Category Archive : Ekonomi Bisnis

Sinergi BRI dan Kemenkop UKM Bawa UMKM Lokal Tampil di G-20

BALI ( Merdeka News ) : Presidensi G-20 menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukan keunikan dan daya tarik UMKM lokal ke kancah internasional. Berkolaborasi bersama Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mewujudkan kesempatan tersebut dengan menyelenggarakan mini showcase UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 selama perhelatan G-20 tanggal 15-16 November 2022 di Apurva Kempinski Bali.

Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki menuturkan presidensi G-20 ini menjadi kesempatan emas bagi UMKM untuk menampilkan keunikan serta kualitasnya. Oleh karena itu, dirinya menyambut positif kolaborasi bersama BRI dalam mini showcase UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 ini.

“Presidensi G20 Indonesia bukan hanya menjadi momentum yang tepat bagi UMKM tanah air menunjukkan kualitas produknya, tetapi juga menjadi kesempatan yang baik untuk memperluas akses pasar sekaligus masuk ke rantai pasok global,” kata Menteri Teten.

Lebih lanjut, Menteri Teten berharap penyelenggaraan mini showcase ini dapat menjadi penghubung antara pelaku UMKM dengan stakeholder berskala global dan meningkatkan investasi pada UMKM dalam negeri, mengingat saat ini 80% investor global berasal dari negara-negara G20.

Dalam mini showcase tersebut, BRI menampilkan 26 produk creme de la crème yang telah terkurasi dari 502 UMKM peserta. Produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki kreativitas dan kualitas tinggi, namun juga berpedoman pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam aspek keunikan proses produksi meliputi kegiatan pemberdayaan perempuan, pengelolaan limbah, dan inklusivitas.

Hal tersebut selaras dengan upaya BRI sebagai First Mover Sustainable Bank di Indonesia untuk mendorong penerapan prinsip ESG kepada UMKM. Di sisi lain, mini showcase ini menjadi ajang untuk memperkenalkan sekilas tentang masa depan produk Indonesia yang tersaji melalui kolaborasi budaya tradisional dengan kontemporer. Misi tersebut juga tampak dari tema mini showcase yang mengusung “Brings MSMEs Indonesia to the world”.

Terdapat 3 kategori produk yang ditampilkan pada mini showcase UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR yaitu home decor & craft, accessories & beauty, dan fashion & wastra, di mana peserta UMKM berasal dari beberapa provinsi yang mewakili keanekaragaman budaya Indonesia yaitu Bali, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Selatan. (Tnp)

Jababeka Terima Penghargaan Property Guru

BEKASI ( Merdeka News ) : Jababeka Residence menerima penghargaan Best Mega Township Development pada ajang PropertyGuru 2022 atas pembangunan proyek Correctio yang diyakini menjadi The Next Silicon Valley di Indonesia.

Selain itu, Setyono Djuandi Darmono selaku Chairman & Founder Kawasan Industri Jababeka Tbk menerima penghargaan Indonesia’s Real Estate Personality of the Year. Hal ini sekaligus mengukuhkan Jababeka yang memperoleh dua penghargaan bergengsi di bidang property dalam ajang PropertyGuru 2022.

Mimpi dibangunnya Silicon Valley di tanah air tidak henti digulirkan oleh sejumlah pengembang selama beberapa dekade terakhir, namun wujud nyatanya tidak kunjung terlihat. Lantas apa keunggulan megaproyek Silicon Valley Jababeka, Correctio hingga layak mendapatkan penghargaan ini?

PropertyGuru mengungkap bahwa indikator penilaian Best Mega Township Development terdiri dari tiga aspek, di antaranya ide, konsep serta kondisi terkini. Ide dibangunnya Correctio berangkat dari misi Jababeka untuk mewujudkan ekosistem berbasis Industry 4.0. dan Society 5.0. yang menggabungkan startup, industri, lembaga riset, modal ventura, pemerintah, penyedia solusi teknologi dan manufaktur terdepan di satu kawasan.

