Category Archive : Berita Daerah

Menko Airlangga : UMKM Ajak Masyarakat Bangun Ekonomi Indonesia

SURAKARTA ( Merdeka News ) : Dalam rangka memantau Program Dukungan UMKM yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi salah satu kelompok pemberdayaan masyarakat yakni UMKM usAHA di Kota Surakarta. Kegiatan UMKM ini juga memiliki fokus pada pelatihan dan bantuan kepada para pelaku UMKM.

Pada kesempatan tersebut, 8 UMKM dengan jenis usaha ultramikro dan mikro menampilkan produknya yang bergerak antara lain di bidang kebutuhan sehari-hari (kelontong), warteg, bahan pangan, makanan olahan, agen air mineral/gas/minyak tanah, dan kebutuhan sekolah.

“UMKM usAHA mengajak masyarakat untuk membangun ekonomi Indonesia dimulai dari lingkungan terkecil mereka, yaitu dengan berbelanja di UMKM atau warung tetangga mereka sendiri. Untuk itu, UMKM usAHA berfokus untuk melatih UMKM-UMKM rumahan yang dekat dengan masyarakat dan terdampak langsung pandemi Covid-19, melalui program WirausAHA Maju,” tutur Menko Airlangga, di salah satu lokasi binaan UMKM usAHA di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.

Melalui Program WirausAHA Maju, UMKM usAHA telah berhasil memberikan pelatihan kepada 11.325 pelaku UMKM dari 28 Kabupaten/Kota se-Pulau Jawa. Untuk Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri sudah 2.080 pelaku UMKM berhasil diberikan pelatihan. Hal tersebut juga mendapat perhatian dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dalam kesempatan itu juga mengharapkan UMKM agar dapat terus mengembangkan setiap potensi yang ada sehingga mampu beroperasi dalam skala yang lebih besar.

Pada gelombang pertama ini, pelaku usaha mikro diberi pelatihan pengelolaan usaha secara lebih baik. Materi pelatihan yang diberikan antara lain mengenai dasar-dasar sikap dan pola pikir kewirausahaan secara umum mencakup konsumen atau pelanggan, sales atau profit, dan tema yang lain, kemudian kiat-kiat membuka usaha dan memasarkan produk.

Ada pula program usAHA Borong Usaha, yaitu program bantuan untuk usaha mikro yang membutuhkan, berupa pembelian produk. Produk yang dibeli bisa digunakan untuk kegiatan sosial, misalnya dibagikan pada masyarakat secara gratis, atau dikirimkan ke warga yang lakukan isolasi mandiri.

“Disampaikan UMKM usAHA juga telah memiliki aplikasi bernama WirausAHA sebagai salah satu cara memantau proses bisnis pelaku UMKM yang telah dilatih. Pelatihan adalah hal terpenting untuk menambah kemampuan dan nanti akan juga diberi bantuan pendampingan. Di sini perbankan siap mendorong, apalagi rata-rata pengusaha UMKM (di Jayengan) ini sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun,” kata Menko Airlangga.

Menko Airlangga selanjutnya berdialog santai bersama para pelaku UMKM, menanyakan perkembangan usaha mereka masing-masing. Ia pun mengapresiasi lingkungan usaha di Gang Jayengan itu yang cukup baik menyelenggarakan Prokes dengan menyediakan tempat cuci tangan. Kunjungan diakhiri dengan memberikan bantuan peralatan usaha secara simbolis.

Turut mendampingi Menko Perekonomian dalam kegiatan tersebut yakni Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian, serta GM Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI. (Tnp)

Obyek Wisata di Banjarnegara Mulai Dibuka

BANJARNEGARA ( Merdeka News ) : Kabar terbaru dari dunia pariwisata. Pihak Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah kini membuka objek wisata untuk masyarakat umum. Namun dengan kapasitas pengunjung maksimal 25 persen dan ddaliterapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tempat wisata wisata dibuka dengan dibatasi hanya 25 persen dari total kapasitas pengunjung,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto, Kamis.

Menurut Agung hal tersebut sesuai Instruksi Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3 dan 2 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali.

“Aturan ini bertujuan agar tidak menimbulkan kerumunan di area objek wisata dan seluruh pihak baik itu pengunjung maupun pihak pengelola dapat leluasa menjaga jarak sesuai dengan aturan protokol kesehatan,” tutur Agung.

