Category Archive : Keuangan

Strategi BRI Capai Target KUR 2022

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten terus menunjukkan bukti nyata dalam mendukung momentum Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Upaya BRI ditunjukkan salah satunya melalui pembiayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI telah menetapkan kuota penyaluran KUR 2022 yang meningkat menjadi sebesar Rp373,17 triliun dengan suku bunga tetap sebesar 6%.

Dari jumlah tersebut, BRI mendapatkan alokasi sebesar Rp260 triliun atau mencapai 70% dari total KUR nasional yang dialokasikan tahun ini. BRI sebagai bank dengan portofolio UMKM terbesar ini optimististis akan dapat mencapai target KUR 2022 hingga akhir tahun.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa berbagai strategi telah dirancang untuk memenuhi target penyaluran KUR 2022. pihaknya optimistis, kapasitas dan kemampuan BRI dapat mengantarkan perseroan mencapai target penyaluran KUR tersebut.

“Selama ini BRI terus menjalankan strategi untuk mewujudkan business process yang optimal dan efisien. Keduanya terbukti berhasil mendukung upaya BRI dalam menyalurkan kredit di segmen mikro, termasuk KUR,” ungkapnya.

Di samping itu, BRI juga menerapkan digitalisasi untuk menyalurkan kredit sehingga lebih efisien dan tepat sasaran. Dengan memanfaatkan keunggulan informasi dan teknologi, BRI mampu menjaga bottom line yang solid dengan return yang optimal.

Keberhasilan BRI dalam menyalurkan KUR ini juga dibuktikan dengan realisasi penyaluran KUR sepanjang tahun 2021. Hingga akhir Desember 2021, BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp194,9 triliun kepada 6,5 juta debitur. Jumlah tersebut mencapai 99,65% dari kuota KUR yang ditetapkan oleh pemerintah dan dialokasikan kepada BRI tahun 2021, yakni sebesar Rp195,59 triliun. Penyaluran KUR BRI sepanjang 2021 tersebut juga tercatat naik 40,7% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan penyaluran per Desember 2020 yang mencapai sebesar Rp138,5 triliun.

Tercatat jumlah nasabah baru untuk KUR Mikro saja, jumlahnya mencapai 61% hingga Desember 2021. Selain itu, untuk nasabah baru KUR Supermikro jumlahnya mencapai 97,6% per Desember 2021.

Jumlah yang besar tersebut menunjukkan keberhasilan BRI dalam melaksanakan revitalisasi Mantri yang membuat pelayanan lebih efektif. Catur menambahkan, BRI terus berupaya memperluas cakupan dan potensi di wilayah kerja yang selama ini belum tergarap.

Dari sisi sebaran KUR juga terus meningkat, pada tahun 2019 jangkauan sebaran KUR mencapai 5,4 orang dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI, dan pada tahun 2021 meningkat signifikan menjadi rata-rata sebanyak 8,7 dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI.

Dari sisi sektor ekonomi, BRI telah menyalurkan KUR sektor produksi sebesar 56,16%. Berturut-turut paling besar adalah di sektor perdagangan sebesar Rp85,4 triliun, sektor pertanian Rp61,1 triliun, dan sektor industri pengolahan Rp19,5 triliun.

Catur menambahkan bahwa alokasi KUR tersebut merupakan hal positif bagi BRI dalam mendukung pengembangan ekosistem ultramikro melalui outlet co-location SENYUM-nya.

Ke depan, BRI terus berfokus pada segmen mikro sebagai core utama pertumbuhan pinjaman KUR. Dengan menyalurkan kredit ke sektor produktif, upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pemulihan ekonomi nasional. (Nnm)

BRI Semakin Kuat di Inovasi Digital Banking

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI semakin menguatkan posisinya dalam lanskap digital banking di Indonesia. Hal ini dibuktikan oleh berbagai capaian, baik inovasi-inovasi baru maupun penghargaan bergengsi dari berbagai instansi. Apresiasi tersebut menegaskan bahwa BRI semakin dekat dengan visinya sebagai The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion.

