Author: Admin Merdeka News

Jokowi Minta Mendikbud Tingkatkan Kualitas Pendidikan

JAKARTA ( Merdeka News ) : Presiden Joko Widodo meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk memanfaatkan teknologi dalam upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan yang lebih merata di Indonesia.

Presiden meyakini bahwa Mendikbud, Nadiem Makarim, memiliki kapabilitas dalam hal tersebut. Dalam arahannya di rapat terbatas yang membahas soal pembangunan manusia dan kebudayaan, Presiden ingin agar Mendikbud melihat bahwa sebagai negara besar, wilayah Indonesia dengan jumlah pulau sebanyak kurang lebih 17 ribu pulau terbentang dari Sabang hingga Merauke.

“Misalnya yang ada di Halmahera, Rote, dan Wamena. Itu baru kita bisa membayangkan sistem apa, aplikasi apa, yang harus kita bangun agar ada standardisasi, ada sebuah standar kualitas. Tidak usah sama, mirip-mirip, tapi memudahkan guru dan pelajar-pelajar kita dalam belajar,” tambah Jokowi.

Dunia pendidikan Indonesia juga memiliki tantangan untuk dapat merespons pasar tenaga kerja yang berubah akibat perkembangan teknologi. Menurutnya, banyak terjadi pergeseran pekerjaan yang apabila tantangan ini mampu dihadapi akan justru membuka peluang-peluang lapangan pekerjaan baru. Untuk itu diperlukan adanya penyesuaian kurikulum yang benar-benar selaras dengan kebutuhan yang ada.

“Review penyesuaian kurikulum besar-besaran harus kita lakukan karena dunia sudah berubah sangat cepat. Ilmu pengetahuan dan keterampilan sekarang ini mudah sekali usang,” tambah Presiden Jokowi. ( KRJ/NR )

Ambon Ditetapkan Unesco Sebagai Kota Musik Dunia

AMBON ( Merdeka News ): Pada kesempatan Hari Kota Dunia, yang dirayakan pada setiap 31 Oktober, UNESCO menunjuk 66 permukiman perkotaan yang bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif Dunia (Creative Cities Network), yang kini berjumlah total 246 anggota.

Hebatnya, salah satu kota baru yang masuk dalam jaringan itu adalah Ambon, Indonesia, demikian seperti diumumkan situs resmi UNESCO pada Kamis, (31/10/2019). Ambon masuk dalam kota kreatif pada kriteria musik alias, Kota Musik Dunia UNESCO.

Jaringan itu menyatukan kota-kota yang mendasarkan pengembangan mereka pada kreativitas, baik dalam musik, seni dan kerajinan rakyat, desain, bioskop, sastra, seni digital atau keahlian memasak.

Kota-kota kreatif UNESCO berkomitmen untuk menempatkan budaya di pusat strategi pembangunan mereka dan untuk berbagi praktik terbaik mereka.

“Di seluruh dunia, kota-kota ini, masing-masing dengan caranya sendiri, menjadikan budaya pilar, bukan aksesori, dari strategi mereka,” kata Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay.

“Ini mendukung inovasi politik dan sosial dan sangat penting bagi generasi muda.”

Pada tanggal 31 Oktober, UNESCO dan para pejabat dari 24 kota di seluruh dunia akan merayakan Hari Kota Sedunia memobilisasi berbagai jaringan perkotaan Organisasi yang berfokus tidak hanya pada budaya tetapi juga pada akses, inklusi, pendidikan kewarganegaraan global, pertahanan hak, ekonomi dan pekerjaan, seperti serta pencegahan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Perayaan itu adalah sebuah kesempatan untuk “dialog perkotaan,” yang akan menampilkan kota-kota luar biasa yang mengandalkan inovasi dan kecerdasan kolektif untuk membentuk masa depan mereka.

Dalam kerangka kemitraan antara UNESCO dan Netexplo Observatory, perayaan ini juga akan mengakui sepuluh kota yang menggunakan inovasi teknologi canggih untuk melayani warga kota untuk mengubah kota di seluruh dunia secara berkelanjutan.