Di samping masalah kapasitas pengunjung, petugas juga memastikan protokol kesehatan lainnya dijalankan secara sangat ketat demi keamanan bersama.

“Harus dilakukan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak sangat diperhatikan agar dapat terlaksana dengan baik,” tambah Agung.

Lebih dari itu, mengenai persyaratan yang mewajibkan pengunjung yang datang untuk menunjukkan sertifikat vaksin.

“Pihak Pemerintah sudah menerapkan kebijakan terkait dengan pemberian vaksin sehingga selain persyaratan protokol kesehatan seperti masker dan jaga jarak juga ditambah persyaratan lain yakni pengunjung yang datang sudah ikut vaksinasi,” lanjut Agung. (Ant)

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Naik Kereta Api

SURABAYA ( Merdeka News ) : PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya belum memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun untuk naik moda transportasi kereta api, karena belum adanya aturannya, meskipun ada kebijakan pelonggaran PPKM.

Seperti diberitakan Antara, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif di Surabaya, Rabu, mengatakan acuan aturan naik moda transportasi KA dengan masuk pusat perbelanjaan berbeda.

Meskipun saat ini sejumlah pusat perbelanjaan atau mal telah membolehkan anak usia di bawah 12 tahun masuk, namun untuk naik moda transportasi KA belum dibolehkan.

“Secara umum usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan kereta. Kami konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai kebijakan pemerintah dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk naik kereta. Dengan demikian, diharapkan seluruh layanan KA dapat tetap diandalkan oleh masyarakat pada masa pandemi COVID-19,” kata Luqman.

Ia mengatakan syarat perjalanan yang menjadi acuan adalah SE Kemenhub No 69 tahun 2021, yaitu wajib vaksinasi dosis pertama, pelaku perjalanan wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi sebagai syarat perjalanan yang terdapat data vaksin dosis pertama, pelaku perjalanan wajib menunjukkan sertifikat vaksin jika tidak menggunakan aplikasi peduli lindungi.

“Kemudian anak usia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” kata Luqman.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Senin (20/9), mengatakan pemerintah melakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal bagi anak berusia di bawah 12 tahun.

Mal itu berada di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta dan Surabaya, seiring dengan kondisi situasi COVID-19 yang semakin baik.

“Seiring dengan kondisi situasi COVID-19 yang semakin baik, serta implementasi protokol kesehatan dan penggunaan PeduliLindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian dan juga pengetatan aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode minggu ini, antara lain akan dilakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan/mal bagi anak-anak di bawah usia kurang dari 12 tahun,” katanya.

Pembukaan mal untuk anak usia di bawah 12 tahun harus dengan pengawasan dan pendampingan orang tua.

Selain itu, orang dengan kategori kuning di PeduliLindungi kini diperbolehkan masuk bioskop. Fasilitas bioskop sejak minggu lalu sudah dibuka di wilayah level 3 dan 2 dengan kapasitas maksimal 50 persen.

“Kategori kuning dan hijau dapat memasuki area bioskop. Yang tadinya hanya hijau saja, sekarang bisa masuk dengan (status) kuning,” katanya.

Warna kuning atau oranye di PeduliLindungi artinya pengunjung telah mendapatkan vaksin dosis pertama. Sementara warna hijau berarti pengunjung dalam kondisi aman karena telah mendapatkan vaksin dosis lengkap. (Ant)

Mayoritas Desa di Kudus Kategori Zona Hijau

KUDUS ( Merdeka News ) : Pemerintah Kabupaten Kudus di Provinsi Jawa Tengah mencatat 114 desa atau 86,36 persen dari 132 desa dan kelurahan yang ada di wilayahnya sudah berada di zona hijau atau zona tanpa kasus COVID-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo di Kudus, Selasa, desa yang berada di zona kuning atau zona risiko penularan rendah tercatat 16, desa yang berada di zona oranye atau zona risiko penularan sedang hanya dua, Desa Margorejo dan Besito, dan desa yang berada di zona merah atau zona risiko penularan tinggi nihil.

“Saat ini Kudus sudah lebih baik karena sebelumnya selalu bertahan di zona oranye kini sudah naik menjadi zona kuning dengan tingkat risiko penularan rendah,” katanya.

“Kami ingin menaikkan level Kota Kudus menjadi zona hijau dengan menggenjot vaksinasi COVID-19,” ia menambahkan.