Direktur Digital & Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo mengatakan bahwa perjalanan transformasi digital di BRI sudah dijalankan sejak 2017. “Strategi dilakukan melalui kombinasi dua pendekatan, yakni bimodal untuk mengembangkan core product banking, dan strategi eksplorasi untuk menjangkau segmen baru,” ujarnya.

Sepanjang 2021, bank terbesar di Indonesia ini telah mencatatkan berbagai prestasi. Dimulai pada Januari 2021, BRI dinobatkan sebagai Model Bank for Financial Inclusion oleh Celent atas berbagai inovasi inklusi keuangan di Indonesia. Celent sendiri merupakan lembaga riset dan firma advisory yang fokus pada teknologi pada institusi finansial secara global.

Kemudian pada Februari 2021, aplikasi digital banking BRI, yakni BRImo mendapatkan peringkat I dalam event Infobank 4th Satisfaction Loyalty Engangement Awards 2021. BRI pada Maret 2021 juga memenangkan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 untuk produk tabungan hingga BRImo.

Berlanjut pada April 2021, BRI dinobatkan sebagai Best of the Best Innovation Company dari iNews Maker Awards 2021. Selanjutnya, ada dua kategori dimenangkan oleh BRI pada Mei 2021. Keduanya adalah Digital CX Award 2021 oleh The Digital Banker yang merupakan media global dan lembaga riset global di sector keuangan, Ceria sebagai Best Fintech CX for Consumer Lender dan BRIBRAIN sebagai Best Use of Data & Analytics for CX.

Selanjutnya, produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Digital BRI juga memenangkan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2021 untuk kategori Produk & Model Bisnis. Adapun inovasi yang berhasil diciptakan oleh BRI, pada September 2021 BRI meluncurkan TebuChain, platform solusi supply chain untuk ekosistem tebu dan gula, melalui piloting kerja sama dengan PTPN XI.

Direktur Digital & Informasi Teknologi BRI Indra Utoyo pada bulan ini juga dinobatkan menjadi CIO of the Year oleh IDC Future Enterprise Awards. Lalu, BRI mendapatkan Special Awards for Digital Resiliency atas strateginya selama pandemi.

Pencapaian-pencapaian tersebut membuat BRI semakin termotivasi untuk mengembangkan produk digital baru. Pada November 2021 BRI meluncurkan BRIBRAIN Webview, sebuah tools berbasis AI/ML yang membantu tenaga pemasar dalam mengakuisisi nasabah melalui recommender system. Tools ini terintegrasi dengan tenaga pemasar, seperti BRISPOT.

Terakhir, pada pengujung tahun lalu yakni Desember 2021, BRI menyelenggarakan BRIAPI Awards 2021 untuk apresiasi tenaga pemasar dan mitra BRIAPI. BRIAPI berhasil mencatatkan sales volume mencapai Rp174,5 triliun, atau bertumbuh 305,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, triple digit growth ini juga dicapai oleh BRIAPI dalam jumlah transaksi dan fee-based income (FBI).

Hingga kuartal ke IV 2021 ini, setidaknya terdapat lebih dari 226 juta transaksi melalui BRIAPI, melonjak 156,8% dari periode yang sama di tahun sebelumnya, dan menghasilkan Rp45,6 miliar fee-based income. Selain itu, BRI juga meluncurkan SenyuM Mobile 2.0 yang merupakan aplikasi cross-selling untuk tenaga pemasar holding utramikro (BRI, PNM, Pegadaian). (Tnp)

BRI Catat Bisnis Wealth Management Tumbuh 9,2 % YoY

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengakselerasi kinerja bisnis wealth management, hal ini ditunjukkan dari kinerja yang positif sepanjang 2021. Di pengujung 2021, dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) BRI meningkat signifikan sebesar 9.2% secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Growth Fee Based Income (FBI) investasi BRI dan FBI Bancassurance BRI juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 45,5% year-on-year (YoY) untuk FBI Investasi BRI, serta 23,7% year-on-year (YoY) untuk FBI Bancassurance BRI. Secara keseluruhan, FBI BRI sendiri meningkat sebesar 27,3% secara year-on-year (YoY).