Mengandalkan jaringan 20 universitas global, sepuluh kota akan diberikan penghargaan atas penggunaan inovatif teknologi digital dalam pengembangan sosial-ekonomi dan lingkungan mereka. (KJ/NN)

Seminar LP3 UM: Pendidikan Agama Hadapi Era Industri 4:0

MALANG ( Merdeka News ) : Hadirnya era Revolusi Industri 4:0 merupakan tantangan bagi pendidikan agama. Topik yang sangat hangat inilah yang dibahas dalam seminar nasional bertema “Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Karakter Religius untuk Menghadapi Era Revolusi Industri 4:0”, digelar oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan
Pembelajaran (LP3) Universitas Negeri Malang, Kamis, 31 Oktober 2019.

Seminar nasional dibuka oleh Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M.Pd, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Malang. Dalam pengarahannya Prof. Ibrahim Bafadal menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk segenap anak bangsa. Karena itu sangat wajar jika pendidikan karakter ini lantas menjadi prioritas program tiga Mendikbud terakhir.

Sementara itu Dr Lilik Nur Kholida, ketua panitia seminar dalam sambutannya menegaskan pentingnya pembentukan karakter religius untuk menghadapi era revolusi industri 4:0.

“Para peserta seminar nasional ini banyak yang dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) dari berbagai perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di sejumlah wilayah di Indonesia. Mereka ini diharapkan ikut mewarnai pembentukan karakter religius bagi para mahasiswa,” tutur Dr Lilik Nur Kholida, ketua panitia seminar.

Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah pakar di antaranya yakni Prof. Dr. Dede Rosyada, M.A. dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Prof. Akh. Muzakki, M.Ag, Grad.Dip.SEA, M.Phil, Ph.D Guru Besar Sosiologi Pendidikan dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Ampel Surabaya.

Prof Dede Rosyada yang juga mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, memaparkan arah pengembangan PAI di era Industri 4:0. Menurut Prof Dede fungsi pendidikan agama adalah membina iman, takwa, akhlak yang mulia serta kerukunan. Tujuan pendidikan agama yakni mengintegrasikan iman dan takwa kedalam profesi.

Sedangkan Prof Muzakki memaparkan transformasi pendidik dalam penguatan karakter religius di era revolusi industri. Ditegaskan Prof Muzakki, dalam menyambut perkembangan era baru revolusi industri 4:0 seperti diuraikan di atas, pendidikan selayaknya mampu mempersiapkan generasi mendatang dengan hal-hal relevan dan dibutuhkan oleh mereka dalam mengarungi kehidupannya di masa mendatang pula. Orientasi pendidikan seharusnya progresif untuk kebaikan hidup peserta didik pada masa yang akan dilalui ke depan.

Apapun inovasi pendidikan, termasuk kurikulumnya, guru patut melakukan perubahan 9 Sholle dan Denski, Media Education and the (Re)production of Culture. 11 proses pembelajaran di tengah derasnya arus informasi akibat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Hal itu bukan berarti posisi guru tidak penting dalam proses pembelajaran anak. Guru tetap memegang peranan sangat signifikan, namun bukan dalam kapasitasnya sebagai sumber informasi, melainkan sebagai model pengembangan diri anak.

Guru memfasilitasi perkembangan nilai kemandirian anak melalui penciptaan dan pembiasaan sebagai model kehidupan (role model) bagi proses anak didik menuju kemandirian dimaksud. Posisi guru yang demikian tidak tergantikan oleh produk kemajuan teknologi-komunikasi yang menjadi sumber ekstensif dan intensif bagi informasi yang luas tentang berbagai materi pembelajaran.