Hal ini tertuang dalam suatu konsep yang disebut dengan tiga pilar Correctio yaitu Society 5.0., Industry 4.0., dan TOD (Transit Oriented Development). Aspek ketiga yaitu kondisi terkini Correctio. Sejak semester I 2022, berbagai aksi nyata dilalui Jababeka dengan progresif untuk mewujudkan kawasan ini. Dibangunnya Correctio juga telah mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sebagai lulusan salah satu universitas di Silicon Valley yaitu UC Berkeley, California, Gubernur yang sering disapa Kang Emil ini menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi faktor keberhasilan pembangunan Silicon Valley, yaitu:

Silicon Valley perlu terletak di area dengan infrastruktur lengkap yang dapat menghubungkan komunitasnya dengan daerah lain. Bertempat di koridor Jakarta – Bandung, Correctio terletak di lokasi yang tepat karena memiliki kesamaan dengan Silicon Valley di California yang diapit kota San Jose dan San Francisco. Selain itu, Correctio dikelilingi dengan kelengkapan infrastruktur seperti LRT, MRT, kereta cepat dan dikelilingi beberapa gerbang tol.

Sejak 1940, Silicon Valley di Amerika Serikat berkembang sebagai pusat teknologi melalui infus lulusan universitas ternama. Hadirnya President University serta FabLab Correctio sebagai pusat kreativitas terintegrasi di Cikarang dipercaya akan mengakomodir kebutuhan tersebut. Selain itu, Kang Emil menyatakan Ia bersedia menjembatani universitas mancanegara yang ingin membuka cabang di Indonesia untuk ditempatkan di Correctio. (Nnm)

BRI Berdayakan Ekonomi Masyarakat

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalankan strategi untuk terus memperluas bisnis terutama yang berbasis ekonomi kerakyatan. Hal ini tak terlepas dari nilai yang diusung perseroan untuk berkontribusi dalam mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia.

Berbagai program pemberdayaan BRI dirancang, seperti keagenan atau yang biasa disebut Agen BRILink. Hal ini dalam rangka memperkuat perekonomian nasional dengan mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di penjuru Indonesia.

Salah satu AgenBRILink Alias yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), misalnya. Alias merupakan nasabah BRI yang kemudian tertarik menjadi AgenBRILink sejak tiga tahun terakhir Ia bergabung menjadi AgenBRILink karena ingin membantu masyarakat yang membutuhkan layanan jasa keuangan. “Sebelum ada AgenBRILink, masyarakat yang memerlukan layanan perbankan harus datang ke Labuan Bajo yang memakan waktu sekitar dua jam dan berbiaya mahal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, masyarakat sangat terbantu dengan perannya sebagai AgenBRILink. Selain menjadi AgenBRILink, Alias juga memanfaatkan pinjaman KUR BRI sebagai modal untuk berjualan di toko dan berdagang souvenir khas Pulau Komodo. “Dengan menjadi AgenBRILink, saya dapat membantu masyarakat di Pulau Komodo untuk mendapatkan layanan perbankan dengan lebih mudah,” ujar Alias penuh semangat.

Tak hanya AgenBRILink, ada pula Program Pojok Mantri Desa (PMD) yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Labuan Bajo dengan Mantri BRI Hepy Nur Yuliani sebagai penanggungjawab. Kehadiran PMD mampu memetakan potensi yang ada di wilayah tersebut dengan karakteristik masyarakatnya.

Setiap warga yang ingin mengurus administrasi Kartu Tanda Penduduk (KTP), izin usaha maupun surat lainnya akan bertemu dengan Mantri BRI. Jadi, nasabah tidak harus ke kantor kelurahan untuk mengajukan pinjaman maupun simpanan karena dapat menghubungi Mantri BRI pada kontak yang tersedia di kelurahan. ()

Sejumlah Perusahaan Asuransi Dapat Penghargaan Khusus

JAKARTA ( Merdeka News ) : Tahun 2022 ini, Media Asuransi memberikan penghargaan kepada 44 perusahaan asuransi terbaik berdasarkan kinerja keuangan tahun 2021. Penghargaan yang diberikan terdiri dari perusahaan asuransi jiwa, perusahaan asuransi umum, perusahaan reasuransi. Kemudian ada perusahaan asuransi syariah full fledged yaitu perusahaan asuransi jiwa syariah, perusahaan umum syariah, dan perusahaan reasuransi syariah, dengan 18 kategori.

