Author: Admin Merdeka News

Lampard : Laga Kontra Tottenham Permainan Terbaik Chelsea

LONDON ( Merdeka News ) : Euforia kemenangan Chelsea atas Tottenham Hotspur di laga pekan ke-18 Liga Inggris 2019-2020 kemarin tampaknya masih dirasakan oleh Frank Lampard. Ia berani mengatakan pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur tersebut, Chelsea bermain dengan sangat baik. Bahkan mungkin menjadi penampilan terbaik mereka sejauh ini.

Lampard mengatakan seperti itu karena ia melihat para pemain Chelsea bermain sangat luar biasa. Ia melihat Tammy Abraham dan kawan-kawan mampu mengeluarkan karakter mereka masing-masing di laga tersebut.

Kendati begitu, hal yang paling membuat Lampard menyimpulkan laga melawan Tottenham itu sebagai penampilan terbaik Chelsea sejauh ini karena ia melihat para pemainnya tampil sangat ngotot untuk menang. Hal itulah yang akhirnya membuat Lampard berani mengatakan itu. Ia pun senang penampilan luar biasa itu terjadi saat Chelsea menghadapi tim rival seperti Tottenham.

“Saya pikir memang laga itu (ketika ditanya apakah pertandingan Tottenham vs Chelsea). Ketika kami melawan Ajax itu adalah jenis permainan berbeda yang kami hadapi, meski memang kami tampil gemilang,” terang Lampard, dikutip dari laman resmi Chelsea, Rabu (25/12/2019).

“Akan tetapi, bertandang ke Tottenham dalam kondisi yang baik, melawan rival utama kami, saat kami sedang di bawah tekanan karena performa kami baru-baru ini, karakter, kekuatan, pertarungan tim yang menampilkan performa terbaik kami saat memulai permainan, dan mampu mengendalikannya dari awal hingga akhir, menjadikannya laga tersebut sebagai performa terbaik kami sejauh ini,” tambahnya.

Kini, Lampard hanya bisa berharap performa tersebut bisa kembali ditampilkan Chelsea di laga selanjutnya. Apalagi penampilan yang terbaik memang sangat dibutuhkan Chelsea ketika mereka akan menghadapi Southampton di laga pekan ke-19 Liga Inggris 2019-2020 pada Kamis 26 Desember 2019. (NN)

Pimpinan MPR Bertemu Raja Salman

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pimpinan MPR bertemu dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud di kompleks Kerajaan Arab Saudi, Selasa hari ini.

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan, pihaknya meminta tambahan kuota haji jemaah Indonesia sebesar satu persen. “Alhamdulillah permintaan kami diterima dengan baik, pihak kerajaan mempertimbangkan permintaan tersebut,” ungkap Ahmad Muzani dalam siaran tertulis pada Selasa (24/12/2019).

Selain itu, Raja Salman juga berjanji akan meningkatkan pelayanan haji dan umrah. Peningkatan pelayanan khususnya akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia.

“Kerajaan Saudi berjanji akan meningkatkan pelayanan haji dan umrah kepada warga negara Indonesia yang haji dan umrah. Tentunya ini sangat baik,” ungkapnya.

Dia berharap kerjasama ini bisa mengurangi sedikit masalah untuk masyarakat Indonesia. Khususnya umat muslim.

“Kami berharap kerjasama yang sudah terjalin sangat intim ini dapat mengurangi masa tunggu jemaah haji, minimal sepuluh tahun nantinya,” tegas Muzani.

Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet menambahkan, besarnya antusias dan penduduk muslim Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa, menyebabkan masa tunggu berangkat haji bisa mencapai 20 tahun lebih.