Selain itu, sebagai mitra distribusi, BRI juga mencatat total penjualan SBN Ritel pada primary market BRI meningkat sebesar 21% YoY dengan market share penjualan mencapai 11,23%.


Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, BRI telah menyiapkan strategi untuk memperkuat edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat, dengan headline Wealth Management For All.
“BRI senantiasa menawarkan instrumen produk dengan risiko yang aman. Investasi dan proteksi bekerja sama dengan Manager Investasi, Asuradur maupun Sekuritas yang terpercaya dan berpengalaman,” katanya.


Dalam rangka optimalisasi sinergi di BRI Group, Wealth Management terus melakukan kolaborasi dengan perusahaan anak, diantaranya melalui penambahan produk investasi BRI serta produk Bancassurance BRI di sepanjang tahun 2021.


Upaya tersebut, lanjut Handayani, akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen BRI dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat maupun nasabah. Sesuai motto yang diusung
“Memberi Makna Untuk Indonesia”, BRI optimistis bisnis wealth management memiliki prospek cerah dan akan terus tumbuh ke depannya sebagai komitmen mitra terpercaya dalam menghadapi iklim investasi dan proteksi di era yang baru. (Nnm)

CIMB Niaga Terus Tambah Digital Lounge

JAKARTA ( Merdeka News ) : Memasuki tahun baru 2022, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) siap kembali melayani kebutuhan perbankan nasabah melalui beragam kanal. Salah satunya CIMB Niaga mengoperasikan Digital Lounge ke-38 di AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di Jalan Tanjung Barat Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kantor cabang digital tersebut dapat dikunjungi masyarakat dan nasabah setiap hari pada pukul 11.00-20.00 WIB atau mengikuti jadwal buka/tutup mall. Kehadiran Digital Lounge AEON Mall Tanjung Barat melengkapi layanan yang diberikan CIMB Niaga melalui kantor cabang serta beragam channel digital lainnya. Bertambahnya Digital Lounge tersebut diharapkan makin memudahkan nasabah dalam memenuhi kebutuhan perbankan ketika beraktivitas di luar rumah, termasuk di mall.

“Mengawali tahun baru ini, dengan penuh semangat dan optimisme kami siap memberikan layanan terbaik kepada nasabah, salah satunya melalui Digital Lounge di AEON Mall Tanjung Barat. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi digitalisasi yang terus kami lakukan untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan customer experience,” kata Head of Digital Banking, Branchless and Partnership CIMB Niaga Bambang Karsono Adi, Senin (03/01/2022).

Melalui fasilitas terbaru ini, lanjut Bambang, nasabah bisa melakukan berbagai aktivitas perbankan secara mandiri (self service) di perangkat berbasis layar sentuh. Adapun untuk kebutuhan informasi, Digital Banking Manager CIMB Niaga akan mendampingi dan memberikan solusi kebutuhan finansial nasabah.

Di antara layanan yang dapat dilakukan nasabah di Digital Lounge yaitu membuka tabungan baru melalui mesin Self Service Banking (SSB). Dengan berbekal KTP Elektronik, pembukaan rekening hanya membutuhkan waktu 5 menit dan sudah langsung mendapatkan kartu debit. SSB juga bisa digunakan untuk mengganti Kartu Debit/ATM nasabah yang hilang atau rusak, sehingga lebih praktis dan instan.

Nasabah juga dapat memanfaatkan Video Banking untuk beragam kebutuhan, seperti transfer hingga Rp 1 miliar, mengetahui informasi produk dan layanan, membayar tagihan, hingga membeli voucher isi ulang. Bagi nasabah yang membutuhkan dana tunai atau ingin melakukan setoran bisa menggunakan mesin Tarik Setor Tunai. Tersedia pula layanan lainnya seperti TV Interaktif dan OCTO Vending. (Krj)

BRI Masuk Daftar Indeks SRI – KEHATI

JAKARTA ( Merdeka News ) : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil masuk dalam daftar perusahaan Indeks SRI-KEHATI periode Desember 2021 sampai dengan Mei 2022. Perolehan ini sejalan dengan Transformasi BRI menuju visinya menjadi The Most Valuable Banking Group in South East Asia & Champion of Financial Inclusion.