“Guru tetap memagang posisi kunci dalam proses fasilitasi sebagai model kehidupan individual dan social peserta didik. Oleh karena itu, pendidikan sangat perlu untuk mengembangkan praktik pembelajaran yang dikenal dengan istilah teaching through examples atau alta’lim bi al-qudwah al-hasanah (mengajar dengan contoh/teladan). Praktik pembelajaran ini memposisikan guru tidak sekadar sebagai penyampai materi, akan tetapi sekaligus sebagai model,” tambah Prof Muzakki. ( Zen )

Wolfgang Mundur, Aji Santoso Latih Persebaya

SURABAYA ( Merdeka News ) : Aji Santoso resmi menggantikan posisi Wolfgang Pikal sebagai pelatih Persebaya Surabaya yang mundur pada Rabu (30/10/2019).

Wolfgang Pikal mundur dari jabatan pelatih Persebaya satu hari setelah timnya kalah 2-3 dalam laga kandang melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (29/10/2019), di pekan ke-25 Liga 1 2019.

Kekalahan itu jadi yang ketiga secara beruntun bagi Bajul Ijo di Liga 1 2019. Atau yang keempat dalam enam pertandingan terakhir.

Kehilangan poin di kandang membuat Persebaya menempati posisi kesembilan klasemen sementara level elite Liga Indonesia.

Dipermalukan PSS di GBT membuat suporter setia Persebaya, Bonek, mengamuk. Usai pertandingan Bonek masuk ke lapangan dan merusak serta membakar sejumlah fasilitas di stadion yang akan menjadi salah satu calon venue Piala Dunia U-20 2021.

Akibat kekalahan dan kerusuhan itu Wolfgang Pikal memilih mundur sebagai pelatih The Green Force. Setelah menyatakan mundur, Pikal berharap yang terbaik untuk Persebaya.

Manajemen Persebaya tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan pengganti Pikal yang tidak pernah memberikan kemenangan untuk klub ibu kota Jawa Timur itu, tiga kali kalah dan sekali imbang.

Satu hari setelah pengunduran diri Pikal, Persebaya menunjuk salah satu legenda mereka, Aji Santoso menjadi pelatih baru. “Terima kasih saya diberi kesempatan melatih di Persebaya. Sebelumnya saya sempat mendapat tawaran, tapi situasinya tidak memungkinkan. Tentu saya menerima tawaran ini dengan pertimbangan matang, karena Persebaya adalah tim yang membesarkan saya,” kata Aji dikutip dari situs resmi klub. ( KJ/OP )

Panglima TNI Pimpin Wisuda Akademi TNI dan Akpol

MAGELANG ( Merdeka News ) : Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP memimpin upacara wisuda Prabhatar Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (31/10/2019).

Sebanyak 860 orang yang menyelesaikan pendidikan selama 3 bulan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI. Dari 860 orang tersebut, 596 diantaranya dari Akademi TNI dan 264 dari Akademi Kepolisian. Dalam rangkaian kegiatan wisuda Prabhatar kali ini juga ditampilkan beberapa ketrampilan taruna, diantaranya Kolone Senapan, Bela Diri Militer (BDM), bongkar-pasang senjata serta halang rintang.

Usai menjalani sidang Dewan Penasihat Pendidikan (Wanhandik) yang dipimpin Komandan Jenderal Akademi TNI, ke-860 orang Prabhatar Akademi TNI dan Akpol dinyatakan lulus. Predikat lulus terbaik masing-masing Akademi, untuk Akmil adalah Pratar Jonathan Kevin Maulitua Simanjuntak, AAL adalah Pratar Evan Gerard Imanuel Boantua, AAU adalah Pratar Jakaromadan, Akpol Bharatar Suryo Bimantoro.

Sedang Taruni yang mendapatkan predikat lulus terbaik, untuk AAL adalah Pratar Riri Darma Putri, AAU adalah Pratar Ardila Febriyanti Risky dan Akpol adalah Bharatar Maria Alin Agustin Puspasari.

