Category Archive : Sepakbola

Ketika Camp Nou Seolah Menjadi ‘Kandang’ Real Madrid

BARCELONA ( Merdeka News ) : Camp Nou harusnya menjadi rumah yang nyaman bagi Barcelona. Akan tetapi, saat berjumpa Real Madrid, klub asal Catalan justru acap kali kesulitan untuk mendapat kemenangan.

Barcelona baru saja memainkan laga pekan ketujuh La Liga musim 2020/2021 melawan Real Madrid. Pada duel yang digelar di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020) dini hari WIB, Barcelona justru kalah.

Pasukan Ronald Koeman kalah dengan skor 1-3 dari Real Madrid.

Tiga gol Real Madrid dicetak Fede Valverde pada menit ke-5, Sergio Ramos pada menit ke-63, dan Luka Modric pada menit ke-90. Barcelona mendapat gol hiburan dari Ansu Fati pada menit ke-8.

Barcelona kalah dua laga beruntun di La Liga. Sedangkan, Real Madrid mampu bangkit usai dua kekalahan beruntun.

Barcelona menjadi klub yang sangat ditakuti ketika bermain di Camp Nou. Namun, Real Madrid justru punya rekor bagus ketika berlaga di Camp Nou. Kemenangan 1-3 di pekan ke-7 La Liga menjadi bukti paling baru.

Dikutip dari Squawka, Real Madrid hanya satu kali kalah pada enam lawatan terakhir di Camp Nou. Los Blancos mampu meraih dua kali kemenangan dan tiga hasil imbang dari lawatannya di Camp Nou.

Catatan di atas seolah menjadi tanda bahwa Camp Nou ibarat ‘kandang’ kedua bagi Real Madrid. Sebab, mereka lebih sering meraih hasil bagus daripada sang empu stadion. Madrid punya sembilan poin dari enam laga, sedangkan Barcelona hanya enam poin.

Zinedine Zidane menjadi aktor penting di balik keperkasaan Real Madrid ketika bermain di Camp Nou. Sebab, pelatih asal Prancis itu punya catatan impresif saat berlaga di markas Barcelona.

Zinedine Zidane tercatat sebagai pelatih pertama Real Madrid yang tidak pernah kalah pada enam laga awalnya melawan Barcelona di Camp Nou. Yap, Zinedine Zidane belum pernah kalah saat membawa Real Madrid datang ke Camp Nou.

Catatan Zinedine Zidane pada enam laga melawan Barcelona di Camp Nou adalah tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Sumber: Squawka & bola.net

Real Madrid Gulingkan Barcelona 3-1

BARCELONA ( Merdeka News ) : Barcelona menjamu sang rival dan juara bertahan Real Madrid pada pekan ke-7 La Liga 2020/21, Sabtu (24/10/2020). Partai bertajuk El Clasico di Camp Nou ini berkesudahan 3-1 untuk kemenangan tim tamu.

Madrid unggul lewat gol Federico Valverde di menit ke-5. Barcelona langsung membalas melalui gol Ansu Fati di menit 8. Madrid kembali memimpin lewat penalti Sergio Ramos menit 63, yang diberikan setelah wasit melihat VAR. Pemain pengganti Luka Modric menegaskan kemenangan Los Blancos di menit 90.

Melihat performa, Barcelona, yang sebelumnya mengalahkan Frencvaros 5-1 di Liga Champions, sejatinya lebih diunggulkan. Namun, Madrid, yang sebelumnya berturut-turut dikalahkan Cadiz 0-1 dan Shakhtar Donetsk 2-3, justru mampu menekuk Barcelona di kandang sendiri.

Madrid mengawali laga dengan memuaskan. Gol kilat dicetak Madrid berkat visi brilian Karim Benzema. Striker Prancis itu melihat celah di antara Gerard Pique dan Clement Lenglet, kemudian melepas operan terobosan manis yang diburu oleh Valverde. Valverde menaklukkan Neto, dan 1-0 untuk Madrid.

Namun, euforia Madrid tak bertahan lama. Hanya tiga menit berselang, diawali aksi bek kiri Jordi Alba yang mendobrak perangkap offside Madrid, crossing rendah kemudian dikirim ke jantung pertahanan. Fati menuntaskannya tanpa kesalahan. Thibaut Courtois tak berdaya. Barcelona 1, Madrid 1.

