Category Archive : Ekonomi Bisnis

Industri Besi dan Baja Indonesia Berkembang Pesat

JAKARTA ( Merdeka News ) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, industri besi dan baja Indonesia berkembang pesat. Apalagi Indonesia merupakan salah satu penghasil bijih nikel terbesar di dunia. Kepala Negara menekankan potensi bahan baku industri sebagai salah satu kekuatan Indonesia dalam pertemuannya dengan para pengusaha dan CEO (pemimpin) perusahaan besar Amerika Serikat (AS) di Intercontinental the Willard Hotel, Washington DC, Kamis waktu setempat.

Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-AS, Presiden menyampaikan bahwa selain penyediaan bahan baku industri, Indonesia juga memiliki kekuatan dalam penyediaan energi hijau dan ekonomi digital.

“Sebagai salah satu negara penghasil bijih nikel terbesar di dunia, Indonesia berkembang pesat dalam industri besi dan baja. Saat ini Indonesia menjadi negara penghasil besi baja stainless terbesar nomor dua di dunia,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, Indonesia juga kaya akan tambang seperti tembaga dan bauksit untuk aluminium, yang akan menjadi tulang punggung industri energi baru dan terbarukan, termasuk baterai litium dan mobil listrik.

Dengan potensi energi hijau yang ada, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa pembangkit listrik dari tenaga hidro, surya, dan geotermal sangat berlimpah.

Oleh karenanya, Presiden Jokowi mengajak para pelaku usaha di Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor industri dan energi terbarukan. (Tnp)

Jokowi Ingin Bos Perusahaan AS Kerjasama dengan Asean

JAKARTA ( Merdeka News ) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri dialog dengan para CEO perusahaan besar Amerika Serikat (AS). CEO perusahaan yang hadir dari berbagai sektor, baik itu sektor industri penerbangan, energi, pertambangan, dan digital.

Acara yang merupakan bagian rangkaian dari KTT ASEAN-AS ini mengambil tema “ASEAN Matters for the US and US Matters for ASEAN”. Acara ini juga turut dihadiri oleh Secretary of Commerce USTR dan Utusan Khusus Presiden AS untuk Perubahan Iklim John Kerry. Dalam pertemuan dengan para CEO ini, Jokowi juga diberikan kesempatan untuk berbicara pertama dan menyampaikan keynote speech.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden menyampaikan beberapa hal. Yang di awal, ASEAN telah sukses membangun kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan damai. PDB ASEAN kini telah mencapai USD3,3 triliun,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan pers secara virtual.

Namun, di saat yang sama, Jokowi mengingatkan bahwa ASEAN harus terus bekerja keras untuk dapat lebih menikmati rantai nilai global agar mampu menaiki tangga kemajuan. Sebagai Presiden G20, Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia ingin memastikan agar G20 dapat bekerja sebagai katalisator pemulihan ekonomi global, terutama bagi kemajuan negara-negara berkembang.

“Semua ini memerlukan kemitraan yang erat antara pemerintah dengan komunitas bisnis. Presiden berharap para CEO perusahaan besar AS dapat membangun kerjasama konkret di G20 dan kerjasama dengan ASEAN,” ungkap Retno. (Nnm)

Subholding Gas Pertamina Gelar City Gas Tour

JAKARTA ( Merdeka News ) : Dalam rangka HUT PT PGN Tbk ke-57, PGN Subholding Gas Pertamina menghadirkan kegiatan City Gas Tour guna mendukung program strategis nasional dengan target 1 Juta SR di berbagai kota di Indonesia.

City Gas Tour ini merupakan aktifitas brand activation menggunakan mobil berbahan bakar dual fuel yaitu BBM dan Bahan Bakar Gas (BBG) yaitu Food Truck yang telah dikonversi menggunakan bakar gas, akan menyambangi 6 kota di pulau Jawa dimana akan dilakukan sosialisasi penggunaan gas bumi pada kehidupan keseharian dan serta beragam manfaatnya.