Panglima TNI menegaskan selama 3 bulan para Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian mengikuti pendidikan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI Magelang. Latihan ini tidak hanya membentuk Calon Prajurit Taruna Akademi TNI yang menjiwai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Calon Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian yang menjiwai Tri Brata dan Catur Prasetya, latihan Chandradimuka secara terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk membentuk sinergitas TNI-Polri dalam melaksanakan tugas. (KRJ/AA)

Career Days LP3 UM: Sarjana Harus Paham Teknologi Baru

MALANG ( Merdeka News ) : Seiring dengan kemajuan zaman maka para mahasiswa yang sebentar lagi jadi sarjana, harus siap berkarir di era revolusi industri 4.0. Karena itu harus selalu membuka wawasan, dengan terus berusaha menguasai hadirnya teknologi baru.

“Yang menarik adalah semua memiliki peluang untuk mengembangkan usaha, yang berada di luar bidang studi yang ditekuni di bangku kuliah. Silahkan saja kembangkan usaha, ditopang dengan kecanggihan teknologi. Yang pasti semua itu mengharuskan kita mengubah pola pikir atau mindset,” tutur Sekretaris LP3 (Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran) Universitas Negeri Malang Dr. H. Hardika M.Pd dalam sambutannya saat pembukaan acara Career Days, yang diselenggarakan oleh P2BK3A LP3 UM, Rabu (30 Oktober 2019).

Menurut Dr Hardika, para mahasiswa atau calon sarjana selain paham dengan perkembangan teknologi, juga harus mampu berbahasa Inggris. Juga harus mengetahui hal-hal yang terkait dengan masalah psikologi serta perkembangan dunia global.

Sementara itu Kepala Pusat P2BK3A LP3 UM, Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd dalam laporannya mengatakan, para mahasiswa diharapkan kelak menjadi lulusan yang unggul dan mampu bersaing dengan lulusan kampus lain. Salah satu tolok ukur keberhasilannya yakni semakin pendeknya masa tunggu lulusan. Masa tunggu yakni jarak antara momentum lulus dengan kesempatan memperoleh pekerjaan.

Acara Career Days di Universitas Negeri Malang (UM) digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis 30-31 Oktober 2019. Diikuti 120 orang mahasiswa tingkat akhir, dari 8 fakultas yang ada di kampus UM.

“Yang unik dari sekitar 120 orang mahasiswa yang ikut Career Days kali ini, sebagian di antaranya sudah mulai ada yang merintis usaha baik di bidang kuliner, garmen atau bidang yang lain,” tambah Dra Ella Faridati Zen, M. Pd.

Materi yang dipelajari mahasiswa dalam Career Days yakni pekerjaan alternatif yang sedang berkembang di masyarakat. Yaitu meliputi: bidang jurnalistik  dan event organizer, bidang usaha bimbingan belajar, bidang usaha fashion , bidang usaha souvenir serta idang usaha kuliner.

Adapun narasumber yang dihadirkan yakni Syamsu Dhuha, A.Md dari UMerch, Aulia Waisal Qurni dari Marsalia Embroidery Malang, Inggit Rizka Prastiwi, S.Pd dari Inggit Seafood, Didik Hariyanto, S.S. dari Radar Malang serta Riki Anggrian, S.Pd dari Bimbel Air-Langga. Selain menerima materi menarik, para peserta di hari kedua juga melakukan kunjungan ke Bimbingan Belajar Air-Langga Malang, Jawa Pos Radar Malang serta kunjungan ke Marsalia Embroidery Malang. ( Zen )

MTsN Bantu Air Bersih Warga

YOGYAKARTA ( Merdeka News ): MTsN 6 Sleman membantu air bersih sebanyak 35 tangki air dan pembuatan sumur bor untuk warga Dusun Macanmati, Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten, Gunungkidul, Rabu (30/10).

Sumbangan air diserahkan Sutardjo MPdI (Waka Humas MTsN 6 Sleman) didampingi 4 siswa dari OSIS. Pada saat pelepasan dari sekolah, Drs H Abdul Hadi SPd MPdI, Kepala MTsN 6 berharap agar bantuan sejumlah 35 tangki air bersih dapat mengurangi beban yang diderita warga yang kekurangan air.