Skor imbang itu bertahan hingga habis babak pertama. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, perlu menginspirasi pasukannya untuk tampil lebih baik di babak kedua. Jika tidak, rekor apik Zinedine Zidane di El Clasico akan semakin bersinar. Sebelum ini, Zidane baru pernah kalah dua kali dalam sembilan El Clasico di semua kompetisi sebagai pelatih Madrid. Di bahkan menang dua kali di Camp Nou.

Di babak kedua, Barcelona ternyata masih kesulitan mengancam gawang Madrid. Upaya-upaya Lionel Messi hingga Philippe Coutinho tak kunjung membuahkan hasil.

Di menit 60, pukulan itu kembali datang. Lenglet menarik jersey Ramos, dan ramos jatuh. Wasit melihat monitor VAR, dan akhirnya memberi Madrid hadiah penalti. Ramos maju sebagai algojo. Bek sentral dan kapten Madrid itu melakukan tugasnya dengan baik. Madrid pun memimpin 2-1 di markas sang rival.

Hingga menit 80-an, Barcelona masih tetap tertinggal. Koeman lalu melakukan sederet pergantian. Antoine Griezmann, Trincao, Ousmane Dembele, hingga Martin Braithwaite dia masukkan untuk menambah daya dobrak timnya.

Yang terjadi, justru Madrid yang mencetak gol ketiga. Modric, yang sebelumnya masuk menggantikan Valverde di menit 69, mengakhiri perlawanan Barcelona dengan golnya di menit 90.

Susunan Pemain dan Statistik

Barcelona (4-2-3-1): Neto; Sergino Dest, Gerard Pique, Clement Lenglet (kuning 29), Jordi Alba (kuning 62) (Martin Braithwaite 87); Sergio Busquets (Ousmane Dembele 82), Frenkie de Jong; Pedri (Trincao 82), Philippe Coutinho, Ansu Fati (Antoine Griezmann 82); Lionel Messi (kuning 90+1).

Pelatih: Ronald Koeman.

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Nacho (kuning 37) (Lucas Vazquez 43), Raphael Varane, Sergio Ramos, Ferland Mendy; Federico Valverde (Luka Modric 69), Casemiro (kuning 19), Toni Kroos; Marco Asensio (Rodrygo 81), Karim Benzema, Vinicius Junior.

Pelatih: Zinedine Zidane.

Statistik Barcelona – Real Madrid

Ball possession: 52,7% – 47,3%
Shots: 10 – 15
Shots on target: 4 – 9
Kartu kuning: 3 – 2
Kartu merah: 0 – 0. (bola.net)

Barcelona Bisa Raih Treble Winner Tanpa Messi

BARCELONA ( Merdeka News ) : Barcelona sempat menaruh asa kepada pesepakbola legenda asal Brasil, Ronaldinho Gaucho, dari musim 2003-2004 hingga 2007-2008. Bisa dibilang, motor serangan Barcelona saat itu adalah pesepakbola yang dikenal murah senyum tersebut.

Namun, pada musim panas 2008 nasib berbeda dialami Ronaldinho Gaucho. Peran krusial yang dimiliki dalam lima musim terakhir perlahan sirna, semenjak kursi pelatih Barcelona dipegang Josep Guardiola.

Tahu Ronaldinho akrab dengan dunia malam dan berpotensi merusak aset masa depan Barcelona, Lionel Messi, Guardiola memutuskan melepas pria yang kini berusia 40 tahun tersebut. Lantas, siapa yang didatangkan Guardiola untuk menggantikan peran Ronaldinho?

Saat itu Guardiola tidak mendaratkan pemain anyar, melainkan memanfaatkan tenaga muda yang sudah disebut di atas, Lionel Messi. Keputusan yang diambil Guardiola sangat tepat. Lionel Messi yang dipercaya mewarisi nomor 10 milik Ronaldinho langsung muncul sebagai mesin gol Barcelona.

Di musim 2008-2009, Lionel Messi keluar sebagai top skor Barcelona. Dari 51 pertandingan, pesepakbola 22 tahun itu mengemas 38 gol. Berkat bantuan dari Lionel Messi, Barcelona merebut treble winner setelah memenangkan trofi Liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions!

Sekarang yang jadi pertanyaan, kejadian pada 2008-2009 dapat terulang pada musim 2021-2022? Sekadar informasi, sejumlah media Eropa memberitakan 2020-2021 merupakan musim terakhir Lionel Messi mengabdi di Barcelona.