Badai Ismoyo menekankan bahwa meskipun vaksinasi sudah dilaksanakan dan temuan kasus penularan virus corona sudah menurun, protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 tetap harus dijalankan supaya penularan virus tetap terkendali.

Oleh karena itu, dia mengatakan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus rutin melakukan penyuluhan dan penegakan protokol kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan warga terhadap protokol pencegahan COVID-19.

“Sosialisasi tersebut kami lakukan dengan memanfaatkan kegiatan vaksinasi COVID-19,” katanya.

Di samping itu, ia mengatakan, pemerintah melakukan pemeriksaan dan pelacakan kasus untuk mencegah penularan COVID-19 meluas.

Menurut dia, saat ini masih ada satu pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit dan 13 orang penderita infeksi virus corona yang menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Kudus. (Ant)

Satgas TNI Bimbing Belajar Anak di Perbatasan RI-PNG

PAPUA ( Merdeka News ) : Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-Papua Nugini (PNG) Yonif Mekanis 512/QY memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di perbatasan Kampung Workwana dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah paling timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komandan Satuan Tugas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan diterima, Selasa, mengatakan kegiatan bimbingan belajar yang diberikan anggota TNI di Pos Workwana Arso merupakan upaya meningkatkan mutu kualitas SDM di wilayah perbatasan RI-PNG.

“Kami mengupayakan agar pos-pos TNI di jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY memberikan bimbingan belajar tambahan kepada anak-anak, tujuannya agar anak-anak semakin menguasai ilmu pelajaran yang didapatkan ketika menimba ilmu di sekolah,” ujar Dansatgas.

Diakui Dansatgad, kegiatan bimbingan belajar ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Anak-anak dibagikan masker sebelum kegiatan bimbingan belajar dimulai. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang sedang mewabah saat ini,” kata Dansatgas.

Bimbingan belajar yang selama ini diadakan di Pos Workwana mendapat dukungan dari masyarakat. Naomi Patagor (41) selaku Kepala Kampung Workwana mendukung dan berterima kasih atas kegiatan bimbingan belajar anak yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY kepada anak di perbatasan RI-PNG.

“Kepedulian anggota Pos Workwana terhadap pendidikan anak-anak patut mendapatkan apresiasi,” ujar Naomi. (Ant)

Menko Airlangga : Program KUR Bangkitkan UMKM

PEKALONGAN ( Merdeka News ) : Sebagai respon atas dampak pandemi Covid-19, Pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berusaha untuk membangkitkan aktivitas usaha UMKM dengan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau yakni pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% hingga 31 Desember 2021, kebijakan penundaan angsuran pokok KUR, dan relaksasi ketentuan KUR berupa perpanjangan jangka waktu serta penambahan limit plafon KUR yang diberikan kepada penerima KUR terdampak pandemi Covid-19.

Pemerintah terus memaksimalkan peran KUR untuk membantu UMKM bertahan di masa pandemi sekaligus meningkatkan produktivitas UMKM agar bisa naik kelas dan “go digital”. Hingga 13 September 2021, KUR telah disalurkan sebesar 179,54 triliun rupiah kepada 4,77 juta debitur. Ini berarti penyaluran KUR telah mencapai 63% dari target tahun 2021 dengan Non Performing Loan tetap terjaga di 0,99%.

“Arahan Bapak Presiden, anggaran KUR ini ditingkatkan dan saat ini sudah ditingkatkan dari 253 triliun rupiah menjadi 285 triliun rupiah dengan bunga 3%,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengikuti agenda penyaluran KUR dalam rangkaian kunjungan kerja di Kota Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga secara simbolis menyerahkan KUR kepada 17 debitur KUR BRI, BNI, Bank Mandiri, BPD Jateng, BSI, dan Kospin Jasa dengan nilai Rp3,17 Miliar. Debitur yang hadir diwakili oleh pelaku usaha batik, pertanian, perkebunan, peternakan, konveksi, kerajinan, pedagang sayur dan ayam. Menko Airlangga juga sempat berdiskusi secara langsung kepada 9 penerima manfaat KUR yang menampilkan produk usahanya dalam booth UMKM.