“Siswa-siswa yang tergabung dalam OSIS yang ikut serta bakti sosial dapat menganbil pelajaran berharga dan berempati pada sesama,” harapnya.

Sedangkan Margianto selaku Dukuh Girimulyo mengatakan, kekurangan air bersih menjadi problem tahunan. Saat ini warga dibantu berbagai pihak sedang mengusahakan pembuatan sumur dengan mengebor kedalaman sekitar 60 meter.

“Untuk itu kami meminta izin pada MTsN 6 Sleman untuk mengalihkan sebagian uang sumbangan untuk dialokasikan pada pembuatan sumur warga,” kata. Margianto dalam sambutan.

Waka Humas Sutardjo selaku pimpinan rombongan memberikan izin atas keinginan warga karena dibuatnya sumur sama dengan memberi solusi saat kesulitan air bersih dusun tersebut. ( KRJ )

Pendaftaran CPNS Kembali Dibuka

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pihak Pemerintah membuka 152.250 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Jumlah formasi itu ditetapkan untuk instansi pusat sebanyak 37.425 formasi dan daerah sebanyak 114.825 formasi.

Instansi pemerintah yang melaksanakan rekrutmen CPNS tahun 2019 terdiri dari 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah (pemda). Namun karena Pemkab Bangli secara resmi mengundurkan diri sehingga menjadi 461 pemda.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menegaskan rekrutmen CPNS menggunakan sistem yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik KKN. “Membangun profesionalisme birokrasi, termasuk penerimaan CPNS yang pelaksanaannya dilakukan secara profesional,” jelas Menteri Tjahjo saat konferensi pers, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (30/10).

Menteri Tjahjo mengungkapkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, mulai tahun 2019 fokus pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Maka, prioritas rekrutmen CPNS kali ini untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis atau profesional lainnya.

Rekrutmen tahun ini mengutamakan prinsip ‘zero growth’ yakni menggantikan jumlah PNS yang pensiun, dikecualikan bagi tenaga pendidikan dan kesehatan.

Para calon pelamar diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan CPNS. “Perlu kami informasikan bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan,” tegas Menteri Tjahjo Kumolo. (KRJ/DN)

Mahfud MD Lepas Jabatan Penasehat Sultan Yogyakarta

YOGYAKARTA ( Merdeka News ) : Menkopolhukam Mahfud MD menyatakan diri non aktif sebagai Ketua Paramparapraja atau penasihat Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Senin (28/10/2019). Peran baru sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Kabinet Indonesia Maju membuat Mahfud harus mengambil sikap tak lagi aktif berkantor memberikan masukan pada orang nomor satu di Daerah Iistimewa Yogyakarta.

Menurut Mahfud MD, dia sengaja datang ke Kompleks Kepatihan untuk bertemu Sultan dan menyampaikan perihal tugas baru yang diamanatkan Presiden Jokowi. Dalam kesempatan tersebut, Mahfud sekaligus menyampaikan pernyataan bahwa ia mulai non aktif sebagai Ketua Paramparapraja.

“Hari ini saya bertemu Ngarsa Dalem Gubernur DIY, Sri Sultan HB X sebagai ketua Paramparapraja yakni institusi khas UU Ketistimewaan Yogyakarta, sebagai dewan pertimbangan saya sebagai ketua sejak 2016. Sekarang empat hari lalu sudah diangkat sebagai Menkopolhukam maka saya resmi menghadap Gubernur untuk menyampaikan langsung dan sekaligus permohonan non aktif sampai habis masa jabatan saya,” tutur Mahfud MD.

Selama tiga tahun memimpin lembaga pertimbangan Sultan tersebut, Mahfud mengaku banyak belajar tentang kerjasama membantu gubernur di sebuah daerah yang dinilai sebagai pusat peradaban budaya Pulau Jawa ini. Terlebih, ia bukan masyarakat asli Yogyakarta yang kemudian mendapat mandat menjadi penasihat orang nomor satu di DIY.