La Pulga disebut-sebut akan melanjutkan karier bersama Manchester City, klub yang kini ditangani Josep Guardiola. Lantas, siapa yang akan mewarisi peran dan nomor punggung Lionel Messi di Barcelona?

Sama seperti kejadian 12 tahun lalu, manajemen Barcelona diprediksi takkan mendatangkan pemainbaru untuk menggantikan posisi Messi. Nantinya, manajemen Barcelona akan menjadikan remaja ajaib 17 tahun, Ansu Fati, untuk menggantikan posisi Messi.

Ansu Fati perlahan-lahan menunjukkan kepantasannya menggantikan peran Messi. Musim ini saja Ansu Fati telah mengoleksi empat gol. Jumlah gol itu lebih banyak dua bola dari Messi.

Karena itu, fans Barcelona jangan khawatir. Bukan tak mungkin kepergian Messi pada 2021 membuat klub kebanggaan mereka memenangkan treble winner pada 2021-2022. Hal itu seperti momen ketika mereka ditinggalkan pemain kunci sekelas Ronaldinho pada musim 2008-2009. (NN)

Chelsea Masukkan Petr Cech ke Skuad Premier League

LONDON ( Merdeka News ) : Chelsea membuat kejutan dengan memasukkan nama penjaga gawang veteran Petr Cech ke dalam skuad mereka untuk pentas Premier League musim ini.

Cech sejatinya sudah gantung sarung tangan sejak 2018 lalu. Setelah pensiun, Cech yang sempat memperkuat Arsenal memutuskan kembali ke Chelsea untuk menjabat sebagai penasihat teknik dan performa.

Belakangan, Cech yang sudah berusia 38 tahun terlihat kembali ke arena permainan dengan melatih para kiper Chelsea.

Nama Cech secara mengejutkan masuk ke dalam skuad Chelsea untuk Premier League musim ini. Klub-klub memang wajib menyetorkan nama skuad mereka maksimal pada Selasa (20/10/2020) sore waktu setempat.

Dalam keterangan di laman resmi mereka, Chelsea menyebut bahwa keputusan memasukkan Cech dibuat karena mereka membutuhkan kiper untuk situasi darurat.

“Ini merupakan langkah pencegahan karena kondisi yang tidak menentu akibat krisis Covid-19. Dia mengambil posisi sebagai pemain non-kontrak,” bunyi penjelasan Chelsea.

Pos penjaga gawang Chelsea sudah menjadi sorotan sejak musim lalu akibat tidak konsistennya performa kiper termahal dunia milik mereka, Kepa Arrizabalaga.

Performa angin-anginan Kepa berlanjut pada musim ini dan memaksa Chelsea merekrut Edouard Mendy dari Rennes. The Blues juga masih memiliki Willy Caballero.

Musim ini yang baru berjalan beberapa pekan, pelatih Frank Lampard sudah memainkan ketiga kiper miliknya akibat tidak adanya kiper yang tampil konsisten.

Skuad Lengkap Chelsea
Kepa Arrizabalaga
Antonio Rudiger
Marcos Alonso
Andreas Christensen – homegrown
Jorginho
Thiago Silva
N’Golo Kante
Tammy Abraham – homegrown
Christian Pulisic
Timo Werner
Willy Caballero
Fikayo Tomori – homegrown
Kurt Zouma
Edouard Mendy
Mateo Kovacic
Olivier Giroud
Mason Mount – under-21
Callum Hudson-Odoi – U-21
Ben Chilwell – homegrown
Hakim Ziyech
Billy Gilmour – U-21
Reece James – U-21
Cesar Azpilicueta
Kai Havertz – U-21
Emerson Palmieri
Petr Cech

Sumber: Chelsea FC & bola.net

James Rodriguez Kini Performanya Makin Impresif

INGGRIS ( Merdeka News ) : James Rodriguez seolah menjadi pemain yang baru sejak pindah ke Everton. Paling tidak, ada dua hal baru dari pemain 29 tahun yakni performa yang impresif dan fisik yang prima.

Real Madrid melepas James Rodriguez awal musim 2020/2021 ini. Sang gelandang serang dilepas ke Everton dengan kesepakatan yang tidak diumumkan.

James Rodriguez sejatinya bukan pemain kaleng-kaleng. Dia menjadi tulang punggung timnas Kolombia. Bahkan, eks pemain AS Monaco itu acap kali dipercaya untuk menjadi kapten timnas.