“Alhamdulillah Raja Salman sebagai pelayan dua kota suci mengatakan akan upayakan sekuat tenaga tambahan kuota haji dari 231 ribu menjadi 250 ribu untuk memenuhi permintaan aspirasi rakyat Indonesia yang sudah dianggapnya sebagai saudara kandung sendiri dan menyampaikan salam hangat untuk Presiden Jokowi.” ujar Bamsoet. (*)

Kecelakaan di Pasuruan 7 Tewas

PASURUAN ( Merdeka News ) : Tujuh orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer, tiga mobil dan satu motor di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2019).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, kecelakaan bermula saat trailer nomor polisi S-9066-UU yang memuat alat berat berjalan dari arah selatan ke utara (Malang ke Surabaya) diduga mengalami rem blong.

“Karena rem blong itu sehingga sesampainya di jalan tersebut menabrak dari belakang kendaraan sepeda motor,” ucap Barung dikonfirmasi di Surabaya, dilansir Antara.

Selanjutnya, trailer yang dikemudikan Slamet Zuhdi (48) asal Nganjuk menabrak dari belakang kendaraan Suzuki Karimun L-1119-FE yang sedang berhenti hendak berbelok ke arah timur.

“Kemudian kendaraan truk trailer berpindah lajur sehingga menabrak gapura desa dan alat berat terjatuh ke kiri dan menimpa mobil Ayla yang sedang berjalan di lajur lambat dari arah utara ke selatan (Surabaya-Malang),” ujarnya.

Akibat kejatuhan alat berat, mobil Ayla terguling dan tertabrak mobil Sygra berjalan di lajur lambat dari arah utara ke selatan (Surabaya-Malang).

“Faktor kecelakaan karena pengendara trailer kurang berhati-hati sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” kata Barung.

Barung menyatakan tujuh orang yang meninggal dunia dan kini sudah dievakuasi ke RSUD Bangil, Pasuruan. **

Soal Asesment Kebutuhan Akan Dititipkan di Ujian Nasional

JAKARTA ( Merdeka News ) : Sebanyak 5 soal di asesmen pengganti ujian nasional (UN) akan  dititipkan di dalam soal ujian nasional .

Demikian Kepala Balitbang Kemdikbud Totok Suprayitno di Jakarta. ” Akan kita titipkan di dalam soal UN,dengan contoh soal atau item asesmen yang akan dipakai 2021 nanti” demikian Totok.

Titipannya ada 5 item untuk ‘reading’, (bacaan literasi ) ada 5, Matematika ada 5 pola,’multiple-choice ‘ ada multiple-choice complek ada, mengurutkan salah benar. Ada juga soal isian, atau uraian untuk menganalisis jadi pola seperti apa itu nanti kita titipkan di UN.

“kita titipkan juga di guru waktu gladi resik un, supaya gurunya melihat juga pengelolaan survey karakternya kita titipkan situ supaya guru juga mulai melihat siswa melihat siswa nanti melihat guru kan otomatis melihat,” tegas Totok.

Menurut Totok titipan 5 soal ini tetapi tidak mempengaruhi skornya. Namun, mencoba tidak mempengaruhi skor sehingga harapannya itu bisa buat bahan renungan bagi guru.

“Berimajinasi akan bagaimana ke depan. Saya akan mencoba membuat soal sejenis ini. mencoba bagaimana mengajarkan anak supaya lebih imajinatif mengarahkan kompetensi bernalar seperti itu. ini salah satu cara kita utk mengenalkan itu supaya guru meresapi dan memperbaiki diri. (KRJ/NN)

Pahami Pancasila Untuk Lawan Radikalisme

JAKARTA ( Merdeka News ) : Saat ini Indonesia memiliki tantangan dari rongrongan paham radikalisme yang jika terus dibiarkan akan mengancam kedaulatan negara. Radikalisme memang tidak mengakar sebagai karakter bangsa, tetapi ia terus menyebar ke berbagai aspek kehidupan bangsa. Diperlukan peran dari segenap warga negara untuk bersama-sama melawan paham radikalisme sebagai bentuk bela negara. 

