Category Archive : Pendidikan

Rektor UIN Yogya: Indonesia Darurat Radikalisme

YOGYAKARTA ( Merdeka News ) : Prof Yudian Wahyudi, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, menilai serangan terhadap Menko Polhukam Wiranto menandakan saat ini Indonesia berada dalam level darurat radikalisme. Yudian mengaku sependapat dengan pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

“Betul saya setuju. Simbol yang paling gampang itu, masak Menko Polhukam (Wiranto) diserang orang. Itu betul-betul level satu darurat,” tegas Prof Yudian di UIN Sunan Kalijaga, Rabu (16/10/2019).

Menurut Prof Yudian, saat ini teroris mulai berani mengejar sasaran tingkat tinggi. Terbukti dengan aksi penusukan terhadap Wiranto di Alun-alun Menes Pandeglang Banten.

Prof Yudian menyebutkan UIN Sunan Kalijaga telah melakukan upaya antisipasi masuknya paham radikalisme ke mahasiswa. Salah satu langkah antisipasi yakni melalui pusat studi Pancasila. Mahasiswa baru diasramakan pada tahun pertama untuk diberi pengetahuan soal Islam moderat. (DN/KRJ)

Meriah, Pameran Akademik di Universitas Negeri Malang

MALANG ( Merdeka News ) : Meriah dan menyenangkan, itulah suasana yang tercermin dalam Pameran Akademik Universitas Negeri Malang (UM). Pameran akademik ini berlangsung 3 hari, Senin-Rabu (14-16 Oktober 2019) di Graha Cakrawala UM. Pameran digelar dalam rangka dies natalis ke-65 dan lustrum ke XIII Universitas Negeri Malang.

Selama pameran akademik digelar, ribuan orang membanjiri acara, terutama para mahasiswa serta pelajar dari berbagai sekolah di Malang raya dan sekitarnya. Para pelajar baik dari SMA, SMK, MA, serta SMP dan MTs secara berombongan berdatangan ke lokasi pameran.

Banyak hal menarik digelar dalam pameran akademik tersebut. Semua lembaga, fakultas dan sekolah laboratorium Universitas Negeri Malang ikut ambil bagian dalam pameran ini.

Salah satu stan atau booth yang banyak memikat pengunjung yakni booth LP3 (Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran) Universitas Negeri Malang.

Di stan ini dipamerkan sejumlah perkembangan fantastis yang telah dicapai LP3, yang mendapat dukungan penuh Kepala LP3 UM Drs. I Wayan Dasna,M.Si.,M.Ed.,Ph.D. Di antaranya “Rumah Inovasi Belajar”. Berbagai hasil pengembangan inovasi, untuk menunjang pembelajaran yang efektif dan praktis, dihadirkan dalam pameran kali ini.

Salah satu yang menarik perhatian banyak pengunjung yakni aplikasi “Kahoot”. Aplikasi Kahoot yakni salah satu model evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan secara online. Dikemas dengan pola game yang smart dan menyenangkan. Karena itu kehadiran Kahoot ini banyak menarik minat pengunjung yang rata-rata memang generasi milenial.

Selain booth dari LP3, pameran juga diikuti LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) dan segenap fakultas yang ada di Universitas Negeri Malang. Masing masing yakni Fakultas Sastra, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ( MIPA ), Fakultas Pendidikan Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ekonomi serta Fakultas Teknik.

Ikut tampil pula Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Malang yaitu SD Laboratorium (SD Lab), SMP Lab dan SMA Lab. Di stan SD Lab yang banyak diminati pengunjung adalah robot untuk pemadam kebakaran. ( Zen )

Pentingnya Komunikasi Asertif Bagi Mahasiswa

MALANG ( Merdeka News ): Komunikasi asertif yakni berkomunikasi dengan orang lain namun tetap menjaga dan menghargai hak serta perasaan orang tersebut. Komunikasi jenis ini sangat penting dikuasai mahasiswa, agar lancar dalam menempuh studi dan setelah lulus sukses menembus dunia kerja.