“Tahun 2022 ini sebanyak 44 perusahaan penerima Best Insurance Award 2022 dan ada 18 kategori atau kelompok yang menerima Insurance Award 2022 Media Asuransi,“ kata Pemimpin Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) Mucharor Djalil dalam acara Insurance Award 2022 di Jakarta.

Pada tahun ini adalah Unit Usaha Syariah (UUS) diputuskan oleh Dewan Juri Insurance Award 2022 mendapat Best Insurance Award 2022, yaitu Unit Usaha Syariah Asuransi Jiwa, Unit Usaha Asuransi Syariah Asuransi Umum, dan Unit Usaha Syariah Reasuransi. Ada 132 perusahaan asuransi dan reasuransi serta 44 UUS asuransi dan reasuransi yang diperingkat oleh Media Asuransi tahun 2022 ini. Jumlah terbanyak adalah asuransi umum yakni 67 perusahaan, disusul asuransi jiwa 47 perusahaan, kemudian 13 perusahaan asuransi dan reasuransi syariah, serta 5 perusahaan reasuransi.

Sedangkan untuk UUS terdiri dari 23 UUS asuransi jiwa, 19 UUS asuransi umum, dan 2 UUS reasuransi. Jumlah perusahaan yang diperingkat menurun dibandingkan pada pemeringkatan tahun lalu, yakni 136 perusahaan. Penurunan ini disebabkan adanya perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan untuk diperingkat, karena beberapa perusahaan terlambat mempublikasikan laporan keuangannya, serta ada yang sudah mempublikasikan laporan keuangan namun ekuitasnya kurang dari Rp 100 miliar atau RBC kurang dari 120 persen.

Dikatakan, penentuan perusahaan asuransi dan reasuransi untuk menjadi Best Insurance, Best Reinsurance, dan Best Sharia Insurance and Reinsurance oleh Dewan Juri Insurance Award 2020 berdasarkan indikator penilaian pertumbuhan premi neto. Pertumbuhan jasil inderwriting, rasio beban, pertumbuhan hasil investasi, rasio kecukupan investasi, pencapaian risk based capital (RBC) terhadap batas mínimum. Total aset turn over (TATO) dan teturn on equity (ROE).

Dipaparkan, pertumbuhan industri asuransi jiwa 2020-2021 berdasar LRMA menunjukkan bahwa pendapatan premi neto tumbuh tipis 11,80 persen, dari Rp 159,89 triliun per Desember 2020 menjadi Rp 178,75 triliun di 2021. Indikator keuangan pada ekuitas lebih baik dari 2020, yang bertumbuh sebesar 16,02 persen dari Rp 108,56 triliun meningkat diangka Rp 125,96 triliun di 2021. Investasi juga naik 9,68 persen dari Rp 474,30 triliun menjadi Rp 520,22 triliun di 2021. Sedangkan, aset mengalami kenaikan 10,53 persen dari Rp 529,85 triliun per Desember 2020 ke angka Rp 584,91 triliun per Desember 2021.

Sedangkan cadangan premi meningkat hampir 11 persen, tepatnya sebesar 10,55 persen dari Rp 362,94 triliun di 2020 menjadi Rp 401,21 triliun di tahun berikutnya. Lonjakan juga terjadi pada cadangan teknis naik 10,59 persen dari Rp 379,50 triliun di 2020 berubah diangka Rp 419,69 triliun di tahun 2021.

Sebagai catatan, hingga masa tenggat penyampaian laporan keuangan 2021 audited Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berakhir, terdapat satu perusahaan reasuransi yang belum menyampaikan laporan keuangan 2021 audited yaitu PT Reasuransi Nasional Indonesia.

Kelima perusahaan reasuransi tersebut sepanjang 2021 menghimpun total premi bruto sebesar Rp 13,79 triliun atau turun sebesar 25,03 persen dibandingkan kinerja 2020 sebesar Rp 18,40 triliun. Sementara itu, total premi neto yang dihimpun mencapai Rp 6,09 triliun atau turun sebesar 3,11 persen dibandingkan dengan kinerja tahun 2020 sebesar Rp6,28 triliun. (Krj)

KBI Raih The Most Appreciative in Academic Development

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Kliring Berjangka Indonesia meraih apresiasi The Most Appreciative In Academic Development dari PPM Manajemen.