Staf Ahli Kemenko Polhukam DR. Sri Yunanto, M.Si, mengatakan bahwa bela negara memiliki arti yang luas. Karena tidak hanya militer yang terlibat, tetapi seluruh komponen bangsa harus dan wajib untuk ikut serta dalam mengatasi masalah bangsa. 

“Dimensinya bermacam-macam, misalnya dari segi keamanan,yang mana keamanan ini sudah bergeser. Kalau dulu ancaman tradisional,  militer, yang berkaitan dengan kedaulatan. Tetapi sekarang ini sudah bergeser ke non-tradisional.seperti terorisme, narkoba, penyelundupan, lalu illegal logging, pencurian ikan.Yang mana itu semua adalah ancaman-ancaman terhadap negara,” ujar DR. Sri Yunanto, M.Si, di Jakarta. 

Lebih lanjut peraih gelar Master dari Universitas Indonesia ini juga menyampaikan bahwa untuk melakukan bela negara, kita harus memahami dulu tentang negara kita ini, tentang ideologi bangsa ini yaitu Pancasila untuk kemudian melawan paham radikalisme. 

“Paham Radikalisme itu adalah ancaman terhadap ideologi bangsa, karena itu ada kaitannya dengan faktor Kebhinnekaan, toleransi dan harmoni. Dengan kita memahami Pancasila dan melakukan bela negara dimana kita tadi punya rasa memiliki, maka bela negara ini bentuknya adalah melawan radikalisme itu dalam segala dimensinya seperti intoleransi dan terorisme,” tutur  pria yang juga pernah menjadi staf Ahli di Kedeputian I BNPT itu. 

Oleh sebab itu Yunanto mengungkapkan pentingnya penanaman kembali nilai-nilai Pancasila di masyarakat, sehingga masyarakat dapat memaknai arti sebenarnya dari bela negara itu sendiri. Karena selama ini bela negara selalu dipahami dengan militeristik. 

“Padahal bela negara itu mempunyai spektrum yang sangat luas. Sekarang dengan adanya instruksi presiden (inpres) terkait bela negara itu maka masyarakat terutama generasi muda bisa untuk lebih  memahami makna daripada bela negara itu,” ucap pria yang juga dosen Ilmu Komunikkasi Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut. 

Selain itu menurutnya, pemerintah memegang peranan sentral untuk menggunakan bela negara dalam melawan ideologi yang mengancam Pancasila seperti paham radikalisme. 

“Pemerintah melalui BNPT dapat mengajak mengajak masyarkat misalnya tokoh agama, tokoh adat, kalangan akademisi kampus, pemuda dan sebagainya untuk bersma-sama melakukan deteksi dini paham radikalisme ini,” ujarnya. 

Yunanto juga mengapresiasi program Forum Koordinasi Pencegahan terorisme (FKPT) milik BNPT yang ada di seluruh provinsi yang dalam hal ini telah merangkul komponen masyarakat untuk bersama-sama melawan paham radikalisme tersebut. 

“Melalui FKPT di daerah-daerah itu juga merupakan suatu bentuk bagaimana negara dalam hal ini BNPT telah mengajak masyarakat secara umum untuk bersama-sama melawan radikalisme. Di lingkungan mereka sendiri, masyarakat dapat ikut dalam menangani penyebaran paham-paham atau aksi aksi yang menentang ideologi negara, intoleransi dan lain sebagainya,” tutur peraih Doktoral dari Universitas Muhammadiyah Jakarta itu. 

Selain itu juga Yunanto menyampaikan apresiasinya atas sepak terjang Pusat Media Dama (PMD) BNPT yang efektif dalam mengajak generasi muda melakukan penyebaran pesan-pesan perdamaian untuk mencegah penyebaran paham-paham radikal terorisme melalui dunia maya. (**)

Presiden Jokowi Tentukan Desain Ibu Kota Baru

JAKARTA ( Merdeka News ) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menentukan desain ibu kota baru usai menyaksikan presentasi lima desain dari pemenang sayembara yang digelar Kementerian PUPR. Setelah memilih, desain akan segera digunakan untuk tahap konstruksi. 

