Category Archive : Berita Nasional

Presiden Jokowi: PPKM Darurat Diperpanjang

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga 25 Juli 2021. Sebelumnya PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli yang berakhir pada hari ini, 20 Juli 2021.

Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan selalu memantau dan memahami dinamikan di lapangan serta mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak PPKM darurat.

“Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap,” ujar Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dikutip dalam Channel YouTube sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021).

Sebelumnya pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat di 122 wilayah Jawa dan Bali. Dalam aturannya, kegiatan yang berpotensi terjadi penularan virus covid-19 dibatasi. Mulai dari penutupan pusat perbelanjaan, bekerja dari rumah bagi perkantoran di sektor esensial, hingga penutupan sementara tempat ibadah.

PPKM ini diterapkan untuk menahan laju wabah yang sudah semakin mengganas. Kendati sudah berjalan 2 pekan lebih, PPKM darurat juga tidak ampuh menahan laju pandemi. Bahkan jumlah kasus harian covid-19 terus melonjak hingga sempat mencapai angka 54 ribu kasus.(Rtm)

Gus Yaqut: Idul Adha Sarat Dengan Nilai Kemanusiaan

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menag Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1442H kepada seluruh umat Islam di Tanah Air. Menurut Menag, Idul Adha mengingatkannya pada pesan penting Rasulullah Saw saat menyampaikan khutbah wukuf pada Haji Wada’, 14 Abad silam. Pesan itu sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Wahai manusia sesungguhnya darahmu, hartamu, dan harga dirimu terjaga dan termuliakan. Tidak boleh ditumpahkan darahnya, tidak boleh diambil hartanya, tidak boleh dirusak harga dirinya. Sebagaimana mulianya hari Arafah, sebagaimana mulianya bulan Zulhijjah, sebagaimana mulianya al Haramain,” ujar Menag mengenang pesan yang disampaikan Rasulullah, Senin (19/7/2021).

Pesan Arafah ini sangat jelas, kata Menag, menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung nilai kemanusiaan. Atas alasan kemanusiaan juga, pemerintah tahun ini kembali memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji, menjaga jiwa dan keselamatan mereka di tengah pandemi Covid-19. Atas alasan kemanusiaan juga, Pemerintah terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Iduladha 1442 H, karena angka positif harian Covid-19 masih meningkat.

“Mari junjung nilai kemanusiaan, jaga kesehatan di tengah pandemi,” pesannya.

“Tetap berada di rumah menjadi bagian ikhtiar kita bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” sambungnya.

Menag mengajak umat Islam manfaatkan momentum Iduladha untuk mengagungkan asma Allah melalui takbir dan tahmid, bersyukur atas segala nikmat. Gus Menteri juga mengajak umat menjadikan Iduladha di masa pandemi ini untuk “wukuf”, merenung keberadaannya sebagai makhluk kecil dan lemah.

“Tidak sepantasnya kita sombong dan menyombongkan diri. Tetap berikhtiar mengatasi pandemi lalu bertawakkal. Jauhkan segala sifat caci maki dan saling menyalahkan. Mari bergandengan tangan, berupaya lahir dan batin agar pandemi ini bisa segera berakhir,” tambahnya. (Kr)

Maruf Amin Ajak Umat Ikhlas Rayakan Idul Adha

JAKARTA ( Merdeka News ) : Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1442 H yang identik dengan pengorbanan dan keikhlasan seluruh umat Islam, khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Kepada seluruh umat Islam di Indonesia, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H yang tahun ini masih kita rayakan dalam suasana keprihatinan karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Hari Raya Iduladha identik dengan pengorbanan dan keikhlasan,” kata Wapres.

Wapres mengatakan bahwa dalam Al Quran telah disebutkan agar umat Islam melaksanakan kurban dalam bentuk hewan ternak, seperti sapi, kambing atau unta. “Bahkan, Nabi Muhammad mengatakan barang siapa mempunyai kelebihan pada saat Idul Adha tetapi tidak menyembelih, maka jangan mendekati tempat salat kami,” tambah Wapres.

Wapres mengajak umat Islam yang mampu dan memiliki kelebihan finansial untuk melaksanakan perintah agama dalam menyembelih kurban dan berbagi kepada sesama. Semangat berkurban harus dilakukan dengan keikhlasan seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

“Saya mengajak kita semua untuk berkurban dengan menyisihkan sebagian kelebihan yang kita miliki untuk membantu mereka. Semangat berkurban harus dilandasi keikhlasan seperti dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, keikhlasan mereka berdua merupakan refleksi ketakwaan dan kepatuhan kepada Allah SWT,” jelas Wapres.

Pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dalam rangka menekan angka penularan COVID-19 saat ini, Wapres mengimbau penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH). (Nnm)

Semangat Kolaborasi dalam Vaksinasi Gotong Royong

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pada siang hari ini, Indonesia kembali kedatangan vaksin COVID-19 sejumlah 1.184,000 dosis atau setara 592.000 vial vaksin COVID-19 produksi Sinopharm. Vaksin tersebut tiba dengan pesawat Garuda Indonesia nomor GA 891.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, kedatangan vaksin ini adalah tahap kelima rangkaian kedatangan vaksin Sinopharm untuk Vaksin Gotong Royong. Saat ini sudah tiba sebanyak 5,5 juta dosis vaksin Sinopharm.

“Ini adalah bagian dari kontrak pasokan vaksin antara Kimia Farma dengan Sinopharm sebesar 15 juta dosis vaksin untuk kebutuhan vaksinasi Gotong Royong,” ujarnya.

Menurut Verdi, kedatangan vaksin ini juga merupakan bagian dari target mengamankan dan menyuntikkan 20 juta dosis lewat opsi vaksin Gotong Royong pada 2021 ini. Dia menegaskan, vaksinasi Gotong Royong adalah pilihan atau opsi tambahan mengakses vaksin bagi korporasi karyawan, keluarga, dan pihak terkait untuk mendukung tercapainya target vaksinasi nasional sebanyak 2 juta dosis per hari, dan tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Juga membantu WNA yang bertugas atau tinggal di Indonesia, agar mereka terlindungi,” katanya.

Dia menambahkan, ada semangat kolaborasi, gotong royong di sini. Apalagi ini juga untuk meringankan beban pendanaan pemerintah Indonesia. Pendanaannya mandiri dari Kimia Farma, sebagai anggota BUMN holding farmasi. Tanpa menggunakan APBN baik untuk pembelian vaksin maupun pengiriman dan pelaksanaan vaksinasinya.

“Kehadiran vaksin Sinopharm ditambah vaksin merek lainnya yang telah tiba dan akan tiba nantinya menjadi bukti bahwa ketersediaan vaksin di Indonesia aman,” kata Verdi.

Oleh karenanya, dia meminta, masyarakat jangan ragu untuk divaksinasi karena Vaksin dapat mengurangi risiko sakit berat bila terpapar virus COVID-19 yang terus bermutasi ini. Selain vaksinasi, Verdi tetap mengingatkan, yang tidak boleh dilupakan adalah disiplin pada protokol kesehatan dengan menjalankan 5M dan menjaga kesehatan serta mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan untuk membantu menurunkan laju penularan.

“Semoga kita semua sehat, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” kata ujarnya. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum KADIN Shinta Kamdani menambahkan, dengan kedatangan ini memenuhi kebutuhan vaksinasi untuk pekerja dan karyawan. Sekaligus memastikan vaksin untuk perusahaan sudah aman, jadi untuk perusahaan yang telah mendaftar bisa melakukan vaksinasi. (Tnp)

Muhammadiyah: Salat Idul Adha di Rumah Saja

JAKARTA ( Merdeka News ) : Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyatakan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan fatwa tentang pelaksanaan Salat Idul Adha dan Kurban pada tahun 1442 H/2021.

“Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah memandang perlu untuk menetapkan fatwa ini, sebagai upaya bersama berusaha mengatasi Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, kecuali untuk kepentingan yang sangat urgen dan jika ditinggalkan akan menimbulkan masalah/kemudaratan seperti kepentingan pekerjaan bagi yang sangat membutuhkan, pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan mempertimbangkan keselamatan jiwa,” kata Abdul Mu’ti dalam keterangan pers diterima, Senin (19/7/2021).

Abdul Mu’ti mengatakan, isi dari fatwa adalah sebagai langkah pencegahan sebagai bagian dari kehati-kehatian mencegah kemudharatan yang lebih besar akibat tingginya kasus positif Covid-19.

PP Muhammadiyah tidak menyarankan takbir keliling dan sebaiknya dilakukan di rumah saja. Termasuk Salat Idul Adha di lapangan, masjid, dan tempat fasilitas umum sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan.

“Salat Idul Adha bagi yang menghendaki dapat dilakukan di rumah masing masing bersama anggota keluarga dengan cara yang sama seperti salat Id di lapangan,” jelas dia.