Penghargaan yang diterima KBI ini merupakan hasil dari upaya KBI dalam upaya pengembangan sumber daya manusia serta organisasi. PPM Manajemen sendiri merupakan lembaga manajemen di Indonesia yang menyediakan solusi jasa layanan terintegrasinya melalui Program Pengembangan Eksekutif, Assessment SDM, Sekolah Tinggi Manajemen, Riset dan Konsultansi, Pembelajaran Inggriya (In-House Learning), Publikasi & Seminar, Program Pelatihan Sertifikasi.

Aditayani Indra Kukila, Plt. Direktur Eksekutif dan Direktur Jasa Pengembangan Organisasi PPM Manajemen mengatakan, “The Most Appreciative In Academic Development merupakan Apresiasi diberikan PPM kepada organisasi yang memahami sejauh mana peran pendidikan dalam pengembangan organisasi. Dalam hal ini, PPM melihat bahwa KBI memberikan dukungan yang mendorong kesadaran akan pengembangan akademik yang menjadi komplementer bagi pengembangan karyawan”.

Aditayani Indra Kukila juga menambahkan, “Harapan kami, apresiasi ini bisa menumbuhkan semangat kepada organisasi agar kedepan KBI senantiasa merangkul semua pemangku kepentingan untuk melakukan kerjasama dan kolaborasi dalam program pendidikan lanjutan kepada karyawan demi meningkatkan kompetensi yang juga akan mendukung komitmen KBI dalam memperluas edukasi dan literasi masyarakat terkait investasi pada Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (PBK).

Terkait pendidikan dan pengembangan organisasi, Fajar Wibhiyadi Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia mengatakan bagi KBI, pengembangan sumber daya manusia menjadi factor utama dalam transformasi korporasi.

“Karena kami meyakini, bahwa untuk menjalankan roda korporasi, bukanlah ditentukan dari sistem atau metodologi, namun lebih ke people nya. Untuk itu, program people development menjadi program yang kami jalankan secara berkelanjutan. Salah satu diantaranya adalah pemberian bea siswa kepada karyawan untuk menempuh pendidikan jenjang S2. Upaya ini, selain untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal, juga untuk mempersiapkan leader-leader dimasa mendatang”

Fajar Wibhiyadi menambahkan selain dengan mendorong karyawan untuk mengambil pendidikan ke jenjang lebih tinggi, KBI juga melakukan pengembangan SDM secara internal.

“Yang sudah kami jalankan adalah memberikan pelatihan baik hard skill maupun soft skill kepada karyawan melalui inhouse training, yang diselenggarakan KBI Educentre bekerjasama dengan pihak external. Kedepan, kami akan secara terus menerus melakukan program people development ini, baik dijalankan sendiri secara internal, maupun dengan kolaborasi bersama pemangku kepentingan lain”

PT Kliring Berjangka Indonesia sendiri saat ini memiliki 48 Karyawan, dengan komposisi 14 perempuan dan 34 Laki-laki. Dari sisi latar belakang pendidikan, 58% berijazah S1, 20% berijazah S2, dan sisanya D3 dan SMA.

Dengan jumlah karyawan yang ramping, KBI berhasil mencatatkan net profit per employee yang cukup tinggi. Dalam 3 tahun terakhir, net profit per employee KBI terus mengalami peningkatan.

Di tahun 2019, net profit per employee sebesar Rp 799.126.057 , tahun 2020 sebesar Rp 1.208.119.131 .dan tahun 2021 sebesar Rp 2.032.756.987. (Nnm)

Pelaku Industri Kesehatan Segera Bangkit Usai Pandemi

JAKARTA ( Merdeka News ) : Bisnis di sektor kesehatan menjadi primadona selama masa pandemi Covid-19. Namun tidak MLmudah meraup cuan besar bagi para pelakunya.

Dalam diskusi reguler Industrial Talk yang digelar Master Program Universitas Prasetiya Mulya bertemakan Outreach the Promising Future of Healthcare Industry yang berlangsung di The Lounge XXI Plaza Senayan, tadi malam, terungkap beragam strategi para pemain di industri kesehatan bertahan dan mengatasi badai persoalan.

Direktur Utama Rumah Sakit Premier Bintaro dr. Martha M.L. Siahaan M.A.R.S. M.H.KES. mengungkapkan bahwa bisnis rumah sakit merupakan bisnis yang lebih banyak risikonya daripada revenue.