Indeks SRI-KEHATI ini menilai perusahaan yang memiliki komitmen dalam upaya pengelolaan manajemen berkelanjutan. BRI menjadi perusahaan yang peduli terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik. Indeks ini diluncurkan kali pertama pada 8 Juni 2009 lewat kerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa perusahaan dengan profil ESG (Environmental, Social & Governance) yang baik akan membangun koneksi dan kepercayaan yang lebih dalam lagi dengan investor. Perseroan menerapkan konsep Triple Bottom Line, yaitu Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit yang mendasari program perseroan selama ini serta strategi ESG dalam setiap kegiatan bisnis dan investasi.

“Apabila perusahaan tidak mampu mengartikulasikan strategi untuk transisi ke net zero economy, maka perusahaan tersebut akan mengalami penurunan kapasitas bisnis dan valuasi perusahaan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos mengungkapkan bahwa terpilihnya BRI dalam Indeks SRI-KEHATI menunjukan bahwa BRI memiliki komitmen yang baik dalam pengelolaan manajemen lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami berharap BRI dapat mempertahankan komitmen tersebut dan meningkatkan pengelolaan manajemen berkelanjutan dengan tetap peduli terhadap lingkungan hidup, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik, jelasnya dalam keterangan resmi,” jelasnya.

Ia melanjutkan, ke depan Yayasan KEHATI terus melakukan peningkatan kualitas penilaian atas perusahaan yang terdaftar dalam Indeks SRI-KEHATI di masa yang akan datang. Menurutnya, peran indeks SRI-KEHATI penting sebagai satu indikator dalam perbaikan pelestarian lingkungan dan pembangunan Indonesia. Dengan demikian, indeks ini dapat memberi dampak positif bagi dunia usaha di Indonesia.

Sebagai informasi, menjelang HUT ke-126, BRI terus mencatatkan prestasi dengan meraih berbagai penghargaan dari banyak pihak. Diantaranya seperti Best Secondary Deal Of The Year, The Best State Owned Enterprise in 2021 kategori Financial Listed Public Company dari Bisnis Indonesia TOP BUMN Award 2021, Indonesia Most Trusted Companies dari CGPI – IICD, Bank Mendukung UMKM Terbaik: Bank Buku 3 & 4, Bank Konvensional Pendukung Pengadilan Moneter Rupiah dan Valas Terbaik, Bank Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS Terbaik dari Bank Indonesia, dan sebagainya. (Nnm)

AUM Investasi Reksa Dana dan Obligasi Bank BCA Capai Rp 80 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Meski masih pandemi covid -19 saat ini, tidak menyurutkan minat investasi bagi nasabah, hal ini terlihat pada kinerja Wealth Management PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) yang terus tumbuh sehingga per September 2021 mencapai Asset Under Management (AUM) Investasi Reksa Dana dan Obligasi sebesar Rp 80 triliun.

Semakin banyaknya masyarakat yang antusias dalam berinvestasi, semakin banyak juga ragam produk dengan berbagai macam tingkat imbal balik, risiko investasi dan spesifikasi produk yang dapat dijadikan pilihan diversifikasi investasi. Melihat hal tersebut, BCA menghadirkan produk baru yakni reksa dana pendapatan tetap USD dengan produk Ashmore Dana USD Nusantara yang memiliki fitur pembagian semi-annual dividend.

“Penawaran produk ini merupakan bagian dari upaya BCA untuk memfasilitasi nasabah yang tertarik melakukan diversifikasi mata uang pada beragam produk. Maka Ashmore Dana USD Nusantara dapat menjadi alternatif untuk diversifikasi dalam beberapa seri Obligasi Negara USD INDON dan INDOIS dengan minimum pembelian investasi yang relatif lebih terjangkau,” kata Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA , Ugahary Yovvy Chandra di Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Sementara Steven Satya Yudha selaku Associate Director Sales and Distribution, PT Ashmore Asset Management Indonesia, Tbk menyatakan, produk ini cocok sebagai alternatif diversifikasi para nasabah untuk aset finansial berdenominasi USD yang memiliki kebutuhan arus kas berjangka, karena produk ini memiliki fitur pembagian semi-annual dividend.