Mengambil momen ulang tahun ke-57, PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berupaya meningkatkan awareness masyarakat melalui city gas tour terkait alternatif energi bersih yang aman dan memiliki banyak fungsi yaitu gas bumi.

Acara peluncuran city gas tour ini dilepas oleh Fadjar Harianto Widodo, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan Beni Syarif Hidayat, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT PGN Tbk, Jumat (13/5/2022).

“Sejalan dengan akselerasi program jargas, dengan memanfaatkan momentum HUT PGN ke-57 yang bertepatan pada hari ini, PGN meluncurkan program City Gas Tour yang akan mengunjungi Kota Jakarta, Yogyakarta, Magelang, Semarang, Karawang, dan Bekasi dalam kurun waktu 13-17 Mei 2022,” kata Fadjar.

Beberapa titik yang akan didatangi oleh City Gas Tour melalui wilayah Jawa Bagian Selatan yang belum dilalui oleh jalur pipa distribusi gas bumi (jargas). Namun dengan memanfaatkan potensi sumber gas dengan optimal tentunya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan multiplier effect-nya bagi wilayah tersebut.

“Oleh karena itu, dengan mengkombinasi pipeline dan beyond pipeline menggunakan Liquified Natural Gas (LNG) dan Compressed Natural Gas (CNG), PGN dapat membawa sumber gas dari manapun yang dapat di utilisasi untuk masyarakat setempat” Ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PGN Fadjar Hariyanto Widodo. (Nnm)

CCEP Indonesia Gunakan Corporate Billing Management BRI

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya mempermudah transaksi pembayaran distributor dan memperkuat distribusi nasabah korporatnya melalui berbagai layanan BRI. Terkait hal ini, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) bekerja sama dengan BRI untuk menggunakan layanan Corporate Billing Management dan Distributor Financing BRI.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) Layanan Perbankan antara Financial Director CCEP Indonesia & PNG Miguel Marquez dengan Director of Institutional and Wholesale Business BRI Agus Noorsanto di Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, sekaligus ditandatangani Perjanjian Kerjasama Distributor Financing antara Distributor CCEP Indonesia dengan BRI.

Director of Institutional and Wholesale Business BRI Agus Noorsanto mengungkapkan, perseroan siap memfasilitasi pelayanan terbaik distributor CCEP Indonesia yang merupakan salah satu pelaku UMKM.

“Dengan pengalaman BRI, kami berupaya agar CCEP Indonesia dan distributornya mendapatkan manfaat dari fasilitas Distributor Financing dan pengelolaan transaksi perbankan. Kerjasama dengan CCEP Indonesia adalah cerminan dari kemampuan BRI memenuhi standar kelas dunia dalam memenuhi kebutuhan perbankan Multinational Corporations,” ungkap Agus Noorsanto.

Kerja sama ini akan memudahkan pengelolaan transaksi keuangan secara efisien dan memastikan penerimaan pembayaran tepat waktu melalui sistem terintegrasi. Cash Management Platform dan Corporate Billing Management BRI (CBM) memberikan fleksibilitas kepada para distributor dan CCEP Indonesia untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja termasuk menjalankan transaksi di hari libur.

Disamping itu, kerja sama ini sekaligus menjadi cerminan dari kepercayaan investor kepada BRI yang memiliki pengalaman panjang dalam melayani ekosistem distribusi FMCG. Agus menambahkan, semua layanan terbaik dari BRI Group telah tersedia bagi CCEP Indonesia, termasuk layanan yang memberikan manfaat bagi karyawan CCEP Indonesia.

Sementara itu, Financial Director CCEP Indonesia & PNG Miguel Marquez juga mengatakan, CCEP Indonesia senantiasa berkomitmen pada Indonesia dan pertumbuhannya, serta mendukung pertumbuhan bisnis UMKM.