Mengenai berkurban, Abdul Mu’ti menyarankan, nilai hewan dapat dikonversi berupa dana dan disalurkan melalui Lazismu untuk didistribusikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar atau diolah menjadi kornet (kemasan kaleng).

“Jika ada penyembelihan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) agar lebih sesuai syariat dan higienis,” tandas dia.

Penetapan fatwa merujuk kepada Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tanggal 26 Rajab 1441 H/21 Maret 2020 M yang menjadi Lampiran Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 02/Edr/I.0/E/2020 Tentang Tuntunan Ibadah Dalam Kondisi Darurat Covid-19, dan Fatwa tanggal 03 Zulkaidah 1441 H/24 Juni 2020 M yang menjadi Lampiran Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 06/EDR/I.0/E/2020 Tanggal 03 Zulkaidah 1441 H/24 Juni 2020 M.(Nng)

Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Diperpanjang

JAKARTA ( Merdeka News ) : Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin para pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) seperti Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa pendafratan CPNS 2021 dan PPPK dari sebelumnya berakhir pada 21 Juli 2021 menjadi 26 Juli 2021.

“Pendaftaran melalui portal https://sscasn.bkn.go.id/ yang awalnya akan ditutup pada tanggal 21 Juli 2021, diperpanjang sampai dengan 26 Juli 2021,” kutip dari keteranga resmi BKN, Senin (19/7/2021).

BKN menjelaskan, perpanjangan masa pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK ini dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengikuti seleksi CASN tahun 2021,

“Dilakukan perpanjangan masa pendaftaran dan penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi CASN tahun 2021,” kata BKN.

BKN pun mengajak calon pelamar CPNS 2021 dan PPPK untuk menggunakan waktu perpanjangan ini dengan sebaik-baiknya.

“Cermati kembali alur dan syarat pendaftaran (CPNS 2021), siapkan data yang diperlukan, kemudian segera mendaftar,” tutup BKN.(Tnp)

OCTO Mobile Permudah Ibadah Qurban

JAKARTA ( Merdeka News ) : Guna memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menunaikan Ibadah Qurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) menghadirkan ‘OCTO Qurban’ untuk pembelian hewan qurban melalui OCTO Mobile.


Program ini merupakan hasil kerja sama CIMB Niaga Syariah dengan sejumlah lembaga mitra yang menyediakan dan menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Adapun lembaga mitra tersebut yaitu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dompet Dhuafa, Aksi Cepat Tanggap (ACT)/Global Qurban, Daarut Tauhid Peduli, Rumah Zakat, PPPA Daarul Qur’an, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), dan Al-Azhar.


Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara mengatakan, melalui program ini, CIMB Niaga Syariah mengajak masyarakat untuk berqurban secara sehat dan aman dengan memanfaatkan keunggulan layanan pembayaran lewat OCTO Mobile. Transaksi bisa dilakukan kapan saja tanpa harus keluar rumah, sejalan dengan upaya pemerintah yang semakin gencar untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.


“Kami berharap kemudahan tersebut dapat mendorong peningkatan jumlah masyarakat yang berqurban tahun ini, sehingga dapat membantu menggerakkan perekonomian umat, khususnya bagi peternak hewan qurban dan masyarakat yang menerima manfaat daging qurban,” kata Pandji di Jakarta.


Pandji menjelaskan, bagi nasabah yang ingin berqurban melalui OCTO Mobile dapat mengikuti langkah mudah berikut. Pertama, buka OCTO Mobile, lalu pilih menu Pembayaran Tagihan dilanjutkan Zakat dan Kebajikan.


Kedua, pilih lembaga mitra yang menyediakan qurban dan lengkapi detil transaksi termasuk nominal harga yang akan dibayarkan. Ketiga, konfirmasi dengan PIN OCTO Mobile dan transaksi qurban pun selesai.
Selain dapat merasakan praktisnya transaksi qurban melalui OCTO Mobile, nasabah juga berkesempatan mendapatkan hadiah berupa saldo Rekening Ponsel senilai Rp100 ribu. Saldo tersebut dapat diperoleh dengan memasukkan kode promo OCTOQURBAN sebelum melakukan transaksi qurban, serta Top-Up e-Wallet minimal Rp50 ribu setelah bertransaksi qurban.


Program ini berlaku hingga 18 Juli 2021 bagi 250 pengguna pertama, dan satu pengguna hanya dapat menerima hadiah satu kali selama periode program. Bagi masyarakat yang tertarik menunaikan ibadah qurban melalui OCTO Mobile tetapi belum memiliki rekening CIMB Niaga Syariah, maka bisa membuka rekening untuk pertama kali melalui OCTO Mobile.