Namun, James Rodriguez tidak punya tempat di Real Madrid. Zinedine Zidane sama sekali tidak melirik James. Pada musim terakhirnya di Madrid, James sering tidak masuk dalam line-up. Lebih buruk dari sekadar duduk di bangku cadangan.

James Rodriguez menjadi pemain yang sering mengalami cedera saat masih di Real Madrid, terutama pada musim 2019/2020. Secara resmi, ada tiga cedera yang dialami pemain yang pernah membela Porto itu.

Namun, dalam beberapa kesempatan, Zidane acap kali menyebut James Rodriguez sedang tidak bugar sehingga tidak masuk line up.

Namun, apa yang terjadi sejak James Rodriguez pindah ke Everton? Dia hampir selalu terlibat dalam laga yang dimainkan Everton. Bahkan, dia juga bermain pada dua laga timnas Kolombia.

Setelah memainkan 164 menit yang sulit bersama timnas Kolombia, James Rodriguez langsung terbang ke Inggris. Akhir pekan lalu, dia bermain penuh di laga melawan Liverpool. Sesuatu yang sulit dibayangkan terjadi jika dia masih di Real Madrid.

Menurut Marca, ada dua hal yang mungkin menyebabkan James Rodriguez bisa punya fisik yang prima. Selain pekerjaan yang bagus tim pelatih Everton, James Rodriguez juga telah mengubah mentalitasnya sehingga situasi menjadi lebih baik.

James Rodriguez hanya membutuhkan lima laga di Everton untuk bisa melewati catatannya di Real Madrid sepanjang musim 2019/2020 lalu. Data diambil dari penampilan di liga domestik yakni Premier League dan La Liga.

Dari lima laga Premier League, James Rodriguez telah memainkan 422 menit. Pemain 29 tahun telah mencetak tiga gol dan tiga assist untuk The Toffes.

Lalu, bandingkan dengan aksinya sepanjang musim 2019/2020 di La Liga. James Rodriguez tampil pada delapan laga, tetapi hanya punya waktu 419 menit di lapangan. James Rodriguez hanya mencetak satu gol dan satu assist.

Sumber: Marca & bola.net

Real Madrid dan Barcelona Sama-sama Kalah

MADRID ( Merdeka News ) : Real Madrid dan Barcelona, dua raksasa La Liga ini kompak sama-sama menelan kekalahan akhir pekan lalu, juga sama-sama dengan skor 0-1.

Bedanya, Barcelona kalah di kandang lawan, sedangkan Madrid di kandang sendiri — plus lawan tim promosi, Cadiz. Namun, yang sama adalah kedua tim sama-sama tampil buruk.

Madrid tampil kacau balau kontra Cadiz, khususnya di babak pertama. Zinedine Zidane bahkan sampai harus membuat empat pergantian pemain di jeda paruh waktu.

Barcelona tidak jauh berbeda. Menyambangi Getafe, permainan Barca tidak mencapai level yang dibutuhkan, dan akhirnya takluk dari penalti lawan. Permainan Barca tanpa arah, putar-putar tidak tanpa benar menyerang.

Jeda laga Eropa
Untungnya, kedua tim punya kesempatan mengalihkan fokus sejenak. Tengah pekan ini ada duel pembuka fase grup Liga Champions, yang juga sama pentingnya.

Barcelona bakal menjamu Ferencvaros pada Rabu (21/ 10/2020) dini hari WIB, Madrid menjamu Shakhtar Donetsk pada malam WIB di hari yang sama.

Dua pertandingan ini penting bagi kedua tim untuk memperbaiki ritme dan mengembalikan semangat tim dengan kemenangan. Tentu tidak mudah, Liga Champions selalu mengejutkan.

Jika melihat performa akhir pekan kemarin, Madrid ada masalah pada respons dan karakter pemain, Barca bermasalah pada operan pemungkas di sepertiga akhir.

Duel di panggung Eropa tengah pekan ini akan sangat berpengaruh pada kondisi kedua tim menjelang duel akbar bertajuk El Clasico, Sabtu (24/10/2020) akhir pekan nanti.

Pertemuan ini biasanya menentukan juara La Liga, tapi sepertinya saat ini masih terlalu dini. Madrid ada di peringkat ke-3 dengan 10 poin dari 5 pertandingan, Barcelona di peringkat ke-9 dengan 7 poin dari 4 pertandingan.