“Kami akan terus bekerja dengan karyawan, komunitas, pelanggan, pemasok, dan mitra kami, serta pemerintah untuk mewujudkan komitmen kami kepada Indonesia. Kami memilih BRI, yang merupakan salah satu pemain utama perbankan di Indonesia, sebagai mitra perbankan dalam mendukung para distributor kami, yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM. Kami percaya bahwa kerjasama dengan BRI ini akan memberikan banyak nilai tambah, termasuk upaya menumbuhkembangkan UMKM sehingga dapat naik kelas,” katanya.

MoU ini akan menjadi payung untuk berbagai peluang kerja sama bagi para distributor dan mewujudkan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia untuk hari ini dan masa depan. (Tnp)

Roadshow Internalisasi Sinergi BRIGADE MADANI

JAKARTA ( Merdeka News ) : Sinergitas entitas Holding Ultra Mikro antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus ditingkatkan untuk mempercepat peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. Dalam menyebarluaskan culture activation program BRIGADE Madani, BRI melakukan roadshow ke berbagai unit kerja Holding UMi sepanjang April 2022.


Culture activation program BRIGADE Madani sendiri merupakan bentuk implementasi dan penerjemahan core value AKHLAK yang menjadi culture BUMN oleh Holding Ultra Mikro.

Sebagai bagian dari AKHLAK, culture activation program yang dilakukan ini merupakan bentuk sinergi dan penyelarasan budaya kerja tiga entitas didalam holding UMi. Dengan demikian, hal ini penting dalam mengakselerasi pencapaian KPI atau target-target yang telah ditetapkan, khususnya dalam hal mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.


Rangkaian acara dihadiri oleh direksi tiga entitas, seluruh Pemimpin Wilayah dan manajemen serta seluruh tenaga pemasar. Dalam paparannya, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menyampaikan BRIGADE MADANI merupakan wujud semangat tiga entitas dalam mengangkat potensi pelaku usaha ultra mikro di dalam negeri.


BRIGADE MADANI diharapkan dapat mendorong kinerja yang sustain serta menumbuhkembangkan dan memperkuat perekonomian, sehingga membawa dampak positif bagi pemulihan perekonomian Indonesia dan utamanya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha atau masyarakat ultra mikro,” ungkapnya.


Catur juga mengajak seluruh pekerja untuk memiliki visi misi yang sama dalam bersinergi. Sinergitas yang terjalin di antara entitas dapat menyamakan visi untuk bersama-sama berkontribusi secara optimal.
Semangat itu juga direpresentasikan dalam badge yang sama, satu bendera yang sama, yaitu BRIGADE MADANI yang disematkan kepada seluruh pekerja dalam rangkaian roadshow.


Roadshow internalisasi culture activation program BRIGADE Madani terlaksana selama April 2022 terbagi menjadi 6 klaster, dibuka mulai klaster Jawa Tengah di Yogyakarta, disusul kemudian Jawa Barat di Bandung, Jabodetabek di Jakarta, Jawa Timur di Malang, Sumatera di Medan, dan rangkaian ditutup dengan klaster Kalimantan serta wilayah Timur Indonesia di Denpasar. (Tnp)

Telkom Raih Pendapatan Konsolidasi Rp35,2 Triliun di Triwulan Pertama 2022

JAKARTA ( Merdeka News ) : Mengawali tiga bulan pertama 2022, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mencatat kinerja yang terus tumbuh.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp35,2 triliun atau tumbuh 3,7% YoY dengan EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) tercatat Rp19,4 triliun dan laba bersih Rp6,1 triliun.

EBITDA dan laba bersih tersebut tumbuh 3,1% dan 1,7% dari periode yang sama tahun lalu. Kinerja IndiHome dan Digital Business Telkomsel yang kian kuat masih menjadi mesin pertumbuhan pendapatan perseroan.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, “Tahun 2022 ini, Telkom fokus untuk mengakselerasi langkah transformasi perusahaan untuk menjadi digital telco.

Ada lima strategi utama yang ingin direalisasikan untuk memperkuat competitive advantages perusahaan, meningkatkan value creation bagi stakeholder serta mendukung terwujudnya sustainable competitive growth.