“Industri ini sangat rentan tuntutan pasien. Juga sangat padat sumber daya manusia karena tidak pernah berhenti satu detik pun, jadi jumlah SDM-nya bisa tiga kali dari industri biasa. Selain itu juga padat teknologi,” ujarnya.

Rumah sakit ini bahkan pekan lalu baru saja menginstalasi robot asal Amerika Serikat dengan teknologi terbaru seharga 69 miliar. Robotic Spin Surgery Navigation Platform yang dinamakan ‘Robbin’ ini fungsinya meningkatkan keamanan pasien dalam menjalani operasi tulang belakang dengan tingkat akurasi penempatan screws (implan) mencapai 99,9%.

“Saya ngotot harus mendatangkan alat ini supaya masyarakat kita tidak perlu lagi ke luar negeri, Eropa atau Amerika karena di Indonesia sudah ada. Bahkan Robbin ini merupakan robot pertama di Asia Tenggara,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo, pada akhir tahun lalu saat acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali, menyatakan bahwa RI kehilangan Rp 97 triliun karena banyak warganya yang pergi berobat ke luar negeri. Selain itu, kepala negara juga mendorong penggunaan produk lokal untuk alat-alat yang memang sudah bisa diproduksi di dalam negeri.

Namun dorongan ini harus berhadapan dengan tantangan besar dari bisnis alat kesehatan (alkes), di mana industri alkes dalam negeri terus digempur banyak produk impor.

Bayangkan saja, produsen yang memproduksi alkes di negeri ini hanya 727 pabrik, dengan 4.265 distributor alat kesehatan. Izin produk lokal pun baru mencapai 11.734. Angka ini jauh lebih kecil dari 52.721 izin produk impor.

Alhasil, pasar alkes Indonesia tidak bisa berbuat banyak, hanya menguasai 0,7% dari pasar global, kalah jauh dari Amerika Serikat yang menguasai 38,2%, kemudian China yang menguasai 19,9%, hingga India 2,16%.

“Impor kita untuk alkes mencapai 40 triliun. Namun industri alkes bisa ekspor Rp 16 triliun, jadi defisit 23 triliun. Impor lebih besar dari ekspor. Setelah adanya teguran Presiden, kini kita baru tersadar. Arahan Presiden tersebut menyadarkan banyak pihak untuk menggenjot produksi alkes dalam negeri,” kata Sekjen Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Dr. Cristina Sandjaja M.Kes, M.M.

Direktur Prodia Diagnostic Line ini menilai ada harapan ketergantungan impor alkes Indonesia bisa berkurang. Apalagi masing-masing industri terus melakukan inovasi agar produknya bisa terasa bermanfaat bagi masyarakat luas. Christina pun melakukan langkah serupa, yakni membuat industri Reagensia.

“Ketika sedang studi S3, saya diminta owner-founder Prodia untuk buat suatu industri Reagen. Kalau datang ke Prodia lab, saat akan diperiksa gula darah dan kolesterol, darah Anda diambil, terpisah serum dan selnya. Kemudian serumnya diambil, dimasukkan ke dalam satu instrumen lab, dicampur dengan Reagen, maka dapat diketahui gula darahnya misal 108mg/dl. Yang Prodia Diagnostik Line buat adalah reagensia, pereaksi kimia,” sebutnya. (Krj)

Menko Airlangga Dorong Modifikator Mobil Indonesia Go International

JAKARTA ( Merdeka News ) : Industri otomotif merupakan salah satu penyumbang kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi nasional dan berpotensi tinggi untuk terus tumbuh ke depannya. Pesatnya pertumbuhan industri otomotif juga menjadi pendorong yang kuat bagi berkembangnya usaha jasa modifikasi mobil di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa usaha modifikasi mobil termasuk industri aftermarket atau secondary market yang terus didorong Pemerintah agar semakin bertumbuh. Hal tersebut disampaikan Menko Airlangga ketika mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara OLX Autos Indonesia Modification & Lifestyle Expo 2022 (IMX 2022) di Hall A Jakarta Convention Center, Sabtu (1/10). Acara tersebut diselenggarakan oleh National Modificator and Aftermarket Asociation (NMAA) yang didukung oleh OLX Autos.