“Saya mengapresiasi peran perbankan yang telah menyalurkan KUR dengan sangat baik. Penyalurannya tinggi sekaligus penyaluran bantuan pendampingannya juga tinggi. Semoga ini bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi dan masyarakat bisa sejahtera,” tutur Menko Airlangga.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir dalam kesempatan tersebut melaporkan perkembangan KUR di Provinsi Jawa Tengah sejak Januari 2021 sampai dengan 13 September 2021 yang telah mencapai 32,08 triliun rupiah dan diberikan kepada 930.478 debitur. Proses penyaluran KUR di Provinsi Jawa Tengah selama tahun 2021 sebesar 49,69% ada di sektor perdagangan, disusul sektor pertanian, perburuan dan kehutanan sebesar 24,39% dan jasa-jasa sebesar 12,92%.

Khusus untuk Kota Pekalongan, penyaluran KUR sejak Januari 2021 hingga 13 September 2021 telah mencapai 192,95 miliar rupiah yang diberikan kepada 5.598 debitur. Secara persentase tersebar ke beberapa sektor yaitu sektor perdagangan sebesar 56%, sektor industri pengolahan 23,72% dan jasa-jasa sebesar 17,27%.

Menko Airlangga juga menyaksikan penyaluran bantuan pemberdayaan pesantren berupa bantuan untuk pembangunan dan renovasi program kemitraan EUREKA MART yang dikelola pesantren. Bantuan pemberdayaan tersebut disalurkan bagi 10 pesantren dengan masing-masing menerima 200 juta rupiah. Melalui bantuan ini, pesantren diharapkan bisa melahirkan para santri yang mandiri dan berjiwa usaha.

Bantuan berupa Kartu Santri dari PT Telkom juga diserahkan kepada perwakilan Pondok Pesantren dalam kesempatan itu. Selain untuk mendukung administrasi, monitoring, dan transaksi santri, adanya Kartu Santri ini juga berdampak kepada UMKM dengan adanya ekosistem ekonomi digital terintegrasi yang telah didesain di dalamnya.

Pemerintah terus berkomitmen untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional sekaligus mengembangkan ekonomi syariah dan UMKM di Indonesia karena Indonesia memiliki potensi yang besar dalam ekonomi syariah. Indonesia menduduki posisi ke-6 terbesar industri halal pada tahun 2020 dan menduduki urutan ke-7 total asset keuangan syariah terbesar di dunia dengan nilai 99 miliar dolar AS pada tahun 2019.

Penyalur dan Penjamin KUR juga memberikan bantuan pendampingan berupa Paket Instalasi Biogas Peternakan Rakyat, Paket Instalasi Oven Spesial Tea Perkebunan Teh Rakyat, dan Kartu Santri Program Pesantren Go Digital Telkom. Penyalur dan Penjamin KUR pada kesempatan itu juga memberikan bantuan paket sembako kepada tenaga kesehatan RS Zaky Djunaid.

“Pertumbuhan ekonomi dan Covid-19 seperti 2 siklus. Kalau kasus Covid-19 menurun maka ekonominya naik, begitu juga sebaliknya. Saat ini kasus Covid-19 sudah turun yaitu di bawah 100.000. Kita berharap di akhir tahun pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 3,7% sampai 4,5%,” pungkas Menko Airlangga yang pada kesempatan itu juga memberikan bantuan berupa 1 ton telur kepada santri yang diterima langsung oleh perwakilan santri.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Anggota DPR RI, Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan M. Azmi Basyir, Bupati Batang Wihaji, Jajaran Forkopimda Kota Pekalongan, serta perwakilan penyalur KUR dari Bank BRI, BNI, Bank Mandiri, BPD Jateng, BSI, Kospin Jasa beserta penjamin KUR yaitu PT Jamkrindo, PT Askrindo, dan PT Jamkrida Jawa Tengah. (Tnp)

Airlangga Silaturahim Ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan

PEKALONGAN ( Merdeka News ) : Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi. Airlangga datang bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Jawa Tengah, Kamis (16/09/2021) malam.

“Saya datang ke sini untuk menjaga silaturahmi. Beliau sebagai orangtua kita,” kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dan Menko Perekonomian memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk santri di RS H Dzaky Djunaid, Pekalongan.

Menko Airlangga memastikan pelaksanaan vaksinasi terselenggara dengan baik dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Tren vaksinasi di Pekalongan terus mengalami peningkatan. Hingga bulan Agustus, capaian vaksinasi di Kota Pekalongan dosis 1 mencapai 96.307 dosis, dosis 2 sebesar 56.331 dosis, dan dosis 3 (booster untuk tenaga kesehatan) sebesar 1.480 dengan jumlah vaksinator sebanyak 216 orang,” imbuhnya.