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pria yang akrab disapa Emil itu kebetulan menjadi satu dari 13 juri sayembara desain ibu kota negara baru. 

Emil menjelaskan juri sebenarnya sudah menilai 257 desain dari peserta sayembara. Dari hasil pengujian, sudah ada lima desain yang terpilih dan diberi urutan peringkat dari satu sampai lima. 

“Tapi kalau presiden punya pendapat yang berbeda dimensinya dengan yang direkomendasikan juri, minimal ruangnya ada di lima pilihan ini, walau juri sudah punya urutan peringkatnya. Misal, tiba-tiba presiden lebih suka yang ranking ketiga atau keempat karena pertimbangan yang kita tidak tahu karena politis, ya tentu kami ingin memahami juga,” ujar Emil.

Ia memastikan pilihan desain ibu kota negara baru nantinya sepenuhnya merupakan hak Jokowi. “Sepenuhnya sesuai pilihan presiden asal tidak lewat dari itu (lima terpilih) dan harus hari ini keputusannya,” ungkapnya. 

Emil mengatakan bila sudah ada satu desain yang dipilih Jokowi, maka kementerian/lembaga terkait akan merealisasikannya pada tahap konstruksi. Namun, pemerintah tetap sejatinya tetap membuka ruang adaptasi terkait perubahan yang tidak sesuai dengan desain awal. (*)

Irjen Nana Sujana Jabat Kapolda Metro Jaya

JAKARTA ( Merdeka News ) : Kapolri Jenderal Idham Aziz menunjuk Irjen Nana Sujana menjabat Kapolda Metro Jaya. Irjen Nana akan mengisi kursi Kapolda Metro menggantikan Irjen Gatot Eddy yang secara bersamaan ditunjuk menjadi Wakapolri. 

Rotasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram nomor: ST/3331/XIII/KEP./2019 ter tanggal Jumat (20/12/2019). 

“Mutasi ini adalah ha yang biasa dalam organisasi Polri. Benar, TR sudah keluar,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono. 

Diketahui Irjen Nana Sujana sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat. Atas keluarnya TR tersebut, posisi Kapolda NTB akan dilimpahkan kepada Irjen Tomsi Tohir.

“Mutasi sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter,” ujar Argo menambahkan. 

Sebelumnya, Kapolri juga menunjuk Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono menduduki jabatan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia akan menggantikan Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto yang memasuki masa pensiun. 

Penunjukan Gatot tertuang dalam Keputusan Kapolri nomor KEP/2497/XII/2019 yang diedarkan lewar Surat Telegram nomor ST/3330/XII/KEP./2019 tertanggal 20 Desember 2019 yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Idham Azis. (NM)

Dewan Pengawas KPK Agar Susun Kode Etik

JAKARTA ( Merdeka News ) : Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meminta Dewan Pengawasdan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023 segera menyusun kode etik yang mengatur hubungan antara keduanya. 

Dia berharap agar kode etik itu nantinya dapat dijalankan oleh Dewas KPK dan Komisioner KPK dalam menjalankan tugas masing-masing sehari-hari.

“Agar kedua belah pihak dapat segera menyusun kode etik yang mengatur secara rinci hubungan antara Dewas dan pimpinan KPK dalam tugas sehari-hari,” kata Dasco.

Ia berharap, Dewas KPK dan Komisioner KPK periode 2019-2023 dapat bersinergi dengan baik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dasco pun meminta masyarakat memberikan waktu untuk Dewas KPK dan Komisioner KPK periode 2019-2023 untuk beradaptasi serta bersinergi. (NN)

Dr Aqua Memotivasi Ratusan Guru dan Pegawai SMAN 1 Semarang

SEMARANG ( Merdeka News ) : Motivator nasional Dr Aqua Dwipayana tampil memotivasi ratusan guru, pegawai serta siswa di SMA Negeri 1 Semarang, Rabu ( 18 Desember 2019 ). Acara bertujuan meningkatkan profesionalisme dan motivasi kerja bagi para guru dan pegawai, serta mengkatrol motivasi berprestasi bagi para siswa.