“Saya mendengar cerita dari OLX bahwa selama pandemi, peningkatan penjualan mobil secondary market naik 8%. OLX Autos bisa menjual lebih dari 20 ribu selama 1 bulan. Ini luar biasa. Jadi, sudah terjadi perpindahan lifestyle dari pembelian langsung ke showroom ke pembelian secara digital. Mobilnya datang ke rumah dan transaksinya bisa dilaksanakan di rumah. Saya ucapkan selamat kepada anak muda yang bisa melihat tantangan menjadi peluang,” tutur Menko Airlangga.

Lebih lanjut Menko Airlangga mengatakan bahwa Pemerintah juga akan terus mendorong nilai tambah dari industri otomotif, termasuk usaha modifikasi kendaraan. Hal tersebut dilakukan karena para modifikator tidak hanya memiliki pasar di dalam negeri tetapi juga pasar yang besar di luar negeri.

“Indonesia punya kekuatan craftsmanship. Modifikator Indonesia adalah tenaga ahli yang punya keahlian yang tidak otomatisasi. Ini adalah keterampilan tangan dan teknologi,” tegas Menko Airlangga.

Kemudian, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Buku Program Pelatihan Berbasis Kompetensi dari Kementerian Perindustrian kepada Director OLX Autos IMX 2022.

“Terima kasih Kementerian Perindustrian yang sudah membuat Pprogram Pelatihan Berbasis Kompetensi. Program tersebut adalah program yang baik dan secara teknis dapat dipertanggung jawabkan. Tentunya dengan adanya program tersebut juga dapat memudahkan pemberian perizinan dari kepolisian untuk mobil modifikasi agar dapat berjalan,” kata Menko Airlangga.

Bertepatan dengan hari ulang tahun Menko Airlangga ke 60 tahun, setelah mendapat surprise dari para tamu, penyelenggara dan seluruh yang hadir, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk berkeliling mengunjungi booth peserta expo. Sebanyak 50 mobil dengan modifikasi terbaik yang merupakan hasil dari kurasi 700 mobil modifikasi, dipamerkan dalam ajang yang juga merebutkan piala Ketua MPR tersebut.

Sebagai informasi, OLX Autos IMX 2022 yang mengusung tema “The Indonesia Kalcer” yang digelar hari ini merupakan puncak acara dari Road to OLX Autos IMX 2022 yang sebelumnya telah digelar dibeberapa kota di Indonesia. Expo yang diikuti oleh lebih dari 40 merek industri otomotif tersebut juga mendukung upaya transformasi digital yang tercermin dari pembelian tiket pre-sales yang hanya bisa dilakukan melalui bank digital yakni Bank Neo Commerce. Di samping itu, juga terdapat IMX Virtual Stage yang merupakan virtual booth acara expo tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat yang juga selaku Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Menteri Perindustrian, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, jajaran OLX Autos, para Youtuber dan komunitas-komunitas pecinta mobil modifikasi. (Krj)

Menko Airlangga Apresiasi Pertumbuhan Sektor Properti

JAKARTA ( Merdeka News ) : Industri properti kian bertransformasi menjadi salah satu sektor tumpuan bagi perekonomian nasional dalam menyumbang multiplier effect baik dari sisi forward-linkage maupun backward-linkage bagi subsektor industri pendukung lainnya, mempengaruhi perkembangan sektor keuangan, serta menyerap tenaga kerja secara signifikan.

Peran penting dari sektor properti tersebut dibuktikan melalui kontribusi terhadap PDB pada Q2-2022 yang mencapai 9,14% untuk konstruksi dan 2,47% untuk real estate. Selain itu, pertumbuhan juga ditunjukkan oleh sektor properti pada Q2-2022 dengan capaian yang melampaui level sebelum pandemi sebesar 2,16% (yoy) untuk real estate dan 1,02% (yoy) untuk konstruksi. Adapun angka pertumbuhan tersebut didukung adanya peningkatan Indeks Demand Properti Komersial pada Q2-2022 yang sebesar 1,58% (yoy).