Langkah ini mulai memperlihatkan hasil yang baik dan kami yakini akan berdampak positif bagi perusahaan dalam 2-3 tahun ke depan.”

Pada segmen fixed broadband, IndiHome membukukan pendapatan sebesar Rp6,9 triliun atau tumbuh 7,9% YoY dengan total kontribusi terhadap pendapatan perseroan mencapai 19,5%.

Adapun pelanggan IndiHome hingga akhir Maret 2022 mencapai 8,7 juta atau tumbuh 7,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selain itu ARPU IndiHome yang kian stabil di kisaran Rp270 ribu, didorong oleh pendapatan dari add-ons yang tumbuh 15,6% YoY dan berkontribusi sebesar 15,9% dari total pendapatan IndiHome.

Untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan, IndiHome terus menjalin kerja sama dengan content provider (Disney+ Hotstar dan lainnya) yang menghadirkan tayangan terbaik dan berkualitas.

Bulan lalu, IndiHome dan Telkomsel menyepakati kerja sama dengan Netflix sebagai upaya untuk menawarkan konten terdepan bagi pelanggan TelkomGroup.

Dengan layanan yang menjangkau hingga 498 dari total 514 IKK di Indonesia, IndiHome memegang peran penting dalam mendorong pengembangan masyarakat digital.

Pada segmen Mobile, Telkomsel berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp21,3 triliun. Jumlah pelanggan Telkomsel pada akhir Maret 2022 mencapai 175,0 juta pelanggan dengan pengguna mobile data sebanyak 119,8 juta pelanggan (tumbuh 4,3% YoY).

Lalu lintas data juga tumbuh 19,2% dari periode yang sama tahun lalu. Total BTS yang dimiliki Telkomsel hingga akhir triwulan pertama 2022 mencapai 247.930 unit atau tumbuh 5,9% YoY di mana 197.721 di antaranya adalah BTS 3G/4G/5G. (Tnp)

Pembiayaan Ultra Mikro Selamatkan Petani dari Renternir

JAKARTA ( Merdeka News ) : Pembiayaan ultra mikro (UMi) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjadi titik terang bagi Leni Marlia (32) untuk melanjutkan hidup yang lebih baik. Pasalnya, dari sanalah ia bisa keluar dari jeratan rentenir.

Ia bercerita, sepajang 2020-2021 merupakan masa tersulit yang dihadapinya sebagai seorang pedagang sekaligus petani asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat tersebut. Pada saat itu, Leni mendapat cobaan suaminya meninggal dunia. Usahanya berjualan pakaian pun dan panennya juga meredup di tengah kondisi pandemi.


Selama ini, ungkapnya, untuk modal berjualan pakaian dan bertani sering kali memanfaatkan kredit dari rentenir. Maka, ketika ekonominya jatuh, pelunasan utang Leni kepada rentenir tersendat. Leni yang tinggal di Kampung Bayur, Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, itu pun merasa tercekik dengan bunga pinjaman yang semakin membengkak.


“Sudah bertahun-tahun kalau pinjam uang buat modal usaha tani, saya pinjam ke rentenir. Jumlahnya Rp 1 juta jadi Rp 1,3 juta. Ketika lagi sulit bunganya membengkak,” ungkap Leni.

Namun, secercah harapan datang setelah ia bercerita kepada salah satu sahabatnya. Ia mendapat saran untuk mengajukan kredit permodalan ke BRI.


Akses permodalan didapatkannya melalui kredit UMi dari BRI melalui AgenBRILink Pak Acim. Ternyata, kata Leni, prosesnya mudah dengan bunga pinjaman yang jauh lebih murah. Leni juga mengaku senang katena pelayanan BRI selalu ramah.


“Setiap ada masalah ketika cerita ke BRI selalu ada solusinya. Pengajuan juga hanya beberapa menit, mudah sekali. BRI orangnya ramah-ramah,” ujarnya.