“Tiga tahun saya memimpin lembaga ini dan saya punya kesan daerah ini benar-benar istimewa banyak. Saya ini orang Madura tapi jadi ketua dewan pertimbangan suatu provinsi atau kerajaan yang jadi pusat kebudayaan Jawa. Dewan pertimbangan ini bukan hanya orang Jogja saja, ada Madura, Palembang, Pak Amin Abdullah dari Kudus dan lain-lain. Banyak belajar bekerjasama membantu Sri Sultan sebagai gubernur. Saya sering share di media sosial, Sultan kita ini sangat demokratis dan bersahaja. Selalu dekat dengan rakyat, tak ada jarak psikologis antara pemimpin lebih tinggi dan pejabat struktural di bawahnya,” ungkapnya menambahkan.

Keputusan non aktif Mahfud sampai jabatannya selesai sekitar 1,5 tahun mendatang bukan tanpa sebab. Ia ingin fokus bekerja sebagai Menkopolhukam sekaligus memenuhi aturan perundangan yang berlaku agar fungsi ketugasannya tak terganggu.

“Pokoknya saya tidak bisa ke sini seperti biasanya. Dulu setiap Jumat ada rapat, sekarang sudah tak bisa lagi, kami tinggal 1,5 tahun lagi jadi tak perlu terlalu dramatis. Sebagai mentri sesuai kontrak dengan presiden, saya tak boleh menjabat di lingkungan pemerintahan yang mengganggu waktu dan fungsi. Tak terlalu penting sebutannya karena memang tak ada amanat yang menyebutkan resmi secara yuridis untuk jabatan ini,” sambung Mahfud.

Sementara Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengaku selama ini Mahfud MD dinilai bisa melaksanakan tugas dengan baik. Sultan mengaku banyak mendapat nasihat dari Paramparapraja yang dipimpin Mahfud MD.

“Tadi sudah disampaikan Pak Mahfud, masa ada tambahan. (Terkait evaluasi), saya tak pernah mengevaluasi, saya dinasehati sama beliau-beliau lewat tulisan. Nanti kita diskusikan bersama tulisan-tulisan itu,” tambah Sultan Yogyakarta ini. ( KRJ )

Polres Sleman Tindak Ribuan Pelanggar Lalu Lintas

YOGYAKARTA ( Merdeka News ) : Satlantas Polres Sleman melaksanakan Operasi Zebra Progo 2019 yang berpusat di Lapangan Denggung, Sleman. Sampai hari keenam tercatat sudah melakukan penegakan hukum sebanyak 4.500 tilang.

Kasatlantas Polres Sleman Akp Mega Tetuko mengatakan, Operasi Zebra Progo 2019 bertujuan untuk menertibkan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas meliputi kelengkapan surat-surat, dan tidak memakai helm.

“Bersdasar data sementara, jumlah pelanggar terbanyak adalah tidak mempunyai SIM sebanyak 1.100 pelanggar sampai hari ini tanggal 28 Oktober,” kata Mega kepada wartawan usai Operasi Zebra Progo 2019 di Lapangan Denggung, Sleman, Senin (28/10/19).

Agar Operasi berjalan lancar, perangkat-perangkat baik itu dari kepolisian, kejaksaan dan pengadilan, hinga pembayaran melalui bank sudah disiapkan.

“Ketika masyarakat melakukan pelanggaran, diperiksa petugas, bisa melaksanakan langsung sidang di tempat dan kemudian membayar denda di tempat. kita sudah berkoordinasi dengan kejaksaan dan pengadilan,” ucapnya.

Sementara itu, pihaknya juga menghadirkan layanan SIM keliling dan Samsat Keliling di lokasi, ketika masa berlaku SIM habis atau pembayaran pajak tahunan kendaraan. ( KRJ/SS )