“Sektor real estate mengalami pertumbuhan penjualan positif sebesar 15,23% (yoy) pada Q2 yang didorong oleh membaiknya seluruh penjualan tipe rumah, terutama rumah tipe besar sebesar 29,86% (yoy), rumah tipe kecil dan menengah sebesar 14,44% (yoy) dan 12,25% (yoy),” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara virtual dalam acara Properti Indonesia Award (PIA) 2022 dengan tema “Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Bagaimana Peluang dan Tantangan Sektor Properti di Indonesia”, belum lama ini.

Dengan dampak signifikan tersebut, Pemerintah telah memberikan dukungan melalui berbagai kebijakan seperti pemberian Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) hingga paling tinggi 100% untuk kredit properti, bagi bank yang memenuhi persyaratan rasio Non Performing Loan/Non Performing Financing.

Selain itu, Pemerintah juga telah memberlakukan perpanjangan insentif PPN sebesar maksimal 50% untuk rumah atau unit dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar, dan 25% untuk rumah atau unit dengan harga jual di atas Rp2 miliar sampai Rp5 miliar hingga September 2022.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa berbagai kebijakan yang telah diinisiasi Pemerintah tersebut perlu mendapatkan dukungan berbagai pihak melalui kolaborasi dan inovasi guna mengatasi berbagai tantangan mulai dari konflik geopolitik global, disrupsi rantai pasok, krisis energi, risiko stagflasi, normalisasi suku bunga negara maju, hingga perubahan iklim.

Menko Airlangga juga turut mengapresiasi penyelenggaraan Properti Indonesia Award sebagai bentuk penghargaan bagi pemikiran kreatif dan inovatif dalam upaya mendorong pertumbuhan industri properti di tengah masa pemulihan ekonomi, sehingga diharapkan dapat terus berlanjut dan melahirkan insan pengembang industri properti ke depannya.

”Dengan adanya PIA yang rutin diadakan setiap tahunnya, saya berharap dapat menjadi pemicu semangat para pengembang Indonesia untuk terus berinovasi dan kreatif menghasilkan produk properti yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggungjawab terhadap lingkungan dan sosial,” pungkas Menko Airlangga. (Nnm)

Sektor Properti Kini Mulai Tumbuh Positif

JAKARTA ( Merdeka News ) : Industri properti kian bertransformasi menjadi salah satu sektor tumpuan bagi perekonomian nasional dalam menyumbang multiplier effect baik dari sisi forward-linkage maupun backward-linkage bagi subsektor industri pendukung lainnya, mempengaruhi perkembangan sektor keuangan, serta menyerap tenaga kerja secara signifikan.

Peran penting dari sektor properti tersebut dibuktikan melalui kontribusi terhadap PDB pada Q2-2022 yang mencapai 9,14% untuk konstruksi dan 2,47% untuk real estate. Selain itu, pertumbuhan juga ditunjukkan oleh sektor properti pada Q2-2022 dengan capaian yang melampaui level sebelum pandemi sebesar 2,16% (yoy) untuk real estate dan 1,02% (yoy) untuk konstruksi. Adapun angka pertumbuhan tersebut didukung adanya peningkatan Indeks Demand Properti Komersial pada Q2-2022 yang sebesar 1,58% (yoy).

“Sektor real estate mengalami pertumbuhan penjualan positif sebesar 15,23% (yoy) pada Q2 yang didorong oleh membaiknya seluruh penjualan tipe rumah, terutama rumah tipe besar sebesar 29,86% (yoy), rumah tipe kecil dan menengah sebesar 14,44% (yoy) dan 12,25% (yoy),” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara virtual dalam acara Properti Indonesia Award (PIA) 2022 dengan tema “Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Bagaimana Peluang dan Tantangan Sektor Properti di Indonesia”.

Dengan dampak signifikan tersebut, Pemerintah telah memberikan dukungan melalui berbagai kebijakan seperti pemberian Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) hingga paling tinggi 100% untuk kredit properti, bagi bank yang memenuhi persyaratan rasio Non Performing Loan/Non Performing Financing.

Selain itu, Pemerintah juga telah memberlakukan perpanjangan insentif PPN sebesar maksimal 50% untuk rumah atau unit dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar, dan 25% untuk rumah atau unit dengan harga jual di atas Rp2 miliar sampai Rp5 miliar hingga September 2022.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa berbagai kebijakan yang telah diinisiasi Pemerintah tersebut perlu mendapatkan dukungan berbagai pihak melalui kolaborasi dan inovasi guna mengatasi berbagai tantangan mulai dari konflik geopolitik global, disrupsi rantai pasok, krisis energi, risiko stagflasi, normalisasi suku bunga negara maju, hingga perubahan iklim.