Airlangga menambahkan, program vaksinasi di berbagai daerah di Indonesia terus diakselerasi.

“Hingga 14 September 2021, total vaksinasi di Indonesia telah mencapai 118,36 juta dosis dan sebanyak 42,76 juta penduduk telah menerima vaksin Covid-19 secara lengkap,” tambahnya

Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Jateng Wihaji mengatakan, kunjungan ketua umum datang ke kediaman Habib Luthfi dalam rangka silahturahmi, sebagai murid yang sowan pada gurunya.

“Pak Airlangga datang dalam rangka bersilaturahmi pada Habib Luthfi sebagai guru bangsa, karena kebetulan siangnya juga ada kunjungan kerja di Pekalongan,” katanya. (Nnm)

Nilai Ekspor Batik Capai 21,54 Juta Dollar Amerika

PEKALONGAN ( Merdeka News ) : Pada tahun 2009 UNESCO menetapkan Batik Indonesia sebagai Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanitysebagai pengakuan internasional bahwa batik Indonesia merupakan bagian kekayaan peradaban manusia. Tidak hanya memiliki nilai historikal, batik juga memiliki nilai ekspor tinggi yang tumbuh pada semester I tahun 2020 di masa pandemi.

Nilai ekspor batik pada Januari hingga Juli 2020 mencapai US$21,54 juta, sedangkan dalam periode Januari hingga Juni 2019 angka tersebut berada di posisi US$17,99 juta. Pertumbuhan nilai ekspor batik ini disebabkan oleh semakin banyak diversifikasi dari produk batik. Berdasarkan potensi itulah industri kerajinan dan batik didukung sebagai salah satu sektor yang dapat menjadi penopang agenda Pemulihan Ekonomi Nasional.

Negara yang menjadi pasar utama batik Indonesia antara lain Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Melihat potensi yang sangat besar, Pemerintah berkomitmen untuk terus berupaya membuka pasar-pasar baru pada skala global. Upaya ini diyakini dapat membantu kembali meningkatkan kinerja industri batik nasional di tengah dampak pandemi sekaligus semakin memperkenalkan beragam batik khas Indonesia.

“Batik yang diproduksi adalah batik tulis dan batik cap. Pemerintah berkomitmen bahwa batik ini selalu menjadi pakaian resmi seragam Pemerintah,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam kunjungannya ke pelaku usaha batik di Kota Pekalongan, Menko Airlangga mendengarkan aspirasi pemilik dan pengrajin batik serta mempraktekkan langsung cara membatik menggunakan alat tradisional canting. Berdasarkan keterangan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja setempat, UKM sektor usaha batik di Kota Pekalongan berjumlah 871 unit usaha dan selama pandemi Covid-19 tetap mampu bertahan dan cenderung mengalami peningkatan jumlah pelaku usaha.

Perada Batik Pekalongan merupakan salah satu contoh pelaku industri batik yang masih tetap bertahan di masa pandemi. Meskipun terdapat pengurangan jumlah pengrajin, usaha yang berdiri sejak tahun 2011 ini tetap berinovasi dan berproduksi untuk terus menggerakkan ekonomi daerah.

“Kita mengapresiasi seluruh stakeholders yang terlibat menggerakkan industri batik. Saya ucapkan selamat karena tetap mampu bertahan di masa pandemi, bahkan ekspornya naik,” tutur Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Anggota DPR RI, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir, Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, dan Ketua DPRD Kota Pekalongan M. Azmi Basyir. (Nnm)

Satgas Pamtas TNI Yonmek 403/WP Membagi Masker Untuk Warga Perbatasan

PAPUA ( Merdeka News ) : Guna mencegah penyebaran penularan Virus Covid-19, Pos Towe Hitam Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP melaksanakan Sosialisasi tentang bahaya covid-19 dan pembagian masker medis kepada warga di Kampung Towe Hitam, Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP Letkol Inf Ade Pribadi Siregar SE M Si, Rabu (15/9/2021).