Seluruh proses mulai dari pengisian data hingga verifikasi akan dilakukan lewat aplikasi tanpa perlu keluar rumah, apalagi harus datang ke kantor cabang. Setelah berhasil membuka rekening dan terdaftar di OCTO Mobile, nasabah dapat langsung menikmati semua fitur yang tersedia di OCTO Mobile, termasuk untuk pembelian hewan qurban. (Nnm)

Menko Airlangga Ajak Ulama Sosialisasikan Disiplin Prokes Saat Idul Adha

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak ulama, habaib dan kyai untuk menyosialisasikan disiplin protokol kesehatan (prokes) saat Idul Adha. Airlangga menegaskan, keberhasilan menekan penyebaran Covid-19 hanya dengan menekan tingkat mobilitas dan disiplin prokes.

Pemerintah saat ini sudah menerapkan kebijakan PPKM Darurat. Airlangga mengatakan, kebijakan ini dilakukan semata-mata sebagai upaya untuk mengendalikan penularan Covid-19 yang masih belum mereda. Menurutnya, pemerintah terus melakukan evaluasi atas pengendalian penularan Covid-19 dari segi positivity rate, tingkat okupansi Rumah Sakit, tingkat kesembuhan (recovery) dan juga kematian akibat kasus Covid-19.

Kebijakan PPKM Darurat ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk dari para Kyai, Habaib dan para ulama. “Saya mohon dukungan dan bantuan dari para habaib, kyai dan ulama, selain terus menerus mendoakan agar Covid-19 dapat berakhir, juga mengajak para jamaahnya untuk mematuhi protokol kesehatan: selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” tutur Airlangga saat ‘Istigostah dan Salawat Nariyah Menjelang Wukuf Arafah’ Majelis Dzikir dan Shalawat Ahlul Hidayah (AH) Bersama Para Habaib dan Ulama Khas se-Indonesia di Jakarta, Minggu (18/07/2021).

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini mengaku masih banyak masyarakat yang mengabaikan prokes. Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 memperkirakan masih ada di antara masyarakat yang tidak mempercayai keberadaan virus Covid-19. Padahal, menurut Airlangga, pandemi yang melanda sebagian besar negara di dunia juga mengakibatkan Indonesia tidak dapat memberangkatkan jamaah haji kita ke tanah suci.

Bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi seluruh negara-negara berpenduduk muslim di dunia sebagaimana kebijakan Pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi hanya menyelenggarakan haji terbatas hanya pada warga domestik dan WNA yang tinggal di Arab Saudi. “Alhamdulillah, ada 327 WNI yang bermukim di Arab Saudi mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.

Ketua Umum DPP partai Golkar menambahkan, peran ulama, habaib, maupun kyai sangat dibutuhkan untuk mengingatkan masyarakat pentingnya disiplin prokes. Terlebih, lusa, merupakan Hari Raya Idul Adha. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan penyelenggaraan ibadah di daerah zona merah. Artinya, masyarakat yang ingin merayakan Idul Adha bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Airlangga mengatakan, pemotongan hewan kurban di wilayah zona merah diimbau dilakukan di rumah pemotongan hewan. “Namun, jika memang RPH telah penuh dan jumlahnya terbatas, sebaiknya pemotongan hewan dilaksanakan di tempat terbuka dan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah yang banyak,” tegasnya.

Ia juga meminta kyai dan ulama untuk mengingatkan masyarakat agar pembagian daging dari hewan kurban dilakukan dengan diantar ke masing-masing rumah mustahik. Pemerintah mengingatkan pembagian hewan kurban tidak memunculkan kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19. “Menghindari mudharat dalam ajaran Islam juga lebih diutamakan dibandingkan mengambil manfaat,” ujarnya. (Tnp)

Menkeu : Dana PEN Ditambah Kini Jadi Rp 744,75 Triliun

JAKARTA ( Merdeka News ) : Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah menambah dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari Rp 699,43 triliun menjadi Rp 744,75 triliun.

“Untuk penanganan kesehatan dan perlindungan masyarakat, pemerintah menambah alokasi PEN dari Rp 699,43 triliun menjadi Rp 744,75 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Sabtu (17/06/2021).

Dikatakan adapun sektoryang mengalami penambahan dana yakni jadi total anggaran untuk kesehatan akan mencapai 214,95 triliun sari Rp 193,93 triliun. Untuk perlindungan sosial akan naik dari Rp 153,8 triliun menjadi Rp 187,84 triliun. Untuk tambahan bagi bantuan sosial kesehatan yang kemarin sudah naik dari Rpb172 triliun ke Rp193 , 93 triliun sekarang akan naik lagi menjadi Rp 204, 95 triliun.