Investor dapat memperoleh produk ini di Cabang BCA yang melayani transaksi Investasi dan melalui aplikasi Wealth Management (WELMA) yang dimiliki oleh BCA. Untuk memeriahkan peluncuran produk ini, BCA pun menghadirkan berbagai program menarik.

Program yang dihadirkan adalah Cashback Rp 100 ribu (berlaku kelipatan maksimum Rp 1 juta) setiap pembelian bersih USD 15,000 (info lanjut: bca.id/promoashmoredun). Selain itu, tersedia promo bebas biaya transaksi untuk Reksa Dana dan Obligasi Pasar Sekunder, sehingga investor dapat memanfaatkan momentum ini.

Melalui WELMA nasabah dapat melakukan transaksi (jual-beli) produk investasi seperti Reksa Dana, Obligasi serta mendapatkan informasi Asuransi. Welma juga sudah memiliki fitur pendaftaran Single Investor Identification (SID) online yang kian memfasilitasi dan memudahkan nasabah dalam melakukan untuk investasi awal. (Kr)

Masih Ada Kesenjangan Inklusi Keuangan di Kota dan Desa

JAKARTA ( Merdeka News ) : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah dan Industri Jasa Keuangan terus berupaya meningkatkan akses keuangan masyarakat yang diyakini bisa mendorong pemulihan ekonomi nasional dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Keberadaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sangat penting dalam menyerap program-program yang dikeluarkan Pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi seperti program KUR guna mendorong kemajuan UMKM.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengaku masih terdapat kesenjangan inklusi keuangan di wilayah perkotaan dan perdesaan, yaitu sebesar 83 persen dan 68 persen. Atas dasar hal tersebut, percepatan akses keuangan di daerah menjadi sangat penting dan perlu diperhatikan agar dapat menjangkau ke seluruh daerah.

” OJK terus mendorong penyaluran KUR ini. Kami telah bertemu dengan pimpinan perbankan membahas agar target KUR tahun ini Rp285 triliun bisa tercapai. Dan saya yakin sampai akhir tahun angka itu bisa tercapai,” katanya dalam Rakornas TPAKD 2021 yang digelar secara hybrid di Jakarta, kemarin.

Wimboh mengatakan OJK mendorong adanya inovasi-inovasi pembiayaan sektor usaha masyarakat di daerah seperti pinjaman melawan rentenir ataupun pengembangan KUR klaster lainnya melalui TPKAD. Apabila terdapat KUR klaster yang belum terlayani pembiayaan serta pengembangannya, bisa disampaikan ke OJK. ” Kalau ada masyarakat yang alami kesulitan akses pembiayaan tolong beritahu kami. Kami selalu berupaya membantu kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

OJK dan TPAKD akan terus mengembangkan program digitalisasi bagi UMKM mulai dari pembiayaan, pembinaan, promosi dan penjualan untuk semakin mempercepat kemajuan UMKM. Pihaknya juga meminta dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk membentuk TPAKD di seluruh tingkat kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia sebagai akselerator dalam rangka mendorong ketersediaan dan pemanfaatan produk atau layanan jasa keuangan formal sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan masyarakat di daerah. (Kr)

Jelang Libur Akhir Tahun Bank BCA Siapkan Dana Rp 33,2 Triliun

JAKARTA ( Merdeka News ) : Dalam kaitan mengantisipasi kebutuhan tarikan nasabah di mesin ATM menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bank Central Asia (BCA) menyediakan uang tunai sebesar Rp 33,2 triliun, jumlah ini naik 9 persen jika dibandingkan dengan tahun 2020.