Karena itulah pihak Pusat Pengembangan Bimbingan  Konseling Karier dan Kompetensi Akademik (P2BK3A), sebagai salah satu pusat di Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3), Universitas Negeri Malang, menggelar pelatihan komunikasi asertif bagi mahasiswa, Selasa (15 Oktober 2019). Pelatihan dibuka oleh Drs. I Wayan Dasna,M.Si.,M.Ed.,Ph.D Ketua LP3 Universitas Negeri Malang diikuti mahasiswa dari berbagai jurusan di kampus tersebut.

Dalam sambutannya Drs. I Wayan Dasna,M.Si.,M.Ed.,Ph.D menegaskan pentingnya menguasai komunikasi asertif bagi para mahasiswa. “Komunikasi asertif ini sangat penting dikuasai para mahasiswa. Jika tidak asertif maka pola komunikasinya akan pasif atau agresif. Sedangkan komunikasi yang pasif maupun komunikasi yang agresif, dua-duanya sangat negatif dampaknya,” tutur Drs. I Wayan Dasna,M.Si.,M.Ed.,Ph.D.

Dalam pelatihan yang berlangsung sehari tersebut, hadir 3 narasumber yakni Gamma Rahmita U.H, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Fakultas Pendidikan Psikologi, serta Megasari Noer Fatanti, M.Ikom dan Rani Prita Prabawangi, S.Hub.Int., M.Si. keduanya dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang.

Sementara itu menurut Dra Ella Faridati Zen MPd, Kapus P2BK3A LP3 Universitas Negeri Malang, tujuan kegiatan pelatihan yaitu membantu mahasiswa agar mempunyai kemampuan dan keterampilan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan dengan cara-cara efektif dan menjaga serta menghargai hak-hak dan perasaan orang lain. Selain itu mahasiswa peserta pelatihan diharapkan memahami ragam dan macam gaya komunikasi, memahami masalah yang mungkin terjadi dalam komunikasi serta mengembangkan strategi komunikasi asertif. ( Zen )

Ustad Abdul Somad Ditolak Ceramah di Masjid UGM Yogya

YOGYAKARTA ( Merdeka News ): Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melalui pimpinan universitas menyatakan permintaan pembatalan atas agenda kuliah umum di Masjid Kampus UGM Sabtu 12 Oktober 2019 dengan pembicara utama Ustad Abdul Somad. Alasannya, UGM menilai kegiatan tersebut tak selaras dengan jati diri UGM Yogyakarta. 

Dr. Iva Ariani, Kepala Bagian Humas dan Protokoler UGM, membenarkan perihal permintaan pembatalan acara yang suratnya sudah tersebar cukup masif sejak beberapa hari terakhir. Apalagi, baru saja ramai penolakan Kraton Yogyakarta pada acara Muslim United yang didalam rangkaianya juga menghadirkan Ustad Abdul Somad. 

“Berkaitan dengan acara yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar acara tersebut dibatalkan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan non akademik dengan jati diri UGM. Surat sudah kami kirimkan ke takmir masjid,” tegas Iva pada wartawan Rabu (9/10/2019). 

Kampus UGM Yogya elama ini menanamkan Pancasila sebagai jati diri yang hampir selalu didengungkan di setiap kesempatan. Dengan kata lain, UGM menilai kajian Abdul Somad selama ini tak sesuai dengan jati diri UGM yang lantas melandasi permintaan pembatalan acara 12 Oktober di Masjid Kampus UGM. 

Dalam surat undangan acara 12 Oktober yang tersebar, disebutkan Abdul Somad bakal menjadi pembicara dalam tema kuliah umum Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), Pondasi Kemajuan Indonesia bersama Prof Deddy Shri Ahimsa Putra. (KRJ/NR)

Semarak, Kontes Mobil Hemat Energi di Universitas Negeri Malang

MALANG ( Merdeka News ): Kontes Mobil Hemat Energi tahun 2019 digelar di Kampus Universitas Negeri Malang (UM), mulai Selasa (24 September 2019) hingga 4 hari berikutnya.