Menko Airlangga juga turut mengapresiasi penyelenggaraan Properti Indonesia Award sebagai bentuk penghargaan bagi pemikiran kreatif dan inovatif dalam upaya mendorong pertumbuhan industri properti di tengah masa pemulihan ekonomi, sehingga diharapkan dapat terus berlanjut dan melahirkan insan pengembang industri properti ke depannya.

”Dengan adanya PIA yang rutin diadakan setiap tahunnya, saya berharap dapat menjadi pemicu semangat para pengembang Indonesia untuk terus berinovasi dan kreatif menghasilkan produk properti yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggungjawab terhadap lingkungan dan sosial,” pungkas Menko Airlangga. (Nnm)

CAR Perbankan Indonesia Cukup Tangguh Dibanding Negara Lain

JAKARTA ( Merdeka News ) : Perbankan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang cukup stabil. Hal ini terlihat dari permodalan yang sangat kuat, di mana per Juli 2022, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri perbankan nasional secara rata-rata mencapai 24,9 persen.

CAR sendiri merupakan rasio kecukupan modal yang mana berguna bagi bank untuk menampung risiko kerugian yang mungkin dihadapi di kemudian hari.

“Jika kita bandingkan dengan negara lain, seperti Amerika Serikat dengan CAR 14,7 persen (Jun-22), kemudian di Inggris sekitar 22,1 persen (Des-21), lalu dengan negara tetangga kita seperti Malaysia 18,3 persen (Jul-22), Thailand 19,6 persen (Jun-22), Vietnam 11,5 persen (Jun-22), dan Filipina 16,8 persen (Mar-22), permodalan perbankan kita sangat kuat dan ini patut kita syukuri,” ujar Direktur Group Riset LPS, Herman Saheruddin di acara Iconomics Indonesia Banking Summit 2022, digelar di Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Ia menambahkan, perkembangan yang sangat baik ini tentunya tidak bisa lepas dari berbagai bauran kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, termasuk berbagai bauran kebijakan yang dilakukan oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari BI, Kemenkeu, OJK dan LPS.

“Tentunya ini juga tidak terlepas dari peran kalangan perbankan yang dengan sangat sigap, bersama-sama dengan pemerintah melewati berbagai tantangan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan mengenai strategi untuk meningkatkan resiliensi di tengah ketidakpastian global pasca pandemi yang disebabkan oleh kenaikan inflasi global, perang Rusia-Ukraina serta krisis energi.

“Untuk menghadapi berbagai tantangan saat ini, tentu saja perbankan perlu untuk terus menjaga level permodalan yang kuat serta fleksibel dalam melakukan adaptasi teknologi digital. Khusus terhadap teknologi digital, kita juga perlu memitigasi adanya risiko yang timbul dari risiko operasional, seperti digital security dan lain sebagainya yang perlu diperkuat,” tambahnya.

Sebagai penutup, ia pun mengingatkan, bahwa dengan sinergi dan bauran kebijakan yang dilakukan oleh para anggota KSSK, diharapkan dapat memberikan lingkungan yang kondusif bagi perbankan untuk dapat terus berkembang dalam meningkatkan kesejahteraan dan tentunya mengurangi ketimpangan di Indonesia.

“Utamanya kredit kepada UMKM dan masyarakat kecil juga harus diprioritaskan,” pungkasnya.

LPS dengan program penjaminan simpanannya, menjamin 99,93% dari total rekening. Sebagai perbandingan, Rule of thumb dari International Association of Deposit Insurers (IADI), deposit insurance coverage sekurangnya mencakup 80% jumlah deposan.

Besaran nilai simpanan yang dijamin LPS sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank setara dengan 32,14 kali PDB per kapita nasional tahun 2021.

Rasio ini jauh di atas rata-rata rasio penjaminan simpanan di negara-negara upper-middle income yang sebesar 6,3 kali PDB per kapita, dan negara-negara lower-middle income yang sebesar 11,3 kali PDB per kapita. (Tnp)