Adapun kali pertama ia mengajukan kredit, BRI memberi kucuran dana Rp 3 juta. Sementara untuk yang kedua, ia kembali mengajukan permodalan UMi sebesar Rp 6 juta.


“Itu dananya saya pakai modal bertani dan selebihnya untuk jualan,” imbuhnya. (Nnm)

3 Bulan Bank BRI Cetak Laba Rp.12,22 Triliun

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mampu membuka kuartal pertama tahun 2022 dengan cemerlang. Di tengah kondisi ekonomi yang terus bangkit dan beranjak pulih dari pandemi, dalam tiga bulan pertama tahun 2022, BRI berhasil mencatatkan laba Rp.12,22 triliun atau tumbuh 78,13% secara year on year. Sementara untuk aset, pada akhir Maret 2022 tercatat asset BRI Group tumbuh sebesar 8,99 persen yoy menjadi Rp.1.650,28 triliun.


Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan pencapaian laba BRI tak lepas dari pulihnya perekonomian nasional serta menggeliatnya aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan core business BRI.

“Kondisi UMKM yang mulai pulih saat ini mendorong penyaluran kredit BRI tumbuh 7,43% yoy menjadi sebesar Rp.1.075,93 triliun. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit perbankan nasional di kuartal I 2022 sebesar 6,65%,” imbuhnya.


Secara umum, portofolio kredit UMKM BRI tercatat tumbuh sebesar 9,24% yoy dari Rp.826,85 triliun di akhir Maret 2021 menjadi Rp.903,29 triliun di akhir Maret 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus merangkak naik, menjadi sebesar 83,95%.

Apabila dirinci, Penyaluran kredit kepada seluruh segmen UMKM tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 13,55%, segmen konsumer tumbuh 4,56% dan segmen kecil & menengah tumbuh 3,96%.


Sunarso menambahkan, keberhasilan BRI dalam menyalurkan kredit diatas rata rata industri perbankan nasional diiringi dengan manajemen risiko yang baik. Hal tersebut tercermin dari rasio NPL BRI secara konsolidasian yang tercatat sebesar 3,09% pada akhir Maret 2022. Angka ini tercatat menurun apabila dibandingkan dengan NPL pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 3,30%.


Selain itu, kualitas kredit yang membaik tersebut juga disebabkan oleh restrukturisasi kredit terdampak covid yang saat ini terus menurun secara gradual. Hingga akhir kuartal I 2022 tercatat restrukturisasi kredit terdampak Covid sebesar Rp 144,27 triliun, atau telah turun sebesar Rp.103,75 triliun apabila dibandingkan dengan total akumulasi restrukturisasi yang mencapai Rp 248,02 triliun. (Tnp)

Kebijakan Kenaikan Cukai Diterima Pelaku Industri Rokok

JAKARTA ( Merdeka News ) : Industri Hasil tembakau (IHT) merupakan salah satu industri yang sangat memahami kondisi keuangan negara saat ini. Karena itu, meski dirasa berat dan berdampak negatif kepada pertumbuhan industri dan penjualan rokok, kebijakan kenaikan cukai rokok tahun 2021 lalu yang telah diambil pemerintah tetap diterima para pelaku industri.

Namun, pihak IHT berharap pemerintah bersikap lebih bijak dengan tidak menaikan cukai rokok di tahun depan. Selain itu, untuk memberikan kepastian dalam bisnis termasuk masalah percukaian, dapat duduk bersama dengan seluruh stakeholder IHT untuk membuat road map atau peta jalan IHT di masa depan.

“Meski dengan berat hati, kami masih patuh menerima kebijakan kenaikan cukai rokok. Tapi kami berharap ke depan dalam menentukan kebijakan tarif menyesuaikan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Artinya, (Pemerintah) jangan seenaknya sendiri menaikkan tarif cukai (rokok) tinggi,” tegas Ketua Gabungan Pabrik Rokok Surabaya, Sulami Bahar kepada Pers di Jakarta, Senin (25/4/2022).