Uuntuk dukungan UKM UMKM untuk insentif usaha Rp 62,8 triliun. Untuk UMKM dan korporasi sedikit turun menjadi Rp 161 20 triliun karena lebih pada kredit untuk penjaminan kredit modal kerja tapi bukan tadi yang pemberian bantuan tunai dan program lintas lainnya masih tetap di Rp117,9 triliun. “Jadi dana PEN dan penanganan covid naik dari Rp 699, 43 triliun menjadi Rp 744,75 triliun,” tambah Sri Mulyani.

Dengan adanya tambahan dana Rp 55,21 triliun, untuk itu akan melakukan refocusing lagi untuk terus apa meneliti dan menyisir anggaran-anggaran baik di Kementerian lembaga maupun daerah supaya semuanya ditujukan prioritasnya sekarang adalah membantu rakyat. (Kr)

Hoaks Saat Pandemi Membahayakan Diri dan Orang Lain

JAKARTA ( Merdeka News ) : Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian RI, dr. Siti Nadia Tarmizi hari ini menegaskan kepada masyarakat untuk tidak percaya pada hoaks atau berita bohong terkait COVID-19 maupun seputar vaksinasi. Hal ini disampaikan mengingat masih banyaknya hoaks yang beredar terutama di media sosial dan memberikan informasi yang tidak benar kepada masyarakat.

“Karena hoaks itu betul-betul membahayakan diri kita dan orang lain,” tegas dr.Nadia.


Dia mendorong masyarakat untuk bisa memastikan informasi berasal dari sumber resmi dan narasumber yang dapat dipercaya. Pemerintah, lanjutnya, juga telah menyediakan berbagai informasi resmi misal melalui situs KPCPEN yaitu covid19.co.id. Di situs tersebut ada kanal hoaks buster. Atau bisa mengakses melalui aplikasi ecovid19.co.id yang bisa diunduh di Playstore dan Appstore.

“Sudah banyak akses yang memudahkan kita untuk mengecek kebenaran informasiyang kita terima. Jadi jangan langsung percaya begitu saja dengan informasi yang beredar, khususnya di media sosial,” ujarnya.

Hal senada disampaikan, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI), dr. Hermawan Saputra yang meminta masyarakat untuk betul-betul menyaring berita dan juga opini yang berkembang baik di media publik, maupun di media sosial. Dia mencontohkan, jika ada tokoh agama yang memberikan pernyataan tertentu, apakah tokoh agama ini betul-betul mewakili institusinya atau juga punya
otoritas terkait dengan apa yang disampaikan.

“Hal itu harus diverifikasi supaya sejalan juga dengan tokoh agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI),” katanya.

Dia menambahkan, begitu juga jika ada tokoh kesehatan, entah itu dokter, perawat, bidan atau bahkan tenaga kesehatan lainnya, yang memberikan perspektif terkait COVID-19, maka informasi tersebut harus diselaraskan apakah tokoh kesehatan ini mewakili institusinya, profesinya, atau ada di bawah lembaga yang betul-betul kredibel. Hal tersebut agar bisa ditelusuri kapasitasnya. Atau misal ada tokoh masyarakat yang memang terlibat di dalam penanganan pandemi COVID-19, atau hanya opini yang berkembang di luar dari upaya pengendalian COVID-19.

“Kemampuan kita memverifikasi dari sumber resmi, itu yang akan memudahkan kita juga mempertanggungjawabkan apa yang menjadi materi atau bahan dari diskusi,” katanya.

Termasuk dalam hal ini adanya berita debat tentang obat, dr. Hermawan menyebut, mana yang sudah direstui, mana yang tidak, mana yang efektif mana yang tidak, serahkan kepada otoritas seperti BPOM yang berwenang melakukan clinical review approval. Ketika BPOM menyampaikan bahwa vaksin itu efektif, bahwa obat itu bisa digunakan sesungguhnya disitulah wilayah yang paling bijak sebagai warga masyarakat supaya bisa menerima dan menyaring berita.

“Kita harus sadar, COVID-19 ini masih ada di sekitar kita. Kita harus sadar bahwa kenaikan kematian dan kesakitan masih berlangsung di sekitar kita. Maka COVID-19 ini walaupun tidak kasat mata penyebabnya, tapi dia nyata,” tegas dr. Hermawan. (Nng)