jaringan pengaman sosial di masyarakat,” imbuhnya.

Di samping itu, Airlangga melanjutkan, pemerintah juga telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi baik pusat maupun daerah untuk terus menjaga dan memonitor harga berbagai komoditas, termasuk komoditas pangan.

“Kalau dari segi beras kan kita relatif stabil dan komoditas utama lain juga relatif stabil, hanya tanaman musiman apakah itu cabe dan bawang, tapi relatif seluruhnya lebih terkendali karena demand tertinggi kita kan selalu pada saat Lebaran,” tandasnya. (Tnp)

Dipercepat, Pembangunan Pasar Besar Kota Batu

KOTA BATU ( Merdeka News ) : Pembangunan Pasar Besar Kota Batu kini dipercepat. Pemerintah Kota Batu menyatakan bahwa pembangunan Pasar Besar Kota Batu, di Jawa Timur diharapkan mulai rampung pada awal 2023 agar bisa segera ditempati oleh ribuan pedagang yang ada di wilayah tersebut.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dalam keterangan tertulis Kamis, mengatakan bahwa pada awal 2023, Pasar Besar Kota Batu diharapkan sudah bisa mulai ditempati oleh para pedagang yang telah melaksanakan pengundian.

“Kalau bisa, pada awal 2023 sudah bisa ditempati. Harus sudah ada pengundian dalam waktu dekat, dengan begitu pada pedagang bisa langsung pindah saat pasar sudah jadi,” kata Dewanti.

Dewanti menjelaskan, dengan ditargetkan pada awal 2023 pasar tersebut sudah bisa ditempati para pedagang untuk berjualan, maka diperkirakan akhir Desember 2022, pembangunan pasar tersebut sudah masuk pada tahapan finalisasi atau proses pembangunan akhir.

Menurutnya, pada saat melakukan peninjauan pembangunan Pasar Besar Kota Batu tersebut ia bersama jajaran berharap mendapatkan gambaran dan masukan dari sejumlah ahli. Peninjauan itu dilakukan agar proses pembangunan bisa berjalan lancar meski ada sejumlah perbaikan.

“Ada beberapa hal yang perlu kami beri masukan agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dengan pasar baru, tapi juga berdagang dengan laris. Semua dapat rejeki secara adil dan merata,” katanya.

Pasar Besar Kota Batu mulai dibangun pada Februari 2022 dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2023. Saat ini, proses pembangunan sudah berjalan selama kurang lebih 220 hari dari 509 hari kontrak kerja.

Pasar Besar Kota Batu dibangun di atas lahan seluas 39.548 meter persegi dengan total luas bangunan 35.077 meter persegi. Pasar tersebut dibangun tiga lantai dengan pembagian lantai satu sebagai zona basah, lantai dua zona kering dan lantai tiga merupakan zona makanan dan kuliner.

Jumlah kios yang dibangun di Pasar Besar Kota Batu mencapai 1.733 unit dan lapak los sebanyak 1.033 unit. Pembangunan Pasar Besar Kota Batu tersebut dilaksanakan oleh PT Sasmito dengan anggaran mencapai Rp152,721 miliar.

Pembangunan Pasar Besar Kota Batu tersebut, diharapkan dapat menampung 3.306 pedagang dari pasar lama ditambah dengan pedagang yang sebelumnya berjualan di luar area pasar. Sebelumnya, pada pasar yang lama hanya mampu menampung 2.210 pedagang. (Ant)

LPS Menuju Dunia Finansial Digital

JAKARTA ( Merdeka News ) : Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, digitalisasi adalah hal yang tidak bisa dihindari dan merupakan suatu keniscayaan. Menurutnya, digitalisasi yang terjadi pada masyarakat saat ini seperti munculnya cashless society (masyarakat tanpa uang tunai) maupun tren perkembangan perbankan digital, tidak terlepas dari peningkatan pengguna internet di Indonesia.

“Masyarakat kita memang sebagian besar belum cashless, tetapi kita sedang bergerak ke arah sana. LPS akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena kami juga ingin mewujudkan dunia finansial digital yang tumbuh dengan baik, cepat dan juga aman” ujarnya di acara Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bertema menuju Masyarakat Cashless, dihelat di Jakarta.

Menurutnya, data terkini menunjukkan pengguna internet di Indonesia telah mencapai 204,7 juta jiwa atau 73,7% dari total populasi per Januari 2022. Selain itu, pengguna internet yang memiliki mobile phone di Indonesia telah mencapai 96,1%. Adapun persentase pengguna internet yang memiliki gawai lainnya seperti laptop, tablet, dan smart watch, masing-masing sebesar 68,7%, 18%, dan 17,3%.

Berdasarkan data transaksi uang elektronik, selama tahun 2021 terjadi transaksi uang elektronik di Indonesia sebanyak 5,4 miliar kali transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp239 triliun. Tren kenaikan tersebut juga secara konsisten masih terjadi pada hingga pertengahan tahun 2022 baik secara volume maupun nilai.

Ia juga menjelaskan, tren digitalisasi yang terjadi juga telah merambah sektor perbankan, dimana saat ini marak bank-bank digital atau neobank di tengah masyarakat.

Hal ini ditunjukkan oleh pesatnya peningkatan jumlah rekening simpanan bank digital yang mencapai mencapai 38,2 juta rekening pada Mei 2022 atau meningkat 8.238,4 persen YoY. Selain itu nominal simpanan bank digital juga menunjukkan peningkatan meskipun tidak secepat peningkatan jumlah akun. Per Mei 2022, nominal simpanan pada bank digital mencapai Rp49,3 triliun atau meningkat 58,1 persen YoY.

“Perbedaan utama bank digital dan bank non-digital hanya pada delivery channel. Dalam hal regulasi dan peran penjaminan simpanan LPS, tidak terdapat perbedaan perlakuan antara bank digital dengan bank non-digital. Sehingga, LPS sesuai amanat undang-undang akan menjamin simpanan nasabah pada bank digital, dengan tetap melihat kriteria 3T,” jelasnya.

3T sendiri adalah syarat penjaminan LPS yang terdiri dari, Tercatat pada pembukuan bank, Tingkat bunga yang diterima tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS dan Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, misalnya memiliki kredit macet.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga mengingatkan tentang pentingnya penguatan koordinasi antar lembaga, semisal dari Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk selalu memberikan masukan atau feedback demi keamanan kegiatan transaksi digital masyarakat.

“Kami juga memerlukan feedback yang lebih kuat dari PPATK, karena yang memonitor segala transaksi adalah PPATK dan kami di KSSK sangat memerlukan untuk mempersiapkan diri demi transaksi digital yang mudah, cepat dan pastinya aman untuk masyarakat,” pungkasnya.(Tnp)