Sulami Bahar mengingatkan, jika pemerintah terus menaikan cukai rokok bahkan tidak mendengarkan masukan dan pendapat dari para pelaku IHT di Tanah Air, akan berdampak pada semakin tingginya rokok illegal masuk di pasaran nasional.

Hal ini karena, daya beli konsumen rokok makin menurun akibat adanya wabah Covid 19 yang diikuti oleh krisis ekonomi. Sementara kebutuhan akan rokok tidak bisa dihentikan. Rokok yang diproduksi industri rokok nasional yang legal harga jualnya menjadi naik karena kenaikan cukai rokok. Sudah pasti, masyarakat konsumen rokok akan beralih ke rokok illegal.

“Mereka (masyarakat) akan tetap merokok tetapi memilih rokok yang lebih murah. Artinya, di situ yang lebih murah itu rokok ilegal. Padahal, rokok ilegal itu kita tahu sendiri sangat merugikan semua pihak. Terhadap pemerintah, pendapatan negara hilang, dengan pengusaha (rokok) terjadi persaingan tidak sehat. Tak kalah pentingnya, sangat merugikan masyarakat konsumen karena di dalam rokok ilegal itu tidak diketahui kandungannya berbahaya atau tidak karena tanpa melalui uji lab dan lain-lain,” kata Sulami Bahar. (Nng)

Cinta Laura Jadi Brand Ambassador BRI

JAKARTA ( Merdeka News ) : Siapa tak kenal Cinta Laura Kiehl? Sebagai pesohor dia tak hanya memiliki penampilan rupawan. Cinta dikenal sebagai sosok cerdas dan menginspirasi. Beruntung bagi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadikannya brand ambassador.

Namun ternyata, keberuntungan tak hanya milik BRI. Bagitupun Cinta, merasa bangga dan bahagia menjadi bagian dari keluarga besar bank dengan jejaring terluas di Indonesia tersebut. Apa Pasalnya? Cinta menilai BRI memiliki tekad kuat memberdayakan masyarakat hingga tataran grassroots economy. Khususnya bagi kaum perempuan agar lebih berdaya.

“And what I love is BRI benar-benar memikirkan setiap rakyat Indonesia, bagaimana perempuan di daerah terpencil bisa mulai berbisnis dan bisa mendapatkan penghasilan lebih,” ujarnya di sela-sela acara WOMAN (Wonderful & Magnificent) BRI yang diselenggarakan dalam memeringati Hari Kartini.

Menurutnya, BRI mampu mendorong inklusi dan literasi keuangan hingga pelosok negeri. Perempuan-perempuan di daerah, kata dia, melalui layanan perbankan BRI diajarkan bagaimana cara menabung, hingga mempersiapkan keuangan mereka dengan cara yang lebih aman. Hal itu menjadi penting bagi pelaku ekonomi menengah ke bawah khususnya kaum hawa karena dapat membangun kepercayaan antara masyarakat yang masih belum paham fasilitas perbankan.

Dengan demikian, masyarakat yang masih minim literasi dapat teredukasi. Sehingga perlahan tapi pasti semakin paham layanan jasa keuangan formal demi terciptanya masyarakat yang berdaya dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Essentially what I wanna say is, sangat bangga dan bahagia bisa jadi Brand Ambassador BRI karena aku harap dengan adanya kehadiran aku kita bisa terus menyebarkan awareness soal hal ini. Mudah-mudahan aku juga sanggup dan menginspirasi generasi selanjutnya untuk lebih berdaya secara finansial dan sosial dalam setiap aspek kehidupan mereka,” kata Cinta.

Karena itu dia berharap bersama BRI dapat bekerja sama memberdayakan kaum perempuan di tataran grassroots economy. Dengan memberikan fasilitas dan edukasi yang cukup agar bisa mulai mengeksekusi bisnis-bisnis yang mereka inginkan dan akhirnya lebih berdaya. (Tnp)