“Pada tahun ini kita masih dihadapi dengan situasi pandemi, kabar baiknya grafik penularan kian menurun sehingga memberikan sedikit kelonggaran mobilitas dan membuat kita bisa menikmati waktu bersama yang terkasih. BCA sebagai bagian dari perbankan nasional berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan secara optimal kepada nasabah di Tanah Air selama periode liburan,” tegas Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Selama periode libur Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru 2022), BCA akan mengantisipasi kebutuhan perbankan nasabah melalui berbagai kanal yang dimiliki. Adapun kantor cabang BCA akan beroperasi normal di hari kerja selama periode libur Nataru.

Dikatakan tahun ini BCA menghadirkan BCA Year End Salebration yang dapat dimanfaatkan untuk berburu diskon akhir tahun. Kami juga senantiasa melakukan pembaharuan pada kanal digital BCA seperti BCA Mobile yang memiliki fitur Lifestyle BCA mengedepankan konsep hybrid dimana kami siap melayani nasabah baik secara online maupun offline.

Nasabah tetap dapat melakukan transaksi #BankingFromHome yang aman dan nyaman melalui layanan digital BCA, seperti BCA mobile atau KlikBCA. Bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi setoran tunai, dapat bertransaksi di cabang di hari kerja atau menggunakan ATM Setor-Tarik BCA yang siap 24 jam.

Jahja menambahkan, komitmen BCA dalam mengutamakan keamanan dan kenyamanan transaksi menjadi prioritas utama, termasuk saat momen libur. Apabila selama masa libur akhir tahun membutuhkan untuk pembukaan rekening baru atau pemblokiran rekening, ini sudah dapat dilakukan melalui BCA mobile sehingga akan meminimalisir aktivitas ke kantor cabang BCA. Untuk pembayaran tagihan yang umumnya datang di akhir bulan juga sudah dapat dilakukan dalam satu genggaman di BCA mobile.

Selain fitur digital banking BCA, layanan Halo BCA juga siap melayani kebutuhan nasabah selama 24 jam melalui telepon Halo BCA melalui telepon 1500888, twitter @halobca atau whatsApp 0811 1500 998 untuk dapat kami tindaklanjuti. Pastikan ada logo verified (centang warna hijau) saat membuka aplikasi WhatsApp Bank BCA. (Kr)

Pencapaian CAR BRI yang Solid, Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

JAKARTA ( Merdeka News ) : Keberhasilan PT Bank Rakyat Indonesia (persero) atau BRI dalam pencapaian Capital Adequacy Ratio (CAR) hingga 24,54% pasca right issue dan menerapkan strategi mengutamakan kualitas pertumbuhan mendapat apresiasi dari Analis PT Verdhana Sekuritas Indonesia, Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih.

Dalam risetnya, BRI dinilai mampu mengelola dengan mengutamakan keberlanjutan di masa pandemi. Rasio CAR yang kian meningkat ini juga akan menjadi katalis positif dalam menopang kinerja BRI jangka panjang. Di samping itu, keberhasilan ini juga semakin diperkuat dengan masuknya PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PMN).

“Memang kinerja positif itu bisa dikaitkan dengan keberhasilan rights issue dan bergabungnya Pegadaian dan PNM yang dimiliki sepenuhnya oleh BBRI. Kami pun terus melihat sikap kehati-hatian dari BBRI dengan strategi yang tepat dalam memperkuat rasio kecukupan modal di masa pandemi. Ini akan berdampak positif pada bisnis ke depan,” tulis keduanya dalam hasil riset tersebut.

Senada dengan riset tersebut, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada juga meyakini kinerja BRI akan semakin meningkat seiring dengan kestabilan kinerja. Menurutnya, BRI telah memperlihatkan kinerja positif di berbagai lini bisnis didukung oleh keandalan manajemen dalam menerapkan strategi yang tepat.

Angka CAR yang selalu bertumbuh tersebut, kata Reza, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap langkah bisnis yang diambil BRI. “Artinya, kinerja BBRI bisa dikatakan baik dan mampu bertahan di tengah pandemi. Pencapaian ini sangat kuat dan rasanya masih akan berlanjut,” ujarnya. (Nnm)

Bank Mandiri Ajak Nasabah Tingkatkan Transaksi

YOGYAKARTA ( Merdeka News ) : Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan aktivasi dan penggunaan digital super app Livin by Mandiri (berlogo kuning) oleh nasabah perseroan, termasuk nasabah baru. Untuk itu, Bank Mandiri mulai membagikan hadiah undian program promo Livin to the Max kepada nasabah yang di seluruh Indonesia.