Kondisi kedua tim sama-sama buruk, belum mencapai ritme terbaiknya. Kemenangan di El Clasico mungkin tidak akan menentukan juara di akhir musim nanti, meski jelas akan mendongkrak mental tim.(BLN)

Messi Sudah Tidak Ambisius Bikin Gol

ARGENTINA ( Merdeka News ) : Lionel Messi mengaku kini ia tidak terlalu terobsesi untuk mencetak gol dan lebih fokus menjadi pemain tim.

Pemain berusia 33 tahun ini adalah pencetak gol terbanyak Barcelona sepanjang masa, dengan torehan 635 gol dalam 734 penampilan serta menyumbang 256 assist selama 16 tahun kariernya di Camp Nou.

Kapten timnas Argentina ini semakin mahir dalam memberikan assist kepada rekan setimnya dalam beberapa tahun terakhir dan musim lalu ia memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim La Liga yaitu 21 assist.

“Saat ini saya kurang terobsesi dengan gol, saya mencoba berkontribusi sebanyak yang saya bisa untuk tim,” katanya kepada majalah Garganta Poderosa seperti yang dikutip Goal, Jumat (16/10/2020).

Messi juga menyoroti kerja komunitas yang berlangsung di negara asalnya Argentina untuk mencoba dan memerangi dampak dari virus corona.

“Dalam pandemi ini, kami harus menjaga semua kebutuhan dasar seperti air, makanan dan listrik,” tambahnya.

“Saya bangga melihat bagaimana orang-orang terlibat dengan bekerja di dapur umum dan ruang makan di Argentina, terutama di masa-masa sulit seperti yang kita alami.”

“Ketimpangan adalah masalah terbesar dalam masyarakat kita dan kita semua harus bekerja sama untuk memperbaikinya.”

Messi dilaporkan telah mendonasikan sekitar 1 juta euro (Rp17,2 miliar) pada awal tahun ini untuk membantu memerangi pandemi virus corona. Dana itu digunakan untuk rumah sakit Barcelona dan fasilitas medis di tanah airnya.

Messi juga mengatakan bahwa setiap trofi yang dimenangkan Barcelona tahun ini akan dipersembahkan kepada mereka yang berjuang melawan Covid-19.

“Copa (Amerika) yang diangkat tahun ini harus bisa membantu semua orang yang terlibat dengan cara itu,” katanya.

Messi telah mencetak satu gol dalam tiga penampilan untuk Barca musim ini, setelah ia mengutarakan niatnya untuk pergi dari klub Spanyol itu di bursa transfer musim panas 2020. (ant)

Neymar Pecahkan Rekor Gol Ronaldo de Lima

BRAZIL ( Merdeka News ) : Neymar berhasil melewati torehan gol Ronaldo de Lima dalam daftar pencetak gol terbanyak di timnas Brasil. Torehan itu tercipta setelah Neymar mencetak tiga gol ke gawang Peru dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Nasional Lima.

Dua dari tiga gol Neymar di laga tersebut tercipta melalui titik penalti. Sedangkan satu gol lainnya dijaringkan Neymar lewat tembakan dari jarak dekat untuk menutup laga dengan skor 4-2.

Tambahan tiga gol itu membuat Neymar sudah mencetak 64 gol bersama timnas Brasil. Ia unggul dua gol atas Sang Fenomena Ronaldo yang kini turun ke posisi ketiga dengan 62 gol.

Neymar kini hanya kalah dari Pele. Legenda hidup timnas Brasil itu masih memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan koleksi 77 gol.

Neymar hanya butuh 18 gol lagi untuk melewati rekor Pele. Peluang Neymar untuk menggeser Pele terbuka lebar karena ia baru berusia 28 tahun. (NN)

Blaise Matuidi Bujuk Griezmann Tinggalkan Barcelona

PRANCIS ( Merdeka News ) : Gelandang asal Prancis Blaise Matuidi membujuk Antoine Griezmann agar bersedia pindah dari Barcelona dan gabung dirinya di Inter Miami.

Griezmann mengalami masa-masa sulit di Barcelona. Ia kesulitan menemukan performa terbaiknya di Camp Nou.

Padahal Barca sudah berharap banyak padanya. Sejauh ini ia hanya mengemas 15 gol dari 51 penampilan. Musim ini, Griezmann sama sekali belum mencetak gol.