Kontes mobil berlangsung sangat meriah, diikuti 45 Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia. Pengunjung juga sangat antusias, sehingga selain di lingkungan kampus UM, sepanjang Jalan jakarta yang berada di timur kampus UM juga ditutup untuk keperluan kontes mobil tersebut.

Kontes Mobil Hemat Energi ini dibuka secara resmi oleh Didin Wahyudin, Direktur Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, didamping oleh Rektor Universitas Negeri Malang Prof. Dr. AH. Rofi’uddin M.Pd

Menurut Didin Wahyudin, banyak aspek yang dapat dipelajari mahasiswa dalam mengikuti kontes mobil hemat energi. Di antaranya yakni mampu menciptakan mobil yang ramah akan lingkungan dan menyatu dengan masyarakat. Ini juga mendorong mahasiswa untuk dapat berperan aktif dalam menjaga kesinambungan dan ketahanan energi nasional, karena mobil tersebut hemat energi.

“Hadirnya kontes mobil hemat energi merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk terus menciptakan mobil hemat energi. Selain itu, kontes ini juga menguji kreativitas mahasiswa Indonesia. Selamat untuk semua mahasiswa yang ikut andil dalam acara kontes mobil hemat energi. Semoga kedepanya muncul generasi Indonesia yang hebat,” tambah Didin Wahyudin.

Kontes Mobil Hemat Energi kali ini dibagi menjadi dua kategori, yakni kendaraan prototype dan urban concept. Kontes ini dibagi lomba yang didesain khusus dan kendaraan roda empat.

Rektor Universitas Negeri Malang Prof. Dr. AH. Rofi’uddin M.Pd mendukung penuh kontes mobil hemat energi ini. “Kami sebagai tuan rumah akan memberikan fasilitas dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung,” tegas Prof Rofi’uddin.

Menurut Prof. Rofi’uddin M.Pd, sebagai tuan rumah pihak Universitas Negeri Malang telah menyediakan sejumlah fasilitas secara maksimal untuk kenyamanan peserta lomba. Pihak kampus juga bekerjasama dengan masyarakat sekitar agar kegiatan Kontes Mobil Hemat Energi ini berjalan dengan lancar dan sukses.

“Dengan adanya Kontes Mobil Hemat Energi ini diharapkan bisa memberikan andil positif untuk kelestarian lingkungan hidup, dengan konsep kendaraan hemat energi,” tambah Prof. Dr. AH. Rofi’uddin M.Pd. (Zen /Mal)

Kini 96 Perguruan Tinggi Raih Akreditasi A

JAKARTA ( Merdeka News ) : Prof. Mohamad Nasir. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menteri Ristekdikti), kini terus mendorong perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri ataupun swasta agar dapat meningkatkan kualitasnya untuk memperoleh akreditasi A.

Menristekdikti mengungkapkan hal ini merespons tantangan dan peran perguruan tinggi dalam menghadapi era industri 4.0.

“Pihak kami terus mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitasnya, baik swasta maupun negeri. Hal ini merespons tantangan dan peran perguruan tinggi dalam menghadapi era industri 4.0,” kata Menteri Nasir saat menghadiri Wisuda dan Dies Natalis Universitas Nasional ke-70 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Menristekdikti dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa, dibandingkan awal masa pemerintahannya terjadi lompatan jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih akreditasi A.

Mohamad Nasir menyebutkan saat ini sudah ada 96 perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih akreditasi A, 13 di antaranya merupakan perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Dalam kaitan ini Menristekdikti Mohamad Nasir berharap kampus dapat menjadi penggerak inovasi membangun negeri, dan SDM dan IPTEK yang dihasilkan akan menjadi kekayaan yang tidak ternilai menjadi modal bangsa dalam percaturan global di era industri 4.0. Semoga kampus memiliki andil besar dalam memajukan warga Indonesia. ( EST /KNT )