Di Region VII/Jawa Tengah, misalnya, Bank Mandiri kembali menyerahkan hadiah 1 unit Vespa Sprint ABS kepada seorang nasabah yang telah terverifikasi menjadi pemenang Program Livin to the Max periode kedua yang berasal dari wilayah Yogyakarta. Sebelumnya di tanggal 02 Desember 2021, Bank Mandiri Area Yogyakarta sudah menyerahkan 1 unit BMW X1. Adapun total hadiah yang dibagikan dalam program ini adalah sebanyak 100 unit BMW X1 serta 1.000 unit motor jenis Vespa Sprint dan Yamaha NMAX.

Vice President Bank Mandiri Area Yogyakarta, Sumarwanto mengemukakan bahwa Program Livin to the Max bertujuan memberikan apresiasi kepada nasabah yang sudah memberikan kepercayaan kepada Bank Mandiri khususnya dalam melakukan transaksi digital. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan transaksi nasabah pada aplikasi Livin by Mandiri.

Kami juga mengucapkan selamat dan turut berbahagia kepada Nasabah yang menjadi Pemenang Livin to the Max. Program ini akan terus berjalan hingga 3 Juni 2022, dimana akan dilakukan pengundian setiap minggunya. Semakin banyak transaksi menggunakan Livin by Mandiri, maka semakin besar kesempatan untuk memenangkan hadiah, kata Sumarwanto saat menyerahkan secara simbolis hadiah motor kepada nasabah pemenang di Yogyakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, Livin to the Max adalah program undian berdasarkan Livin poin yang dikumpulkan nasabah atas setiap transaksi yang dilakukan. Adapun transaksi yang dihitung antara lain, transfer antar bank, bayar, top up, dan penambahan saldo, masing masing aktivitas transaksi tersebut akan mendapatkan poin yang akan diundi setiap minggunya. Jika nasabah ingin mendapatkan poin lebih, nasabah juga dapat menukarkan 230 Livin Poin untuk menjadi poin undian

Livin by Mandiri hadir untuk mendorong transaksi digital dan memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja. Livin by Mandiri merupakan bentuk penyempurnaan terkini digital banking dengan fitur teranyarnya antara lain pembukaan rekening baru, verifikasi wajah, quick access, tarik tunai tanpa kartu, top up dan update saldo e-money dengan satu klik hingga transfer dan bayar tagihan favorit di satu tempat, jelas Sumarwanto.

Sumarwanto menambahkan, hingga akhir Oktober 2021, super app Livin’ By Mandiri telah mencatatkan lebih dari 8,6 juta pengguna, meningkat 43 persen secara tahunan (year on year/yoy). Wilayah Jateng DIY sendiri sampai dengan akhir Oktober 2021, sudah tercatat 1,1 juta pengguna meningkat 55,7% secara year on year.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna, laju transaksi finansial nasabah Bank Mandiri melalui Livin’ by Mandiri juga melesat hingga 57 persen yoy, mencapai 792 juta transaksi dengan nilai transaksi menyentuh Rp 1.283 triliun per akhir Oktober 2021. Di Jateng dan DIY meningkat 62,31% secara yoy dengan pencapaian 81 juta transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp 109 Milliar

Bank Mandiri berharap melalui program ini, masyarakat tertarik untuk dapat menikmati setiap fitur baru yang ada pada Livin by Mandiri dan dapat turut merasakan kenyamanan serta kemudahan bertransaksi secara online dengan Livin by Mandiri.

“Melalui pembaharuan Financial Super App Livin’ by Mandiri, telah mampu mendigitalisasi hampir seluruh layanan transaksi nasabah Bank Mandiri. Tercatat, hingga kuartal III 2021 lebih dari 95 persen transaksi perbankan Bank Mandiri sudah dapat dilakukan secara digital tanpa harus ke cabang ucap Sumarwanto. (Krj)