Di SMAN 1 Semarang yang merupakan SMA favorit di Jawa Tengah tersebut, Dr Aqua Dwipayana tampil dalam dua sesi. Sesi pertama motivator yang mantan wartawan tersebut, tampil di hadapan siswa Pengurus OSIS serta Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Kebetulan para pengurus OSIS dan MPK sedang melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Di hadapan para siswa ini, Dr Aqua menyodorkan topik bagaimana menjadi siswa milenial yang kreatif dan inovatif untuk mewujudkan kelancaran komunikasi di era revolusi industri 4.0. Pemaparan motivator kondang ini mendapat sambutan antusias dari segenap siswa yang mengikuti acara.

“Saya bangga ternyata SMA Negeri 1 Semarang merupakan gudang prestasi bagi siswa, baik di tingkat propinsi maupun tingkat nasional. Ini hal yang luar biasa, dan perlu terus ditingkatkan,” tutur pakar komunikasi yang sangat rendah hati ini.

Sedangkan di sesi kedua, Dr Aqua Dwipayana tampil di hadapan ratusan guru dan para pegawai SMAN 1 Semarang. Dalam acara tersebut Dr Aqua yang lulusan S-3 Komunikasi Unpad Bandung, memaparkan strategi meningkatkan profesionalisme guru dan pegawai, serta bagaimana memaksimalkan motivasi kerja.

“Guru yang profesional menjadikan pendidikan atau proses pembelajaran jadi sangat berkualitas, sehingga siswa atau peserta didik senang mengikuti proses pembelajaran tersebut. Dampak positifnya SDM yang dihasilkan jadi manusia berkualitas, yang akan mampu bersaing di era globalisasi,” tegas Dr Aqua Dwipayana. ( Merdeka News / Zen )

Ratu Hemas Khawatir Dengan Meningkatkan Intoleransi

YOGYAKARTA ( Merdeka News ) : Anggota DPD RI, GKR Hemas mengkhawatirkan kasus intoleransi yang ada di Bantul akan berimbas pada pelaksanaan Pilkada 2020. Bahkan, sebagai Komite 1 Pengawasan dan Pelaksanaan Pemilu Serentak menegaskan berdasarkan pengalaman Pemilu periode sebelumnya, ujaran kebencian tinggi.

“Ujaran kebencian saat Pemilu masih tinggi. Meski demikian animo kepesertaan pemilih tinggi. Untuk kasus intoleransi yang tergolong tinggi Bantul, saya sangat prihatin sedih sekali. Dulu Bantul itu adem ayem tentrem. Saya khawatir intoleransi  berimbas pada pilkada mendatang,” jelasnya.

GKR Hemas berharap kedepannya, siapapun yang terpilih menjadi kepala daerah nanti harus bisa mengubah peraturan yang mengarah ke radikal dan intoleransi.

Ditambahkan GKR Hemas, terkait hasil pemantauan yang dilakukan ke KPU Bantul, pelaksanaan sosialisasi Pilkada 2020 sudah cukup bagus  khususnya sinergi dengan Bawaslu. Adapun hal-hal yang perlu diantisipasi selain intoleransi adapula politik uang dan sebagainya.

Ditambahkan peristiwa intoleransi yang selalu berulang terjadi di Bantul menandakan masyarakat masih perlu dilakukan sosialisasi hingga tingkat bawah.

“DIY harus Istimewa masyarakat dari dulu damai dan toleran terus dipertahankan. Praktik intoleransi terhadap segala hal harus disikapi oleh pemerintah daerah. Jangan ada peraturan yang tumpang tindih dan inkonsistensi antara kebijakan bupati, UU, Perda dan aturan dalam masyarakat,” tegas Ratu Hemas. (KRJ/OC)