Diungkapkan Dansatgas bahwa sasaran dari pembagian masker medis ini adalah masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum, sekaligus memberikan edukasi kepada warga berkaitan dengan pencegahan penularan virus covid-19 diantaranya masyarakat dilarang berkerumun atau bergerombol (physical distancing) dalam satu tempat dan apabila terpaksa harus berkerumun dianjurkan untuk menjaga jarak dan menggunakan masker serta rajin mencuci tangan dengan sabun yang merupakan bagian dari pola hidup bersih dan sehat.

“Sosialisasi dan pembagian masker ini menindak lanjuti instruksi dari pemerintah pusat dan daerah bahwa salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 selain menjaga jarak dan mencuci tangan juga dengan menggunakan masker jika akan berpergian keluar rumah atau ketempat-tempat umum,” ungkap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Towe Hitam Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP Letda Inf Redo mengatakan melalui kegiatan ini berupaya untuk mengajak dan mengimbau masyarakat agar mematuhi instruksi pemerintah dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus covid-19 dan memakai masker bila akan keluar rumah serta tetap tinggal di rumah bila tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

“Selain itu, kegiatan ini dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP Pos Towe Hitam sebagai wujud nyata mendukung tugas pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam memutus mata rantai wabah virus covid-19,” kata Redo.(Nng)

Gapura di Wilayah Perbatasan RI-PNG Semakin ‘Moncer’

PAPUA ( Merdeka News ) : Sebagai wujud dari Karya Bhakti TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista di daerah penugasan salah satunya melaksanakan fungsi binter yaitu dengan membuat kegiatan fisik berupa mendirikan Gapura bertuliskan Selamat Datang yang diperkaya dengan beraneka ragam warna dan tentunya didominasi warna merah putih dan warna khas daerah Papua sehingga dapat mempercantik dan memperindah gapura yang dibangun di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, SE, MSi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua Selasa, (14/09/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa hasil musyawarah bersama antara Pos Kout dengan Pihak PTPN II Arso, tokoh adat dan tokoh masyarakat desa setempat sepakat untuk membangun gapura bertuliskan selamat datang di kampung workwana dan memperindahnya dengan beraneka corak warna yang mencerminkan masyarakat khas daerah Papua di wilayah perbatasan RI-PNG sebagai wujud cinta tanah air Indonesia.

“Selama dalam proses pembuatannya sampai dengan kegiatan finishing melalui polesan cat yang bernuansa merah putih dan budaya masyarakat Papua menambah semangat personel Pos Kout dan Masyarakat setempat dalam gotong royong memperindah gapura selamat datang yang telah berdiri kokoh di kampung workwana wilayah perbatasan RI-PNG,” ungkap Dansatgas.

“Selain itu, walau teriknya matahari, tidak melunturkan semangat prajurit satgas untuk membuat gapura agar memiliki tampilan yang menarik dengan ciri khas gambar dan warna warni adat budaya masyarakat papua yang dibentuk sedemikian rupa, walau dengan bahan sederhana tapi dengan perpaduan warna yang pas sehingga gapura lebih enak dipandang mata,” tambah Dansatgas.

Ditempat terpisah, Danpos Kout Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letda Inf Sumarno mengatakan antusias dan semangat bersama untuk mendirikan gapura dan mempolesnya dengan cat warna agar gapura terlihat lebih hidup, ini menunjukkan besarnya bentuk kecintaan dan semangat cinta tanah air warga terhadap bangsa dan Negara Indonesia tercinta.

“Kami juga menambahkan corak gambar berbentuk genderang khas masyarakat daerah papua yang memiliki kesan tersendiri bahwa masyarakat setempat juga kaya dengan seni dan budayanya yang masih terjaga serta lestari sampai dengan saat ini,” ucap Sumarno.

Sementara itu, salah satu masyarakat kampung workwana Bapak Bernadus Fatagor (43) mengungkapkan bahwa kerjasama dalam menumbuhkan jiwa semangat cinta tanah air dan bela negara masyarakat di wilayah perbatasan sangatlah utama dengan wujud kebersamaan mendirikan dan memperindah gapura selamat datang yang bercorak warna warni masyarakat Papua ini, oleh karena itu masyarakat mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya.

“Puji syukur berkat bapak-bapak Tentara Pos Kout Yonif 403, di kampung kami telah berdiri gapura bertuliskan selamat datang berwarna merah putih dan bercorak adat budaya masyarakat kami yang mencerminkan semangat sinergitas warga kami dan TNI di wilayah perbatasan, sehingga gapura terlihat jadi lebih meriah,” ucap Bernadus. (Nnm)