Situasi tak makin membaik bagi Griezmann di Barcelona. Pasalnya Ronald Koeman memintanya bermain di sayap kanan, sementara posisi terbaiknya adalah sebagai penyerang tengah.

Blaise Matuidi sebelumnya bermain di Juventus. Agustus lalu ia pindah ke Inter Miami, klub yang dimiliki oleh David Beckham.

Matuidi ditanya apakah Griezmann nanti bisa menjalani tantangan baru di MLS di penghujung karirnya.

“Saya tidak tahu,” jawabnya pada Canal+.

“Hanya masa depan yang bisa menjawabnya. Tapi jika ia berharap untuk datang suatu hari nanti, ia akan disambut,” tegasnya.

Saat ini Antoine Griezmann masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga 2024. Blaise Matuidi mengatakan kompatriotnya itu masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk memperbaiki performanya di Camp Nou.

“Antoine masih muda. Saya tahu ia ada di salah satu klub terbesar di dunia saat ini. Ia harus melalui masa sulit yang ia lalui,” tambahnya.

“Setelah itu, ia masih punya waktu bertahun-tahun bermain di sana, dengan kontrak yang panjang,” seru Matuidi.

Antoine Griezmann saat ini gabung timnas Prancis di ajang UEFA Nations League. Akan tetapi tak demikian dengan Blaise Matuidi. Ia terakhir kali bermain di laga resmi bersama Les Blues pada Oktober 2019 lalu melawan Turki. (BLN)

(Canal+ & bola.net)

Real Madrid Tunda Pembicaraan Kontrak dengan Luka Modric

MADRID ( Merdeka News ) : Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, nampaknya masih membutuhkan sosok Luka Modric di lini tengahnya. Meski demikian, ketidakpastian tetap terlihat dalam masa depan pemain berkebangsaan Kroasia tersebut.

Usia Modric sekarang sudah mencapai angka 35 tahun – masa yang ideal untuk memutuskan pensiun atau meneruskan karir di level kompetisi lebih rendah. Namun, Modric sampai saat ini masih menjadi pemain reguler di Real Madrid.

Ia menjadi salah satu aktor kunci keberhasilan Real Madrid merebut gelar La Liga dari Barcelona musim lalu. Dan pada musim ini, Modric berpartisipasi dalam empat pertandingan yang dilalui Los Merengues.

Zidane terlihat masih membutuhkan jasanya di lini tengah. Namun, perlu diketahui bahwa pintu keluar sedang terbuka lebar mengingat kontrak sang gelandang sekarang hanya berlaku sampai tahun 2021 mendatang.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Belakangan ini, beredar sebuah kabar yang mengatakan kalau Madrid ingin menambah masa abdi Modric. Namun laporan terakhir mengatakan kalau manajemen tidak ingin terburu-buru dalam memperpanjang ikatan kontrak sang pemain.

Mempertahankan Modric memang butuh pertimbangan yang cukup matang. Sebab bisa jadi, kebergantungan Real Madrid sulit untuk dipulihkan andai masa bermain Modric menemui titik akhir.

Mencari sosok pengganti adalah hal yang mutlak. Namun pada tahun ini, Los Merengues tidak berdaya karena keuangannya terhantam badai pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan dunia sepak bola secara keseluruhan.

Beberapa kabar mengatakan bahwa Modric terbuka untuk menyicipi tantangan lain di klub selain Madrid. Namun jika ada peluang untuk bertahan di Santiago Bernabeu, ia takkan sungkan-sungkan untuk menerima.

Ramai Peminat
Perlu diketahui bahwa Modric kerap mendapatkan godaan untuk memperkuat klub raksasa Eropa lain. Kendati usianya tidak lagi muda, namun Modric masih punya banyak peminat dari berbagai macam negara.

Inter Milan adalah salah satu klub yang kerap dikaitkan dengan sang gelandang. Pelatih Nerazzuri, Antonio Conte, memang dikenal sebagai sosok yang menyukai pemain berpengalaman.

Rumor telah berhembus sejak beberapa tahun yang lalu, tepatnya setelah Cristiano Ronaldo memilih melanjutkan karirnya bersama Juventus. Rivalitas kedua klub semakin mengobarkan api rumor kedatangan Modric di Giuseppe Meazza.

(Sports Mole & bola.net)